Daerah

Gusnar Ismail Bagikan Sembako di Bone Pesisir saat Hujan Rintik

×

Gusnar Ismail Bagikan Sembako di Bone Pesisir saat Hujan Rintik

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Hujan Guyur Bone Pesisir Saat Gubernur Gorontalo Bawa Sembako

jurnalistik.co.id – Hujan rintik menyertai kunjungan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail ke Bone Pesisir, Kabupaten Bone Bolango, pada Sabtu (5/9/2026). Kehadiran kepala daerah itu dimanfaatkan untuk menyalurkan bantuan pangan kepada warga penerima manfaat di Kecamatan Bone dan Kecamatan Bone Raya.

Di wilayah tersebut, hujan dengan intensitas ringan turun meski hanya sebentar. Bagi sebagian warga, momen itu memberi jeda harapan agar masa kemarau berkepanjangan dapat segera berakhir.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gusnar Ismail. Bantuan yang dibagikan berupa paket sembako yang berisi beras lima kilogram, minyak goreng dua liter, dan gula pasir satu kilogram.

Berdasarkan penetapan penerima, paket sembako diserahkan kepada 266 warga di Kecamatan Bone yang tersebar di 13 desa. Adapun di Kecamatan Bone Raya, bantuan diberikan kepada 250 warga dari tiga desa.

Bantuan untuk menghadapi musim kemarau

Gusnar menyampaikan bahwa bantuan pangan diharapkan bisa membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi saat musim kemarau masih terasa. Ia juga mengingatkan warga agar tetap bersemangat dan terus menjalankan ibadah.

Gubernur menjelaskan bahwa penyaluran bantuan mencerminkan perhatian pemerintah terhadap rakyat di tengah kesulitan. Ia menyampaikan bahwa meski anggaran terbatas, pemerintah tetap berupaya membagikannya kepada masyarakat di seluruh pelosok Gorontalo.

“Penyaluran bantuan ini merupakan makna bahwa Pemerintah tidak pernah melupakan rakyatnya di tengah-tengah kesulitan, tetapi karena sekarang anggaran sedikit dan anggaran itu berasal dari pajak rakyat, maka kami harus bagi-bagi kepada masyarakat di seluruh pelosok di Gorontalo” ujar Gusnar.

Selain distribusi sembako, Gusnar juga menyinggung ketersediaan bantuan cadangan pangan pemerintah (CPP) yang disiapkan di kantor-kantor desa. CPP tersebut diarahkan untuk masyarakat desil satu hingga lima.

Ia menambahkan, CPP berupa beras sebanyak 30 kg per keluarga merupakan bentuk kemudahan agar warga dapat memperoleh beras ketika harga kebutuhan pangan terus bergerak naik. Gusnar meminta agar keluarga yang telah terdata namun belum menjemput bantuan dapat segera mengambilnya.

“Saya perlu informasikan ini supaya ada keluarga yang sudah terdata dan belum menjemput untuk segera diambil” ungkap Gusnar.

Di kesempatan yang sama, Gusnar melanjutkan agenda dengan meninjau penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Taludaa, Kecamatan Bone. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan program perumahan swadaya di tingkat desa.

Pelaksanaan penyaluran dan peninjauan tersebut turut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jamal Nganro serta Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Muljadi D. Mario. Kehadiran jajaran pendamping menegaskan keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung program bantuan kepada masyarakat setempat.

Dengan hujan rintik yang menyertai rangkaian kegiatan, suasana penyaluran terasa lebih hangat di tengah kebutuhan warga terhadap dukungan pangan. Langkah pemerintah daerah melalui paket sembako dan program cadangan pangan diharapkan memberi ruang ketahanan bagi warga saat menghadapi dinamika musim dan kondisi ekonomi sehari-hari.

Di sela penyerahan, Gusnar menekankan pentingnya bantuan sebagai bentuk dukungan yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Meski turun hujan rintik, proses pembagian berlangsung tertib sehingga penerima bisa segera menerima paket yang telah ditetapkan.

Penetapan penerima dilakukan sesuai data yang telah disusun, dengan paket sembako disalurkan kepada 266 warga di Kecamatan Bone yang tersebar di 13 desa. Sementara itu, di Kecamatan Bone Raya bantuan diberikan kepada 250 warga dari tiga desa.

Gubernur juga mengingatkan keberadaan CPP atau cadangan pangan pemerintah yang disiapkan di kantor-kantor desa. Program tersebut diarahkan untuk masyarakat desil satu hingga lima, dengan skema CPP berupa beras 30 kg per keluarga, sekaligus mengimbau keluarga yang sudah terdata namun belum mengambilnya agar segera menjemput bantuan.

Selain menyalurkan paket sembako, kegiatan lanjutan juga mencakup peninjauan penerima BSPS di Desa Taludaa, Kecamatan Bone. Gusnar melaksanakan rangkaian agenda dengan pendampingan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jamal Nganro serta Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Muljadi D. Mario.