jurnalistik.co.id – Kecelakaan beruntun yang melibatkan sepeda motor, mobil pikap, dan dump truck terjadi di Jalan Raya Ponorogo–Madiun, tepatnya di depan Gudang Shopee, Desa Babadan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Kamis (20/8/2026).
Peristiwa ini membuat empat orang mengalami luka. Sopir dump truck sempat terjepit di dalam kabin kendaraan, sehingga proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Kholik, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Scoopy bernomor AE 2657 TL yang dikendarai Miswadi Al Hariyanto hendak menyeberang jalan.
Menurut Abdul Kholik, Miswadi yang merupakan warga Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, bergerak dari arah utara menuju selatan atau arah Ponorogo. Saat menyeberang, motor tersebut berserempetan dengan mobil pikap yang dikemudikan Guntar Widodo.
Abdul Kholik menyampaikan, “Miswadi hendak bergerak dari arah utara menuju selatan atau arah Ponorogo. Saat menyeberang, motor tersebut berserempetan dengan mobil pikap yang dikemudikan Guntar Widodo dan membawa penumpang Reny Yuliastuti,” ujarnya melalui pesan singkat, Kamis sore.
Setelah berserempetan, mobil pikap AE 8921 SK yang dikemudikan Guntar Widodo kehilangan kendali. Kendaraan tersebut kemudian bergerak ke jalur berlawanan.
Pada saat yang sama, dari arah berlawanan melaju dump truck S 9683 UQ yang dikemudikan Dheva Pandhu Wiratama (23), warga Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Abdul Kholik menerangkan kondisi itu berujung tabrakan lanjutan.
Ia menuturkan, “Mobil pikap oleng ke kanan dan berjalan di jalur lawan arah. Dari arah berlawanan ada dump truck. Kemudian terjadi kecelakaan,” kata Kholik.
Berita Terkait
Akibat benturan tersebut, empat orang mengalami luka. Mereka terdiri dari pengendara sepeda motor, sopir pikap, penumpang pikap, serta sopir dump truck.
Abdul Kholik menyebut bahwa benturan keras membuat sopir dump truck sempat terjepit di dalam kabin. Petugas kemudian melakukan evakuasi dan seluruh korban dibawa ke IGD RSUD dr Harjono Ponorogo.
“Empat orang mengalami luka. Sopir truk, sopir pikap dan penumpang serta pengendara sepeda motor. Semua korban luka sudah dibawa ke IGD RSUD dr Harjono Ponorogo,” jelas Kholik.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. Pemeriksaan terhadap para pengendara juga masih menunggu kondisi mereka membaik karena seluruh pihak yang terlibat berada dalam perawatan.
“Untuk penyebab masih dalam pendalaman, mengingat seluruh pengendara yang terlibat masih dalam perawatan,” kata Kholik.
Rangkaian tabrakan tersebut terjadi di ruas Jalan Raya Ponorogo–Madiun saat arus lalu lintas melintasi area Desa Babadan, tepatnya di depan Gudang Shopee. Dalam keterangan polisi, peristiwa dimulai ketika sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor AE 2657 TL bergerak untuk menyeberang dan bersinggungan dengan kendaraan lain yang melintas.
Setelah berserempetan dengan mobil pikap yang dikemudikan Guntar Widodo, mobil pikap AE 8921 SK dinyatakan kehilangan kendali hingga akhirnya bergerak ke jalur berlawanan. Kondisi ini bersamaan dengan kemunculan dump truck S 9683 UQ dari arah berbeda yang dikemudikan Dheva Pandhu Wiratama, sehingga kecelakaan lanjutan tidak dapat dihindari.
Dalam insiden itu, total empat orang dilaporkan mengalami luka. Selain pengendara sepeda motor, korban juga berasal dari sopir pikap, penumpang pikap, serta sopir dump truck. Sopir dump truck sempat terjepit di dalam kabin, dan proses penanganan di lokasi memerlukan waktu sekitar 30 menit sebelum seluruh korban dievakuasi.
Seluruh korban kemudian dibawa ke IGD RSUD dr Harjono Ponorogo untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan. Petugas dari satuan terkait juga masih menunggu kondisi para pihak yang terlibat membaik agar proses pemeriksaan dapat dilanjutkan, termasuk pendalaman mengenai penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut.












