jurnalistik.co.id – Mantan presenter Blue Peter, Joel Mawhinney yang dikenal sebagai Joel M, tampil di seri terbaru America’s Got Talent dengan aksi yang membuat tiga juri terdiam sebelum akhirnya kembali muncul benda-benda yang sempat “lenyap”. Dalam penampilannya, palu menjadi elemen utama, namun momen yang tampak berbahaya justru berujung pada pengembalian barang-barang milik para juri.
Di awal penampilan, tiga juri—Mel B, Sofía Vergara, dan Howie Mandel—menyaksikan barang-barang pribadi mereka yang dipandang sebagai hadiah ulang tahun, foto anjing, hingga telepon bergerak ke arah kejadian yang mengejutkan. Mereka kemudian menyaksikan momen pembobolan dengan palu, seolah-olah benda-benda itu hancur. Akan tetapi, seperti konsep ilusi pada umumnya, hasilnya tidak seperti yang mereka duga.
Setelah beberapa detik, benda-benda yang semula dianggap hilang kembali muncul di situasi yang tak kalah mengejutkan. Joel M juga menyampaikan bahwa trik yang ia sebut “risky” itu menjadi “the scariest experience” dalam hidupnya, sembari mengingatkan juri pada prinsip sederhana: “Everything that disappears must reappear.”
Gagasan mendekati juri lewat ruang ganti dan mengambil barang bernilai pribadi ternyata justru menjadi titik paling kuat sekaligus paling menguji. Pergeseran dari biasanya—yang umumnya hanya menampilkan efek pada properti panggung—membuat respons para juri terasa lebih intens, karena yang menjadi target adalah barang mereka sendiri.
Trik palu yang berujung teks dari Joel M
Howie Mandel menjadi salah satu yang paling terpaku saat benda miliknya ternyata menjalani tahapan “menghilang” dengan cara yang tidak biasa. Dalam aksi tersebut, telepon Mandel tampak berada di sebuah kotak terkunci yang diletakkan di depan juri sejak awal audisi. Setelah momen palu, telepon itu kembali bergerak ke permukaan cerita—dan tidak berhenti di sana.
Joel M kemudian membuat telepon tersebut mulai menerima pesan teks yang berisi petunjuk mengenai lokasi barang-barang juri lainnya. Isi pesan itu membantu mengarahkan penemuan benda-benda yang sempat “hilang”, seolah aksi tersebut memiliki lapisan kejutan tambahan yang menghubungkan seluruh rangkaian efek.
Sementara itu, Sofía Vergara menyaksikan bingkai foto anjingnya disembunyikan dengan cara yang dekat, namun tetap terasa mustahil bagi mereka yang hanya menjadi penonton. Bingkai tersebut disebut-sebut bersembunyi di bantalan atau bantalan kursi, sehingga saat efek berlangsung, pengungkapan terjadi dalam bentuk yang cepat dan terukur.
Mel B juga mengalami momen serupa, tetapi dengan fokus pada gelangnya. Gelang Mel B dikatakan disembunyikan di salah satu “red buzzers” yang terkenal di acara tersebut. Ketika pengembalian itu terjadi, ketegangan yang sebelumnya muncul dari adegan palu berubah menjadi keterkejutan yang lebih besar karena benda yang dicari ternyata berada di tempat yang memang ada di depan mereka.
Penilaian juri: kagum, namun ada catatan waktu
Kepada para juri, Mel B menyatakan ia tidak sepenuhnya bisa menjelaskan cara kerja ilusi tersebut, namun tetap terkesan. Ia mengatakan, “I don’t know how you do it. I believe in magic but I loved it,” lalu memberikan keputusan yang positif.
Vergara turut menyertakan respons yang bernada tawa. Ia menyebut bahwa pertunjukan itu mengesankan, mengatakan, “magic was very impressive”. Ia juga memilih “yes” dengan nada reflektif, “I don’t know if this was necessary, but it was very exciting.”
Berita Terkait
Howie Mandel menilai penampilan itu dari sisi gaya, menyebut Joel M “charming” dan mengakui penampilannya. Namun, Mandel tetap memberikan keputusan “no” karena ia merasa tempo penampilan berlangsung terlalu lambat, dengan penilaian bahwa pertunjukan “too slow.”
Simon Cowell menyetujui aspek durasi, tetapi ia menambahkan kritik soal kemungkinan formatnya di acara siaran langsung. Ia mengatakan bahwa penampilan semacam itu tidak bisa dilakukan di live show, namun tetap memberikan konteks yang sejalan dengan keyakinan bahwa penonton menyukai elemen sulap.
Di bagian akhirnya, juri memberi tiga suara “ya” sehingga Joel M melanjutkan ke tahap berikutnya. Dengan demikian, ia tetap berada dalam perburuan hadiah uang yang tersedia di kompetisi tersebut.
Joel M juga membeberkan alasan ia memilih rangkaian aksi yang tampak ekstrem. Menurutnya, ketika ia masuk ke ruang ganti juri, ia tidak sepenuhnya tahu benda apa saja yang akan ia temui. Ia mengatakan rencana utamanya adalah mengambil “prized possessions, or whatever I could find,” dan kebetulan perhiasan itu ada di sana.
Ia menekankan bahwa ada aturan yang ketat ketika ia tampil. Menurut pengakuannya, jika ia melakukan pertunjukan sulap, ia tidak meminjam barang milik orang. Ia juga menyatakan ketidaknyamanannya pada pengambilan telepon dan perhiasan jenis cincin, karena ia mengaku sudah sering mendengar berbagai cerita mengerikan dari kasus-kasus yang serupa.
Meski begitu, Joel M menyebut bahwa ia tetap memilih untuk mengambil langkah tersebut karena konteksnya adalah America’s Got Talent. Ia mengatakan sempat berpikir “it’s America’s Got Talent” dan ia harus melakukan sesuatu, sehingga ia akhirnya mengambil keputusan, “So I sort of went for it.”
Dalam perjalanan menuju audisi, Joel M mengaku bahwa produser sudah mengundangnya sejak 2020. Namun, ia selalu merasa undangan itu adalah “a massive risk”, dan instingnya terus mengarah pada “gut instinct was always no”. Perubahan datang setelah ia meninggalkan Blue Peter pada tahun ini, ketika ia ingin membangun kembali identitasnya sebagai pesulap.
Ia juga menjelaskan bahwa ia ingin memulai babak baru dengan sesuatu yang lebih menonjol. Ia mengatakan bahwa ia kemudian berpikir untuk memulai keseluruhan proses dengan gaya yang ekstrem, lalu memilih terbang ke Amerika untuk menjalankan aksinya.
Jejak di Blue Peter dan bekal latihan siaran langsung
Joel M berasal dari Bangor di Irlandia Utara. Ia pertama kali muncul di Blue Peter pada 2018, lalu menjadi presenter ke-41 untuk acara anak-anak yang ikonik itu. Setelah lebih dari tiga setengah tahun tampil, ia mengumumkan pada bulan Juli bahwa ia akan meninggalkan Blue Peter untuk fokus pada dunia sulap.
Pengalamannya di televisi siaran langsung juga menjadi bekal yang ia anggap penting saat audisi. Ia mengatakan bahwa latihan live di Blue Peter membuat proses itu terasa seperti medan yang penuh elemen berbeda, sehingga tanpa pengalaman tersebut ia mungkin akan kesulitan menghadapi dinamika audisi yang berlangsung dengan banyak aspek sekaligus.
Namun, ia mengakui audisi kali ini justru menjadi yang paling membuatnya gugup dalam waktu yang lama. Ia menilai situasinya menempatkan dirinya pada posisi yang “massive risky”, karena ia bukan hanya menghadirkan trik, tetapi juga mempertaruhkan keterlibatan langsung pada barang-barang yang dimiliki para juri.
Dengan kombinasi latar sebagai presenter, aturan ketat yang ia pegang selama pertunjukan, serta pilihan momen yang dianggap paling ekstrem, Joel M berhasil mengubah risiko menjadi sorotan. Pada akhirnya, ia melangkah dengan dukungan tiga juri—dengan keyakinan bahwa dalam sulap, yang terlihat hilang memang akan kembali muncul, termasuk dalam pertunjukan yang tampak mempertaruhkan benda-benda yang paling personal.






