Olahraga

Diamond League: Amy Hunt finis ketiga di final 200 meter setelah catatan terbaik musim ini

×

Diamond League: Amy Hunt finis ketiga di final 200 meter setelah catatan terbaik musim ini

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Diamond League results: Amy Hunt continues strong season with third in Diamond League final

jurnalistik.co.id – Amy Hunt tetap menunjukkan konsistensi di akhir musim saat meraih tempat ketiga pada final nomor 200 meter Diamond League di Brussels. Ia mencatat 22,16 detik, sekaligus menjadi catatan terbaik musimnya, dengan jarak hanya delapan per seratus detik dari rekor terbaik sepanjang kariernya.

Kemenangan diraih Julien Alfred dari Saint Lucia dengan catatan 21,79 detik. Sementara itu, atlet Amerika Kayla White finis di posisi kedua setelah membukukan 22,00 detik. Hunt berada di belakang dua nama tersebut, tetapi tetap menjaga ritme yang kuat sejak bagian penting lomba.

Hunt mengaku sangat bangga dengan penampilannya. Ia menilai salah satu bagian yang paling menentukan adalah tikungan, karena menurutnya itu merupakan yang terbaik yang pernah ia jalani, atau setidaknya yang paling mendekati standar terbaik pribadinya.

Menurut penuturannya kepada BBC World Service, ia bisa merasakan kedekatan jarak terhadap Alfred saat fase-fase awal menjelang akhir perlombaan. Namun, ia juga menyebut bahwa panjangnya musim pada akhirnya memberi efek pada fase terakhir, tepatnya di sekitar dua puluh meter paling akhir.

Finis ketiga ini kembali menegaskan tren naik Hunt dalam rangkaian Diamond League. Ia juga pernah menyelesaikan final 200 meter dengan posisi kelima dan keenam pada dua musim sebelumnya, masing-masing pada final 2025 dan 2024.

Performa Hunt datang setelah ia mengumpulkan empat medali emas pada Kejuaraan Eropa di Birmingham bulan lalu. Setelah pencapaian itu, ia tetap mempertahankan daya saing di level sirkuit elite, terutama di nomor yang menuntut kombinasi kecepatan serta kontrol tenaga hingga garis finis.

Ia juga memastikan jadwalnya tidak berhenti di nomor 200 meter. Hunt akan tampil pada nomor 100 meter pada Sabtu malam, dengan undian yang menempatkannya berhadapan dengan Sha’Carri Richardson. Ia berniat melakukan strategi serupa untuk tampil ganda pada Ultimate Championships di Budapest.

Ajang Ultimate Championships di Budapest dijadwalkan dimulai pada 11 September. Hunt menyebut bahwa persiapan untuk tuntutan jadwal yang padat menjadi bagian penting dari rutinitas latihannya.

Dalam penjelasannya, ia menerangkan bahwa latihan mereka berorientasi pada jarak lebih dari 400 meter. Untuk sesi pemulihan di musim dingin, ia menyebut durasi pemulihan terpanjang hanya 45 detik, sehingga ia terbiasa menjalani rangkaian kerja yang berdekatan.

Ia menambahkan bahwa dirinya menjalani repetisi-repetisi panjang secara beruntun, “back to back to back”, yang menurutnya membantu menyesuaikan tubuh menghadapi agenda yang rapat. Dengan pola itu, ia merasa mampu menjaga performa di setiap fase, termasuk ketika lomba memasuki bagian akhir yang biasanya menentukan.

Di daftar hasil, Hunt menjadi atlet Britania yang paling tinggi posisinya pada laga di Brussels. Matt Hudson-Smith menyusul di nomor 400 meter dengan finis kelima, meski berada cukup jauh dari Collen Kebinatshipi, yang merupakan juara dunia asal Botswana.

Di nomor 1500 meter, Jake Hayward tampil untuk Wales dan finis kedelapan. Perlombaan tersebut berlangsung menarik, dan kemenangan diraih Cameron Myers, atlet Australia berusia 20 tahun, yang mampu menemukan jalur terbaik menuju garis finis dan mengungguli Phanuel Koech asal Kenya yang masih berusia belasan tahun.

Persaingan di antara keduanya berpotensi berlanjut di panggung-panggung besar berikutnya, sejalan dengan usia dan pengalaman mereka yang masih dapat berkembang. Untuk sirkuit elite, pertemuan seperti ini sering menjadi gambaran arah persaingan jangka panjang.

Di cabang lain, Oblique Seville, atlet yang menyandang status juara dunia, menutup nomor 100 meter dengan catatan 9,90 detik. Pada nomor 800 meter, Emmanuel Wanyonyi dari Kenya meraih gelar Diamond League untuk keempat kali berturut-turut.

Pada nomor lompat tinggi galah, Armand ‘Mondo’ Duplantis dari Swedia memilih tidak ikut berlaga pada final setelah merasakan ketat pada kakinya. Kesempatan kemudian menjadi milik Emmanouil Karalis dari Yunani, yang mengambil alih panggung dan meraih kemenangan dengan lompatan 6,12 meter.

Dengan kondisi itu, Duplantis masih dipertanyakan untuk tampil di Ultimate Championships. Sementara itu, nama besar lain yang tidak akan tampil pada awal musim kompetisi lanjutan adalah Noah Lyles, setelah ia mengumumkan mengakhiri musim lebih cepat karena cedera.

Keseluruhan hasil di Brussels memperlihatkan betapa padatnya agenda atlet-atlet elite di akhir musim. Namun bagi Hunt, tempat ketiga dengan 22,16 detik menjadi sinyal bahwa ia masih mampu merangkai performa kuat, sekaligus mempertahankan momentum menuju babak-babak besar berikutnya.