Olahraga

Cristiano Ronaldo mengisyaratkan musim ini bisa jadi tahun terakhir sebagai pemain, Real Madrid-Man United-Al Nassr

×

Cristiano Ronaldo mengisyaratkan musim ini bisa jadi tahun terakhir sebagai pemain, Real Madrid-Man United-Al Nassr

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Cristiano Ronaldo retirement hint: Real Madrid, Man Utd and Al-Nassr legend could be in final year as player

jurnalistik.co.id – Cristiano Ronaldo mengisyaratkan bahwa musim ini kemungkinan besar menjadi tahun terakhirnya sebagai pemain. Sang pemain berusia 41 tahun juga mengaku sedang memikirkan masa depan yang lebih dekat dengan keluarga.

Ronaldo menikah dengan Georgina Rodriguez pada Selasa lalu, dan setelah momen tersebut ia menilai langkah berikutnya akan berorientasi pada kehidupan pribadinya. Ia menempatkan keluarga sebagai poros, termasuk rencana aktivitas setelah tidak lagi bermain.

Selama kariernya, Ronaldo mengoleksi sejumlah capaian besar: lima kali meraih Ballon d’Or dan lima kali menjadi pemenang Liga Champions. Ia juga pernah menjuarai titel liga di Inggris, Spanyol, Italia, serta Arab Saudi, sekaligus tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sepak bola internasional putra.

Di level klub, Ronaldo hampir empat tahun berkostum Al-Nassr, yang merupakan juara Saudi Pro League. Ia kini memiliki sisa kontrak satu tahun lagi bersama klub tersebut, dan dari sana ia berbicara tentang kemungkinan langkah berikutnya.

Dalam wawancara yang membahas pernikahannya, Ronaldo menyampaikan, “This is probably my last year of football, and I want to leave a spectacular legacy,”. Pernyataan itu memberi sinyal kuat bahwa ia sedang menimbang fase akhir karier bermainnya.

Ronaldo kemudian menambahkan, “I have my future all mapped out. I have so many things to keep me busy that to tell you just one thing is hard.” Ia menegaskan bahwa ia sudah menyiapkan rutinitas dan kesibukan, sehingga transisi dari dunia sepak bola kelak tidak membuatnya “kehilangan arah”.

Menurutnya, waktu setelah karier juga harus diisi secara terencana. Ia berkata, “Because football could leave a big hole, you have to fill your time in various ways, not just one.”

Ia juga menjelaskan bentuk kesenangannya setelah tidak lagi tampil di lapangan secara intens, termasuk agenda yang lebih rileks. Ronaldo menyebut, “Have more fun, travel more, watch and play padel, which I really like, and continue to enjoy what I’ve earned – what we’ve earned.”

Di bagian lain, Ronaldo mengaitkan keputusan masa depan dengan refleksi panjang perjalanannya. Ia menegaskan, “Because after all it’s been 25 years with a lot of sacrifice.”

Secara statistik, Ronaldo masih berada pada jarak yang dekat untuk menembus tonggak besar dalam karier seniornya. Ia berada 24 gol lagi untuk mencapai 1.000 gol dalam karier level senior.

Ronaldo juga menyinggung dinamika rivalitas dengan Lionel Messi yang selama ini menjadi salah satu narasi terbesar sepak bola modern. Messi, yang telah mengoleksi Ballon d’Or sebanyak delapan kali (rekor), baru-baru ini menyatakan ketidakpastian tentang berapa lama ia akan terus bermain.

Perjalanan kedua pemain di panggung Piala Dunia juga disebut memiliki perbedaan yang tajam. Messi mencetak delapan gol dan membawa Argentina hingga final, sementara Portugal Ronaldo tersingkir di babak 16 besar.

Ketika ditanya pada bulan Juli apakah Piala Dunia keenamnya akan menjadi yang terakhir, Ronaldo menjawab bahwa keputusan itu akan ia ambil dalam situasi yang lebih tenang. Ia menyampaikan, ia akan menentukan dengan “a calm head” melalui percakapan bersama keluarganya.

Di awal musim kompetisi liga Arab Saudi, Al-Nassr memulai pertahanan gelar pada Sabtu melawan Al Fateh. Ronaldo tidak tampil dalam pertandingan tersebut, tetapi ia menyaksikan kemenangan timnya dari tribun bersama keluarganya.

Selain konteks klub dan ambisinya menuju penutup karier, Ronaldo juga mengingat perjalanan hidupnya dari latar yang tidak mudah. Ia tumbuh dalam kondisi kemiskinan di pulau terpencil Madeira, sebelum akhirnya menjadi “football’s first billionaire player” dan salah satu figur paling dikenal di dunia.

Dengan sejumlah pencapaian yang sudah ia tulis dalam sejarah sepak bola, isyarat Ronaldo tentang kemungkinan musim ini sebagai tahun terakhirnya menjadi topik yang mengundang perhatian besar. Di saat ia masih punya satu musim tersisa bersama Al-Nassr, arah yang ia pilih terlihat bergeser dari target lapangan menuju persiapan kehidupan setelah karier.