Olahraga

Latihan pramusim Liverpool bersama Andoni Iraola: intensitas, suasana ceria, dan Lewandowski

×

Latihan pramusim Liverpool bersama Andoni Iraola: intensitas, suasana ceria, dan Lewandowski

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Liverpool training under Andoni Iraola: Intensity, smiles and Robert Lewandowski

jurnalistik.co.id – Latihan pramusim Liverpool di bawah Andoni Iraola berlangsung dengan ritme tinggi, tetapi tetap diwarnai tawa dan suasana yang ringan. Sesi latihan terbuka pertama mereka bahkan terasa “hidup” sejak menit-menit awal, termasuk momen Robert Lewandowski mengambil penalti di belakang area latihan.

Latihan itu digelar di performance centre Chicago Fire, tim Major League Soccer yang kini menjadi klub Lewandowski. Di bawah langit yang mendung, pemain asal Polandia berusia 37 tahun tersebut melepaskan tendangan penalti dan meledakkan bola melewati mistar saat sesi latihan Fire berakhir.

Setelah momen tersebut, Iraola memulai sesi latihannya sendiri. Bagi Liverpool, atmosfer hari itu langsung memperlihatkan karakter yang ingin dibangun: fokus pada permainan, tempo yang cepat, dan ruang untuk saling merespons di lapangan.

Atmosfer positif, Iraola aktif memberi instruksi

Usai pemanasan selesai, intensitas dalam latihan Iraola tampak jelas. Ia terlihat sangat terlibat dan kerap bergerak cepat untuk memberi arahan, termasuk pengulangan frasa seperti “play in possession” dan “quicker, quicker”.

Dalam latihan-latihan mini, pemain terlihat merayakan ketika mereka mencetak gol kecil di sesi tersebut. Iraola juga tidak hanya menonton dari pinggir; ia berani turun untuk menunjuk hal-hal spesifik dan mendiskusikan posisi pemain di area tertentu.

Gaya komunikasi dan kedekatan Iraola dengan pemain membuat sesi berjalan terasa seperti kerja tim yang terstruktur. Di tengah latihan yang menuntut energi, suasananya secara keseluruhan tetap positif, tanpa kesan kaku atau monoton.

Grup latihan terpecah: permainan kecil dan latihan bola mati

Setelah sesi awal, skuad kemudian dipisah menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok melanjutkan ke lapangan yang lebih kecil untuk pertandingan sembilan lawan sembilan, sementara kelompok lain fokus pada set-piece bersama asisten Iraola, Tommy Elphick dan Shaun Cooper.

Florian Wirtz mengisi peran khusus di area tendangan sudut. Elphick bahkan sampai mengenakan rompi latihan agar ikut terlibat langsung dalam aktivitas tersebut, menegaskan pendekatan yang praktis dan cepat.

Pada saat yang sama, Mike Gordon terlihat mengamati dari sisi pinggir. Ia adalah presiden Fenway Sports Group dan kini kembali menindaklanjuti urusan Liverpool, serta diharapkan hadir pada laga hari Minggu di Soldier Field, Chicago.

Pelajaran di luar lapangan: kabar armband kapten dan kebutuhan wakil kapten

Di luar ritme latihan, dinamika internal juga menjadi sorotan, terutama setelah sebuah video viral pekan ini. Video tersebut memperlihatkan Dominik Szoboszlai dan Curtis Jones—yang dikaitkan dengan peluang pindah ke Inter Milan—berdebat sengit pada akhir kemenangan Liverpool atas Wrexham, Rabu lalu.

Ketika ditanya pada Kamis, Szoboszlai meredam isu itu. Ia menegaskan bahwa semua pemain “were in the same boat” dalam keinginan untuk memberikan yang terbaik bagi klub dan satu sama lain.

Meskipun begitu, pada Jumat situasinya tampak mereda. Szoboszlai, Jones, dan Kostas Tsimikas (yang juga tampil dalam video) keluar bersama dalam suasana baik, bahkan melakukan keepy-uppies dan bercanda di depan kamera.

Menurut pemahaman yang berkembang, perselisihan itu berkaitan dengan momen ketika Szoboszlai memberikan ban kapten kepada Tsimikas alih-alih Jones. Namun, menjelang akhir pekan, kesan yang tertangkap adalah bahwa isu tersebut tidak lagi menjadi ketegangan utama di ruang tim.

Iraola sendiri mendapat pengingat yang tidak kalah penting: ia perlu segera menunjuk wakil kapten. Kekosongan jabatan muncul setelah kepergian Andy Robertson.

Kondisi pemain: Isak kembali, beberapa absen ke New York, dan pemulihan cedera

Latihan di Chicago juga memunculkan kabar kebugaran sejumlah pemain. Rekrutan termahal Alexander Isak kembali masuk sesi latihan bersama tim pada pekan ini.

Namun, Florian Wirtz dan Ryan Gravenberch tidak ikut perjalanan ke New York, tempat Liverpool mengalahkan Wrexham 1-0 pada laga pramusim kedua. Meski begitu, keduanya diperkirakan dapat tampil pada hari Minggu melawan Leeds.

Jeremy Jacquet melewatkan sesi latihan, tetapi terlihat berada di ruang gym. Ia menjalani manajemen pemulihan atas cedera bahu yang diderita pada Februari; pemain berposisi bek tengah ini masih diragukan untuk akhir pekan meski Iraola sebelumnya memberi indikasi bahwa ia akan tampil.

Joe Gomez yang juga sudah dinyatakan absen untuk awal musim Premier League turut berada di gym. Meski tidak berada dalam latihan penuh pada momen tersebut, keberadaannya di fasilitas kebugaran menunjukkan proses perawatan dan persiapan yang sedang berjalan.

Jejak “era baru” di Windy City

Selain aktivitas di lapangan, ada pula momen kebersamaan di luar jadwal latihan. Liverpool menggelar makan malam tim pada Kamis malam, dan Iraola terlihat berbagi bir dengan Phil Thompson dan Robbie Fowler.

Thompson kemudian menyampaikan bahwa obrolan mereka mencakup banyak hal, mulai dari prospek musim di depan hingga urusan keluarga. Thompson sendiri pernah meraih ketiga dari total tiga Piala Eropa bersama Liverpool—dan pada masa itu, Iraola bahkan belum lahir.

Bagi banyak orang, pertemuan seperti itu terasa sebagai sinyal bahwa pelatih baru sedang mengakui sejarah klub sekaligus menempatkan standar baru untuk menjalani periode pramusim. Meski Iraola masih punya waktu tiga minggu sebelum pertandingan Premier League pertamanya sebagai manajer Liverpool, benih-benih arah yang ingin ia tanam di skuad sudah mulai terlihat di Windy City.