Nasional

Arsenal Dekati Kesepakatan Lepas Martinelli ke Al-Hilal, Nilai Minimal £50m

×

Arsenal Dekati Kesepakatan Lepas Martinelli ke Al-Hilal, Nilai Minimal £50m

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Arsenal transfer news: Al-Hilal in advanced talks to sign Gabriel Martinelli

jurnalistik.co.id – Arsenal dilaporkan sedang berada pada tahap pembicaraan tingkat lanjut dengan klub asal Arab Saudi, Al-Hilal, terkait rencana melepas Gabriel Martinelli dengan nilai minimal £50m. Pemain asal Brasil berusia 25 tahun itu disebut bebas untuk meninggalkan klub pada musim panas ini, sementara manajer Mikel Arteta menegaskan bahwa penyerang tersebut tidak masuk dalam rencana tim.

Menurut laporan BBC Sport, intensitas pembicaraan antara kedua klub meningkat dalam 24 jam terakhir, dan kesepakatan kini dinilai semakin dekat. Namun, bila kesepakatan final benar-benar tercapai, keputusan untuk menjalani langkah ke Saudi Pro League sepenuhnya berada di tangan Martinelli.

Al-Hilal disebut menyiapkan paket yang mencakup aspek finansial, yang dipahami juga jauh lebih menarik dibanding kontrak Martinelli yang dilaporkan bernilai £180.000 per pekan di Arsenal. Di sisi lain, langkah kepindahan ini tidak lepas dari situasi kontraknya, karena Martinelli memiliki sisa 12 bulan perjanjian di Emirates Stadium.

Faktor lain yang ikut membentuk dinamika adalah riwayat pilihan Martinelli sebelumnya. Pemain tersebut dikatakan sudah menolak tawaran untuk pindah ke Galatasaray, sehingga arah pembahasan saat ini menjadi perhatian tersendiri bagi publik sepak bola yang mengikuti bursa transfer.

Angka minimal dan negosiasi yang makin dekat

Nilai yang diincar Arsenal dari transaksi ini dipatok minimal £50m. Dengan pembicaraan yang dikabarkan telah masuk fase lanjutan, situasinya tampak berada pada tahap penentuan rincian kesepakatan setelah proses negosiasi yang sebelumnya berjalan.

Di bursa yang bergerak cepat, kedekatan deal biasanya berkaitan dengan kesesuaian berbagai komponen, mulai dari penilaian transfer hingga detail kontrak yang ditawarkan pihak tujuan. Dalam konteks ini, laporan menyebut bahwa tawaran Al-Hilal juga menonjol karena paket gajinya diyakini lebih tinggi dibanding yang diterima Martinelli di Arsenal.

Selain nilai transfer, keputusan akhir tetap akan menjadi hak Martinelli. Ia disebut akan mempertimbangkan apakah dirinya ingin melanjutkan karier di kompetisi Liga Pro Arab Saudi, setelah proses yang sudah menyinggung opsi lain sebelumnya.

Martinelli tersisih dari skuat dan penegasan posisi Arteta

Musim lalu, Martinelli menjadi bagian dari perjalanan Arsenal yang meraih gelar Premier League. Ia mencatat 53 penampilan di semua kompetisi dan mengemas 11 gol selama musim tersebut.

Meski produktif pada kampanye sebelumnya, Martinelli justru disebut dikeluarkan dari skuat untuk laga pembuka liga melawan Coventry pada Jumat. Arsenal sendiri memenangkan pertandingan itu dengan skor 3-0, tetapi Martinelli tidak masuk dalam daftar pemain yang diturunkan dalam konteks pembukaan musim.

Laporan menambahkan bahwa mantan striker Arsenal, Ian Wright, menunjukkan kritik terhadap keputusan Arteta. Wright menyuarakan ketidaknyamanan atas cara Martinelli diperlakukan saat berada di tahap akhir kontrak dan dihubungkan dengan kemungkinan hengkang.

Wright mengatakan kepada Sky Sports, “The way Martinelli is being treated at the moment, it really makes me feel uncomfortable. I know they might want him out, and a lot of people might say, ‘yeah, it’s time for him to move him on’. But there’s ways of doing that and it should suit him as well, how he wants to leave.”

Wright juga menegaskan bahwa pemikiran tersebut muncul bukan semata karena Arsenal ingin melakukan penjualan, melainkan karena cara perlakuan yang menurutnya tidak membuat situasi terasa nyaman. Ia menilai ada sejumlah cara berbeda untuk mengelola rencana klub agar tetap selaras dengan keinginan pemain ketika memilih langkah keluar.

BBC Sport menyebut bahwa Arteta sudah membuat posisi terkait Martinelli jelas kepada pemainnya. Arteta juga dikabarkan menjelaskan alasan mengapa Martinelli dikeluarkan dari skuat, sehingga keputusan itu bukan tanpa komunikasi di internal tim.

Minat Al-Hilal berjalan beriringan dengan opsi striker lain

Ketertarikan Al-Hilal kepada Martinelli tidak berdiri sendiri, karena klub tersebut disebut juga mengamati peluang mendatangkan Ollie Watkins. Watkins adalah striker Aston Villa dan Inggris, dan dikaitkan dengan rencana yang berjalan paralel.

Watkins, pada pekan pembuka Aston Villa, tidak tampil saat Villa kalah pada laga awal akhir pekan lalu melawan Brighton pada Minggu. Manajer Villa, Unai Emery, disebut menolak memberikan jaminan bahwa Watkins akan tetap bertahan di Villa Park.

Dengan begitu, gambaran yang muncul adalah adanya perencanaan yang menyasar beberapa opsi lini depan sekaligus. Dalam situasi seperti ini, pembicaraan transfer biasanya bergerak dalam beberapa jalur agar klub bisa menyesuaikan keputusan berdasarkan respons masing-masing pihak.

Jika kesepakatan Arsenal dengan Al-Hilal akhirnya benar-benar terwujud, maka tinggal satu tahapan penting: bagaimana Martinelli memutuskan arah kariernya. Ia sudah pernah menolak opsi ke Galatasaray, sementara laporan saat ini menempatkan Saudi Pro League sebagai kemungkinan yang tengah menguat melalui pembicaraan yang dinilai semakin dekat.

Namun, sampai keputusan final diambil, Arsenal dan Martinelli masih berada dalam fase yang memadukan kepentingan klub dan pertimbangan pemain. Dari sisi Arsenal, penegasan bahwa Martinelli tidak masuk rencana tim menjadi bagian dari logika pengelolaan skuat menjelang musim baru.

Di sisi lain, nilai minimal £50m yang disebut menjadi patokan menunjukkan bahwa Arsenal tidak sekadar melepas pemain, tetapi juga menjaga prinsip valuasi sesuai kualitas dan nilai kontraknya. Sementara itu, paket gaji yang lebih tinggi dari angka £180.000 per pekan yang dilaporkan menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat opsi Al-Hilal semakin relevan bagi Martinelli.