Olahraga

Carlos Baleba: Manchester United Rekrut Gelandang Kamerun dari Brighton senilai £70 Juta

×

Carlos Baleba: Manchester United Rekrut Gelandang Kamerun dari Brighton senilai £70 Juta

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Carlos Baleba: Manchester United sign Cameroon midfielder from Brighton in £70m deal

jurnalistik.co.id – Manchester United resmi mendatangkan gelandang Kamerun Carlos Baleba dari Brighton dalam kesepakatan bernilai £70 juta, menandai langkah baru untuk memperkuat kedalaman lini tengah.

Klub berjuluk Setan Merah membayar £65 juta di awal, dengan tambahan hingga £5 juta yang bergantung pada sejumlah add-on. Brighton juga berhasil mengamankan klausul sell-on dalam negosiasi transfer tersebut.

Baleba akan menjalani kontrak berdurasi lima tahun di Old Trafford, dengan opsi perpanjangan satu tahun. Pemain berusia 22 tahun itu menjadi bagian dari proyek United yang berupaya kembali ke peta kompetisi Eropa setelah musim sebelumnya.

“It is an incredible feeling to join the club of my dreams,” kata Baleba. “Playing at Old Trafford is always special, but the opportunity to do so as a Manchester United player will be a real honour.”

Ia menambahkan, “I cannot wait to work with Michael Carrick. His experience and knowledge of the game make him the perfect coach to help me to reach the highest level.”

“The ambition of everyone at the club is extremely clear, the future is hugely exciting, and I am determined to play my part in delivering the success that we are capable of together,” tuturnya, sekaligus menegaskan fokus pada proses bersama pelatih.

Transfer ini datang setelah United memutuskan memperkuat lini tengah pada bursa musim panas, menyusul kedatangan Andrey Santos dari Chelsea dan Youri Tielemans dari Aston Villa. Minat terhadap Baleba juga muncul sejak upaya pendekatan tahun lalu, namun saat itu United urung bergerak karena penilaian Brighton yang dipatok di atas £100 juta.

Secara momentum, United justru mengalami awal musim yang kurang ideal usai kalah 2-0 dari Hull City pada laga pembuka Premier League hari Sabtu. Pada pertandingan tersebut, Santos dan Tielemans tampil sebagai debut di posisi masing-masing untuk United.

Kesepakatan besar di tengah kebutuhan karakter permainan

United berharap menghadirkan versi Baleba yang tampil meyakinkan pada kampanye 2024-25, bukan gambaran performa musim sebelumnya yang dinilai lebih meredup. Setelah mendatangkan dua pemain baru, evaluasi internal mengarah pada kebutuhan tambahan dalam hal fisik dan daya tahan duel.

Dalam penilaian yang beredar, Baleba diharapkan bisa memberikan fisik dan kekuatan yang selama ini dicari. Ia disebut kuat dalam menjaga bola, mampu menutup ruang dengan cepat, baik dalam duel udara, serta cukup peka membaca bahaya di area berbahaya lawan.

Hal lain yang dinilai jadi keunggulan adalah pengalaman bermain di level tertinggi di Inggris selama tiga tahun terakhir, setelah Baleba pindah dari Lille saat berusia 19 tahun. United juga menilai potensi persaingan posisi, terutama apakah keduanya bisa bersaing memperebutkan tempat utama atau justru dipadukan bersama di bawah arahan Michael Carrick.

Menariknya, ada pula kemungkinan Baleba diminta berperan sebagai bek kiri bila situasi menuntut. Ia pernah bermain di posisi tersebut, dan disebut bertumpu pada kaki kiri, berbeda dari opsi lain seperti Diogo Dalot dan Noussair Mazraoui yang juga berpotensi menukar sisi jika Luke Shaw tidak tersedia.

Komitmen dana yang dikeluarkan United juga menunjukkan besarnya ekspektasi klub. Paul Pogba disebut sebagai satu-satunya pemain gelandang yang direkrut dengan nilai lebih dari £70 juta dibanding yang kini dikeluarkan untuk Baleba.

Catatan karier dan statistik yang menguatkan ketertarikan

Baleba bergabung dengan Brighton dari Lille pada 2023 dan kini tercatat membuat 112 penampilan bersama klub tersebut, termasuk empat gol. Ia juga mencatat 31 penampilan di Premier League musim lalu saat Brighton finis di peringkat delapan untuk mengamankan tiket ke Conference League musim berikutnya.

Dari sisi kontribusi di pertandingan, kampanye 2024-25 menjadi salah satu alasan United melacaknya lebih lama. Baleba menempati urutan keempat di antara gelandang Premier League untuk jumlah possessions won di middle third (107) serta interceptions (46). Ia juga berada di urutan kelima untuk ball recoveries (197) dan ketujuh untuk duels won (199).

Aktivitas defensif itu diikuti kemampuan untuk mendorong permainan ke depan. Baleba rata-rata mencatat 6,7 progressive carries per 90 menit, dengan hanya tiga defensive midfield yang mencatat lebih banyak, sementara 2,9 dari progressive carries tersebut menempuh setidaknya 10 meter.

Dinamika fisiknya turut menjadi sorotan karena kecepatan dan intensitas gerak. Pada 2024-25, ia mencapai top speed 34,5 km/h, jauh di atas 30,5 km/h yang dicatat Casemiro, serta rata-rata melakukan 8,2 defensive actions per 90 menit.

Namun, perannya tidak semata-mata sebagai pengatur tempo operan. Hanya 11,8% operannya yang dikategorikan line-breaking pada musim tersebut, dan 22,7% operan yang mengarah ke depan, keduanya berada di bawah rata-rata untuk central maupun defensive midfield.

Karena itu, Baleba dipandang lebih cocok sebagai pelengkap ketimbang pengganti langsung. Tielemans disebut bisa memberi distribusi progresif yang lebih dominan, sementara Baleba menawarkan keamanan bertahan dan kemampuan membawa bola melewati lini tengah.

Di dalam komposisi United, ada kemungkinan Baleba bekerja beriringan dengan Kobbie Mainoo untuk menyerap porsi pekerjaan ball-winning sekaligus menutup ruang secara efektif. Sementara dengan adanya Santos, Baleba bisa memperoleh kebebasan untuk bergerak lebih dinamis dari kotak ke kotak.

Fleksibilitas itu juga tercermin dari penempatan posisi. Pada musim lalu, Baleba menghabiskan 88% waktunya sebagai defensive midfielder dan 12% di central midfield, sehingga ia bisa menjadi jangkar tim atau bergerak lebih maju sesuai kebutuhan pertandingan.

Dalam pola bertahan United pada musim sebelumnya, klub lebih sering memakai format 4-2-2-2 besutan Carrick, yang mencapai 55,9% dari seluruh bentuk pertahanan saat tidak menguasai bola. Kecepatan dan kemampuan Baleba membaca arah serangan dinilai bisa memberi nilai tambah pada sistem yang meminta gelandang bertahan melindungi ruang besar dan memutus serangan balik.

Proses adaptasi dan pemulihan kebugaran

Meski demikian, ada potensi masa penyesuaian. Baleba sedang dalam pemulihan dari cedera ligamen pergelangan kaki yang ia alami saat pramusim, sehingga ia membutuhkan waktu agar ketajaman match sharp kembali sepenuhnya.

United juga disebut cenderung memaksimalkan penguasaan bola dalam rentang waktu lebih panjang, dengan progres yang dibangun melalui kombinasi cepat. Gaya Baleba bisa lebih pas untuk duel yang lebih terbuka, tetapi profil passing-nya menunjukkan ia mungkin perlu waktu untuk menyesuaikan tanggung jawabnya saat membangun serangan dari bawah.

Walau begitu, kaki kiri serta mobilitasnya memberi peluang besar untuk menjadi rekan alami bagi pemain seperti Tielemans atau Bruno Fernandes. Perkembangan masih terbentang luas karena Baleba baru berusia 22 tahun, terutama setelah ada penurunan performa musim lalu.

Pada performa terbaiknya, Baleba diproyeksikan mampu menggabungkan aktivitas bertahan dengan percepatan serta kekuatan saat membawa bola, sehingga transisi dari kehilangan bola bisa berubah menjadi serangan dalam hitungan detik.