jurnalistik.co.id – Gainsborough Trinity mengecam tindakan seorang individu yang diduga menghubungi pemain-pemain untuk menawarkan transfer serta perubahan gaji, tetapi sekaligus mengklaim bahwa dirinya adalah manajer klub tersebut.
Pihak klub menegaskan bahwa komunikasi yang beredar itu bukan berasal dari Russ Wilcox, dan juga tidak dilakukan atas nama Gainsborough Trinity. Pernyataan resmi ini disampaikan melalui situs klub, setelah sejumlah pihak mulai curiga ada pesan yang tidak sah.
Menurut Gainsborough Trinity, individu tersebut telah menghubungi “a number of players” dari berbagai level dalam piramida sepak bola non-liga Inggris. Klub menyebut pendekatan itu muncul meluas lintas jenjang, sehingga berpotensi menimbulkan kebingungan di kalangan pemain dan klub-klub lain.
Chief executive Gainsborough Trinity, Matt Boles, menyatakan ia ingin memperjelas status komunikasi tersebut secara tegas. Boles mengatakan ia ingin “make it ‘categorically clear’ communication over potential deals had not been from manager Russ Wilcox or on behalf of the club”.
Dalam pernyataan lanjutan, Boles menegaskan sikap klub terhadap pihak yang bertanggung jawab atas peniruan tersebut. Ia menyebut, “We strongly condemn the actions of the individual responsible,” seraya menilai praktik peniruan manajer dan penyampaian informasi yang keliru kepada pemain merupakan tindakan yang tidak dapat diterima.
Klub juga menilai langkah itu dapat berdampak pada ketenangan kompetisi non-liga. Boles menegaskan bahwa “Impersonating a football manager and making false representations to players is completely unacceptable and has the potential to cause unnecessary disruption and reputational damage to players, managers and clubs.”
Gainsborough Trinity mengaku mulai menyadari pendekatan palsu tersebut setelah manajer dan pejabat dari klub lain menghubungi Wilcox secara langsung. Langkah itu dilakukan karena mereka menduga pesan-pesan yang beredar tidak berada dalam kendali Wilcox atau pihak klub.
Boles menjelaskan bahwa sejumlah orang melakukan konfirmasi ke Wilcox karena mengenal cara kerja sang manajer. Ia menyampaikan bahwa banyak pihak “immediately recognised that this is not the manner in which he would approach or attempt to recruit a player.”
Selain mengecam, Boles juga menyampaikan pesan tegas kepada individu yang diduga melakukan rekayasa tersebut. Ia menyatakan, “Enough is enough”.
Berita Terkait
Lebih jauh, Boles meminta pelaku menghentikan peniruan dan tidak lagi menghabiskan waktu pihak yang terlibat. Ia berkata, “Stop impersonating our manager, stop wasting the time of players and clubs across the non-league game and, quite frankly, get a life.”
Dalam konteks perjalanan klub, Gainsborough Trinity saat ini bermain di Northern Premier League Premier Division. Mereka menempatkan diri di “seventh tier of English football”, yang menggambarkan bahwa kompetisi yang dijalani berada pada level non-liga tertinggi di bawah sistem liga profesional.
Klub juga mengingatkan bahwa Russ Wilcox telah menjadi manajer sejak 2023. Wilcox memimpin Gainsborough Trinity setelah menjalani periode kepelatihan sebelumnya di Scunthorpe United dan York City.
Pencapaian terbaru klub di turnamen nasional turut disebut dalam pernyataan tersebut. Gainsborough Trinity disebut mencapai putaran kedua Piala FA pada musim 2024-25, dan mencapai putaran pertama pada musim sebelumnya.
Rekam jejak Wilcox juga dipaparkan melalui riwayat kariernya sebagai pemain. Ia pernah tampil untuk Northampton Town, Hull City, Doncaster Rovers, Preston North End, dan Scunthorpe selama masa bermain.
Gainsborough Trinity menyatakan insiden ini telah mereka laporkan kepada pihak yang relevan. Pihak klub mengungkapkan bahwa mereka telah memberi informasi kepada Northern Premier League dan Football Association terkait kejadian pendekatan palsu tersebut.
Dengan langkah itu, klub berupaya memastikan bahwa tidak ada pihak yang mengambil keputusan berdasarkan komunikasi yang ternyata tidak sah. Dalam pernyataan resminya, Gainsborough Trinity menempatkan peniruan manajer sebagai isu serius karena dapat memengaruhi reputasi dan proses kerja banyak pihak di sepak bola non-liga.
Klub juga menegaskan bahwa pesan merekrut pemain tidak akan dilakukan dengan cara seperti yang diduga terjadi. Wilcox, menurut penjelasan Boles, dikenal memiliki standar profesional dalam pendekatan kepada pemain, sehingga manajemen yakin pesan yang beredar bukanlah bentuk rekrutmen yang sesuai dengan karakter dan praktiknya.
Melalui kecaman dan peringatan keras, Gainsborough Trinity berharap tindakan ini berhenti. Mereka menutup pernyataan dengan seruan agar pelaku menghentikan peniruan terhadap manajer, menghentikan pemborosan waktu pemain dan klub, serta tidak lagi menimbulkan gangguan di ekosistem sepak bola non-liga.












