Olahraga

Arsenal Tahan Como 1-1 (4-3 lewat Adu Penalti), Baturina Cetak Gol Cantik

×

Arsenal Tahan Como 1-1 (4-3 lewat Adu Penalti), Baturina Cetak Gol Cantik

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Hasil Arsenal Vs Como 1-1 (4-3ap), Gol Indah Baturina Hiasi Laga

jurnalistik.co.id – Arsenal harus puas berbagi skor 1-1 saat menghadapi Como 1907 dalam pertandingan persahabatan di Stadion Emirates, London, Rabu (12/8/2026) atau Kamis dini hari WIB. Setelah laga berakhir sama kuat, Arsenal keluar sebagai pemenang 4-3 lewat adu penalti.

Pertandingan ini berlangsung dalam atmosfer yang sarat emosi bagi pelatih Como, Cesc Fabregas. Ia kembali ke London untuk berhadapan dengan mantan klubnya, setelah sepanjang karier sebagai pemain memperkuat Arsenal dan Chelsea.

Como memulai laga dengan sejumlah wajah baru sejak menit awal. Yan Couto dan Mattia Liberali menjadi bagian dari starting line-up, sementara Nico Paz hadir di tribun setelah kembali lebih cepat dari masa liburannya seusai membela Argentina pada Piala Dunia.

Babak pertama: Arsenal mencoba unggul lebih dulu

Arsenal sempat mendapat peluang untuk membuka keunggulan pada babak pertama. Gabriel Jesus membentur tiang, namun peluang tersebut batal karena offside.

Tak lama kemudian, Arsenal akhirnya memecah kebuntuan melalui kerja sama Myles Lewis-Skelly dan Gabriel Martinelli. Kombinasi keduanya berawal dari situasi yang dimulai oleh kesalahan Jean Butez ketika mendistribusikan bola.

Bola hasil tendangan Butez mengenai Lewis-Skelly, lalu diteruskan kembali ke Martinelli sebelum akhirnya merobek gawang kosong. Keunggulan Arsenal sempat membawa permainan lebih berani, meski Como segera menyiapkan respons.

Gol balasan Como lewat Baturina

Como menyamakan kedudukan lewat cara yang berbeda. Martin Baturina menerima bola dari sisi kiri, lalu melakukan penetrasi ke tengah untuk membuka ruang.

Ia kemudian memotong ke dalam, melewati Max Dowman dan Theo Julienne sekaligus, sebelum melepaskan tembakan keras ke sudut atas tiang dekat. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan mengembalikan keseimbangan jalannya laga.

Dengan hasil imbang tersebut, pertandingan terus berlangsung dalam tempo yang relatif ketat hingga jeda. Adu kecepatan dan duel-duel di area tengah menjadi bagian penting sebelum kedua tim mengganti komposisi pemain.

Babak kedua dan pergantian pemain

Setelah restart, Arsenal dan Como sama-sama melakukan sejumlah pergantian pemain. Salah satu sorotan datang dari debut Trevoh Chalobah, yang diberi kesempatan tampil pada laga ini.

Di saat yang sama, Arsenal juga memberikan debut kepada Bruno Guimaraes. Pembelian 75 juta pound dari Newcastle United itu masuk sebagai bagian dari rotasi pemain, sejalan dengan upaya tim menyusun variasi taktik selama pramusim.

Riccardo Calafiori turut meramaikan bursa pergantian pada babak kedua. Masuknya Calafiori memperlihatkan bahwa Arsenal memanfaatkan laga ini untuk menguji opsi-opsi berbeda, tanpa mengubah tujuan utama: mengevaluasi kedalaman skuad.

Como pun tidak berhenti melakukan penyegaran pemain sepanjang paruh kedua, menjaga ritme serangan dan pertahanan agar tetap kompetitif menghadapi juara Premier League.

Berlanjut ke adu penalti

Hingga waktu normal berakhir, kedudukan 1-1 tetap bertahan. Karena itu, pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti untuk menentukan pemenang.

Dalam drama eksekusi dari titik putih, Arsenal akhirnya menang 4-3 atas Como. Hasil ini membuat laga persahabatan di London berakhir dengan kemenangan tipis, tetapi menyisakan catatan penting bahwa Como mampu menahan tim utama Arsenal dan menghadirkan gol bernilai tinggi melalui Baturina.

Secara keseluruhan, pertandingan ini memperlihatkan dua hal sekaligus: Arsenal mampu memanfaatkan momen kesalahan lawan untuk membuka skor, sementara Como menunjukkan respons cepat lewat gol cantik yang tercipta dari rangkaian pergerakan Baturina. Untuk pramusim, momen-momen semacam ini menjadi bahan evaluasi berharga bagi kedua tim sebelum bergulirnya kompetisi resmi.