Entertainment

IShowSpeed Memulai Upacara Penutupan Piala Dunia dengan Tampil Penuh Warna

×

IShowSpeed Memulai Upacara Penutupan Piala Dunia dengan Tampil Penuh Warna

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: IShowSpeed kicks off World Cup closing ceremony in blaze of colour

jurnalistik.co.id – Upacara penutupan Piala Dunia 2026 dibuka dengan penampilan streamer IShowSpeed di tengah stadion yang dipenuhi sorak penonton. Ia tampil bersama drumer dan penari, dengan busana tracksuit berwarna-warni yang langsung memanaskan suasana.

Setelah momen pembuka itu, rapper sekaligus penyanyi Post Malone naik ke panggung dan membawakan singel andalannya berjudul “Wow”. Rangkaian hiburan sebelum partai puncak juga dirancang untuk menghadirkan nuansa perayaan yang besar dan sarat figur publik.

Lebih dari 80.000 fans, sejumlah selebritas, serta perwakilan pejabat asing disebut akan memenuhi New York New Jersey Stadium untuk laga final hari Minggu. Pertandingan final mempertemukan Spanyol dan Argentina.

Hiburan sebelum pertandingan, menurut rencana acara, juga diperkirakan menghadirkan aktor Tom Cruise dan deretan musisi seperti Robbie Williams, Laura Pausini, serta Nicole Scherzinger. Kehadiran nama-nama besar tersebut menjadi bagian dari rangkaian show yang dibangun sejak awal menjelang final.

Laura Pausini menyampaikan rasa antusiasnya saat akan tampil di upacara penutupan bersama Williams dan Scherzinger. Penyanyi Italia itu mengatakan kepada BBC melalui Carl Nasman bahwa ia merasa “very excited” dan “proud”.

Dalam keterangannya, Pausini juga mengungkap momen awal ketika kesempatan bernyanyi bersama Robbie Williams datang. Ia menyatakan, “When Robbie [Williams] invited me to sing with him, I felt goosebumps everywhere because Robbie’s one of my favorite singer, songwriter, and performer,”.

Selain rangkaian penampilan lintas genre, upacara penutupan juga menyiapkan segmen di paruh waktu. Pada half-time, sejumlah bintang internasional dijadwalkan naik panggung, termasuk Madonna, Justin Bieber, Shakira, dan BTS.

Madonna dipersiapkan tampil setelah merilis album terbarunya, Confessions II. Album tersebut debut di posisi nomor satu pada tangga Billboard 200 edisi bulan Juli, dan Madonna disebut sebagai “the best-selling female music artist of all time”.

Justin Bieber juga kembali mencuri sorotan sejak awal tahun ini. Ia menghadirkan penampilan live terbesar dalam empat tahun terakhir di festival musik Coachella, setelah sebelumnya membatalkan tur dunia Justice karena persoalan kesehatan.

Dari sisi pop Latin dan Afrobeats, Shakira dan Burna Boy dijadwalkan bersatu kembali di panggung. Keduanya akan tampil setelah sebelumnya berkolaborasi dalam upacara pembukaan turnamen di Mexico City pada bulan lalu, ketika mereka menjalani pertemuan panggung pada rangkaian awal kompetisi.

Kolaborasi Shakira dan Burna Boy yang diberi judul Dai Dai disebut menjadi hit besar di tangga lagu secara global. Di sepanjang turnamen, lagu tersebut juga disebut menjadi bagian yang akrab di berbagai stadion.

Khusus untuk musik K-Pop, BTS akan ikut tampil setelah menyelesaikan masa jeda. Kelompok ini kembali setelah hiatus bermusik selama tiga tahun dan menjalani kewajiban dinas militer yang bersifat wajib di Korea Selatan.

Selama periode aktif, BTS dikabarkan sedang berada di tengah tur dunia yang terdiri dari 85 tanggal penampilan. Jadwal tersebut memperkuat posisi BTS sebagai salah satu nama yang paling ditunggu dalam rangkaian hiburan paruh waktu.

Di tengah berbagai agenda musik, pertunjukan saat penutupan juga mencakup penampilan Swae Lee. Kehadiran figur yang tampil pada segmen upacara turut menambah variasi warna dalam paket hiburan yang disiapkan oleh penyelenggara.

Waktu jeda paruh waktu diperkirakan berlangsung selama 20–25 menit. FIFA juga menyebut segmen pertunjukan bergaya “Super-Bowl-style” akan memakan waktu 11 menit, sehingga ritme acara tetap terukur di sela pertandingan.

Komposisi pertunjukan paruh waktu disebut dikurasi oleh Chris Martin, yang berasal dari Coldplay. FIFA juga menjelaskan bahwa show tersebut disusun untuk membantu penggalangan dana ke FIFA Global Citizen Education Fund.

Inisiatif itu ditujukan untuk mendukung target penggalangan dana sebesar $100m (ÂŁ73m) guna membantu anak-anak di seluruh dunia. Dengan demikian, pertunjukan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga diarahkan pada agenda kemanusiaan yang dinyatakan oleh FIFA.

Menjelang pertandingan, suasana stadion juga diwarnai momen pengalihan perhatian dari udara. Marine One—yang membawa Presiden Amerika Serikat Donald Trump—terbang melintas di atas stadion sebelum laga dimulai.

Saat final Spanyol vs Argentina dipersiapkan, rangkaian penutupan menempatkan unsur musik, selebritas, dan pertunjukan panggung dalam satu kesatuan acara. Upacara penutupan Piala Dunia 2026 pun berusaha menghadirkan intensitas yang serupa perayaan besar, sekaligus menutup turnamen dengan sorotan global yang kuat.