Olahraga

Kabar Transfer Chelsea: Duel Deadline Day vs Monaco Berbalik Merugikan

×

Kabar Transfer Chelsea: Duel Deadline Day vs Monaco Berbalik Merugikan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Chelsea transfer news: How deadline day game with Monaco backfired

jurnalistik.co.id – Drama larut malam pada hari terakhir bursa transfer membuat Chelsea, Everton, dan Monaco menanggung dampak yang sama: rencana mereka sama-sama berantakan dan jatah yang semula dikira bisa diamankan ternyata hilang. Menurut laporan Nizaar Kinsella, satu pihak yang memiliki koneksi ke kedua klub menyebut situasi itu sebagai “played with fire and got burned”.

Peristiwa bermula ketika Chelsea berada dalam proses menutup kesepakatan setelah penjualan Enzo Fernandez ke Manchester City bernilai ÂŁ125 juta. Di saat yang sama, Monaco juga menjadi pusat perbincangan karena Chelsea menaruh perhatian pada gelandang mereka, Lamine Camara.

Camara, pemain internasional Senegal berusia 22 tahun, sempat diposisikan sebagai target untuk menggantikan komposisi setelah perombakan skuad. Namun, Monaco bersikap keras dan menyatakan bahwa Camara tidak akan dilepas dengan harga yang ditawarkan Chelsea.

Thiago Scuro, direktur olahraga Monaco, menjelaskan bahwa komunikasi sudah berlangsung lama. “I’ve been speaking to them for the last 10 days,” ujarnya, lalu menambahkan, “At around 16:00 BST yesterday we got contact from Chelsea . The answer was the same: no.”

Menurut Monaco, pada titik itulah Chelsea akhirnya mengalihkan perhatian. Monaco memilih untuk mengizinkan penyerang internasional Amerika Serikat, Folarin Balogun, terbang ke Merseyside guna menyelesaikan kepindahan senilai ÂŁ40 juta ke Everton.

Scuro menegaskan bahwa Camara sejatinya sudah berada dalam kesepakatan yang mengarah pada bertahan di klub. “Instead, the Ligue 1 club had allowed United States international striker Balogun, 25, to fly to Merseyside to complete a £40m move to Everton . According to Monaco, Camara had agreed to stay with the club.”

Menjelang sisa waktu tiga jam bursa, Chelsea sebenarnya merasa opsi lini tengah masih bisa berjalan, meski Fernandez sudah dijual. Chelsea disebut sempat mencoba berbagai jalur, termasuk untuk Camara dan juga Manu Kone dari Roma, tetapi upaya itu tidak langsung membuahkan hasil yang meyakinkan.

Namun, dinamika berubah ketika masalah pada pemeriksaan medis Balogun di Everton muncul di titik krusial. Dengan pintu yang terbuka kembali, Chelsea kembali menimbang kesempatan pada angka ÂŁ47 juta, sesuai harga yang sebelumnya sudah mereka ajukan.

Negosiasi kemudian bergulir lagi dengan Monaco pada pukul 20:00 BST. Sementara itu, Everton justru tidak kunjung menemukan alternatif lain untuk menggantikan Balogun, sehingga langkah mereka ikut dihidupkan kembali hanya beberapa menit sebelum batas waktu berakhir.

Di sisi Chelsea, dokumen yang dibutuhkan untuk Camara dinyatakan sudah lengkap. Mereka tidak perlu mengajukan deal sheet kepada Premier League untuk meminta tambahan waktu menyelesaikan transfer setelah batas deadline.

Meski demikian, “plug was pulled” ketika kesepakatan Camara pada akhirnya dibatalkan. Monaco mengakui Camara kecewa setelah berbicara dengan manajer Xabi Alonso, menjalani pemeriksaan medis, dan menandatangani kontrak hingga tahun 2033.

Scuro menceritakan kronologi yang menurutnya menjadi penentu. “What happened was that around 22:00 BST our time, maybe a bit earlier, Everton realised there was no issue and decided they were ready to sign the contract [for Balogun],” katanya. “As soon as we received that information, we came back to Chelsea and said there was no deal. Because that’s also fair. It’s part of the game.”

Chelsea kemudian menyatakan kemarahan mereka atas cara Monaco berkomunikasi. Mereka menilai Monaco menginformasikan secara tertulis bahwa kesepakatan tidak akan dilanjutkan, alih-alih menyampaikan keputusan melalui telepon.

Monaco menjelaskan bahwa mereka merasa sudah mengamankan posisi. Menurut pemaparan mereka, Monaco menandatangani deal sheet hanya lima menit sebelum 23:00 BST agar Everton memperoleh waktu tambahan untuk mengunci transfer Balogun, sehingga Monaco bisa memenuhi kebutuhan terkait regulasi keuangan UEFA.

Monaco sedang berada di bawah tekanan untuk menghasilkan 150 juta euro dari penjualan pemain pada musim panas ini. Dari total kebutuhan tersebut, mereka sudah mengantongi 106 juta euro dari keberangkatan pemain yang terjadi sebelumnya.

Bukan hanya soal Camara dan Chelsea, kisah Balogun juga berbelit di menit-menit akhir. Pada dini hari Selasa, pemain yang sebelumnya akan menjadi bagian Everton itu disebut berubah pikiran dan meninggalkan fasilitas latihan Finch Farm tanpa menyelesaikan penandatanganan untuk klub.

Scuro mengklaim Balogun merasa diperlakukan tidak semestinya di lingkungan Everton. Meski begitu, pihak Everton membantah klaim tersebut.

Scuro menutup pembelaan dengan penekanan pada sikap Monaco terhadap keputusan pemain. “We had to respect his decision,” Scuro added. “We found solutions, challenged the medical assessment and worked through the issues. ”

Ia juga menegaskan agar masalah ini tidak melahirkan konflik terbuka. “I don’t want to create a war with Chelsea or Everton . ” “My role is to protect Monaco and act in the club’s best interests. That’s what I’ve done since I arrived. ” “It’s not about being loved by people outside the club. It’s about doing what Monaco needs.”

Terkait kemungkinan langkah lanjutan, Scuro menyatakan peluang Monaco menjual pemain lain ke negara yang masih membuka jendela transfer. Ia membuka kemungkinan menyambut kembali kedua pemain yang sebelumnya menjadi bagian dari drama ini.

Monaco, menurut Scuro, berharap Camara kembali dalam kondisi “full power” untuk pertandingan tandang akhir pekan itu melawan Paris St-Germain pada Jumat malam. Scuro juga menyebut ia memahami respons seorang pemain setelah percakapan dengan pelatih dan tawaran dari klub seperti Chelsea. “I really understand because a player can get excited by conversations with a coach and by everything a club like Chelsea can offer,” katanya.

Ia melanjutkan, “This is not the end of the world. It’s one opportunity. For a player with his level of talent, I’m very confident he will soon have even better options and offers than the one he had yesterday.”

Di luar upaya yang terjadi dalam bursa yang sama, sumber di sekitar Camara menyebut Liverpool masih memelihara minat jangka panjang untuk kemungkinan kesepakatan berikutnya.

Bagi Chelsea, rangkaian ini menghadirkan pertanyaan tersendiri tentang kapasitas alternatif yang bisa dikejar menjelang deadline. Chelsea disebut mempertimbangkan Camara sebagai opsi pengganti untuk setidaknya 10 hari terakhir jendela transfer setelah penjualan Fernandez.

Namun, ketika kesepakatan Camara runtuh, Chelsea tidak memiliki banyak ruang untuk memulihkan rencana atau menemukan pengganti baru sebelum batas waktu. Meski demikian, ada opsi untuk membatalkan kepindahan Fernandez ke Manchester City, tetapi klub memilih tidak melakukannya dengan pertimbangan profesionalisme.

Secara taktik, Alonso menilai Reece James terutama bisa diposisikan sebagai opsi gelandang. Di dalam rencana Alonso juga ada Moises Caicedo, Romeo Lavia, serta rekrutan baru Jordan Henderson dan Valentin Barco dalam skuad 27 pemain.

Meski begitu, cedera Caicedo dan Henderson membuat Chelsea terpaksa menempatkan bek sayap Malo Gusto di area tengah lapangan saat menang 4-3 atas Brighton. Dalam laga itu, Chelsea mencatat penguasaan bola 25,6%, angka terendah mereka sejak catatan dimulai pada musim 2003-04.

Alonso sempat bisa memilih Barco yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, tetapi klub ingin mengatur proses kepulangannya ke Premier League setelah masa singkat bersama Brighton. Tantangan lain yang masih diperdebatkan adalah apakah kedalaman dan kualitas lini tengah Chelsea sudah cukup untuk target ambisi mereka.

Walau bursa transfer telah ditutup, Chelsea disebut masih mempertahankan kemungkinan mendalami kembali opsi untuk Camara atau gelandang lain pada bulan Januari. Mereka juga disebut tetap puas pada hasil pasar transfer karena berhasil mencatat keuntungan bersih sambil menambah kualitas.

Rekrutmen Chelsea pada periode ini mencakup Emiliano Martinez, Maxence Lacroix, serta rekor klub dengan nilai ÂŁ117 juta untuk Morgan Rogers. Selain itu, klub juga mendatangkan Danny Welbeck dan full-back Pep Chavarria serta Marco Palestra.

Dengan semua perubahan tersebut, pekerjaan tersisa kini berada di manajer dan skuad yang telah dibangun. Perjalanan lanjutan Chelsea dimulai dari lawatan akhir pekan ini ke kandang Arsenal, yang berstatus juara, pada Minggu.