jurnalistik.co.id – Pemerintah terus mendorong pengembangan Kawasan Transmigrasi Batam, Rempang, dan Galang (Barelang) di Batam, Kepulauan Riau melalui Kementerian Transmigrasi (Kementrans). Program ini diarahkan untuk memperluas lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bersifat inklusif dan berkelanjutan.
Dalam upaya tersebut, Kementrans menekankan agar warga Rempang tidak hanya berpindah ke lokasi baru. Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Suryanagara, menyatakan pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap memiliki sumber penghidupan yang dapat berlangsung secara berkesinambungan.
"Prinsipnya, masyarakat tidak hanya sekadar pindah ke tempat baru, tetapi juga harus memiliki pekerjaan yang terus menghasilkan pendapatan untuk kesejahteraan mereka," ujar Menteri Iftitah dalam keterangan tertulis yang dikutip Jumat (28/8/2026).
Untuk menjalankan arah kebijakan itu, Kementrans bekerja sama dengan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam. Pihak terkait juga melaporkan perkembangan secara berkala kepada Agus Harimurti Yudhoyono selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Agus Harimurti menyebut kondisi Rempang dalam satu tahun terakhir semakin kondusif. Menurutnya, situasi yang lebih damai menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan kawasan sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat.
"Alhamdulillah, selama satu tahun terakhir situasinya semakin damai dan kondusif. Ini penting untuk menghadirkan iklim investasi yang nyaman bagi semua pihak. Hal ini yang akan terus kami bangun," kata Iftitah.
Selain penguatan konteks sosial dan lingkungan pembangunan, Kementrans menyiapkan dukungan langsung berupa sarana kerja bagi warga. Salah satu bentuknya adalah penyerahan 16 unit kapal nelayan.
Upaya ini dimaksudkan agar masyarakat pesisir tetap memiliki mata pencaharian setelah proses penataan kawasan dilakukan. Dengan begitu, pekerjaan warga dapat terus berjalan seiring implementasi penataan tersebut.
Berita Terkait
Iftitah menegaskan bantuan itu diharapkan membantu warga mempertahankan pekerjaan serta meningkatkan pendapatan.
"Sebanyak 16 kapal nelayan sudah kami berikan kepada masyarakat. Harapannya, ini menjadi sarana bagi mereka untuk tetap bekerja dan meningkatkan pendapatan," terang dia.
Bantuan kapal perikanan dan pelatihan kapasitas
Di Kawasan Transmigrasi Tanjung Banon, Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kementrans juga memberikan bantuan 16 unit kapal perikanan berukuran 5 Gross Tonnage (GT) kepada warga transmigran yang berprofesi sebagai nelayan. Setiap kelompok nelayan menerima satu kapal lengkap dengan perangkat pendukung penangkapan ikan.
Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menyampaikan para penerima bantuan menyambut baik dukungan tersebut. Ia berharap kapal yang diberikan dapat meningkatkan pendapatan agar keluarga nelayan ikut terbantu.
"Para nelayan ini sangat senang karena ada bantuan. Kita berharap dengan adanya bantuan kapal ini dapat meningkatkan pendapatan mereka karena nanti InsyaAllah hasil tangkapannya akan bisa bertambah banyak sehingga dapat menghidupi keluarga," imbuh Viva Yoga Mauladi.
Melalui kolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta BP Batam, Kementrans turut menggelar pelatihan peningkatan kapasitas (capacity building) bagi para nelayan di kawasan transmigrasi. Pelatihan diarahkan agar nelayan mampu memaksimalkan penangkapan sekaligus mengolah ikan supaya nilai jualnya lebih tinggi.
Lebih jauh, pengembangan Kawasan Transmigrasi Batam, Rempang, dan Galang diharapkan tidak hanya menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi wilayah. Program ini juga diharapkan menjadi contoh penataan kawasan transmigrasi yang mengedepankan dialog, kesejahteraan, dan keberlanjutan hidup masyarakat setempat.
Dari rangkaian langkah tersebut, Kementrans ingin memastikan keberhasilan pembangunan dapat dirasakan langsung oleh warga. Dengan pendekatan itu, perluasan lapangan kerja ditargetkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup yang lebih terarah dan bertahan dalam jangka panjang. Harapannya pendapatan warga meningkat sejalan program.












