jurnalistik.co.id – Rencana Everton untuk mendatangkan Folarin Balogun dari Monaco harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Perubahan arah terjadi setelah pemain berusia 25 tahun itu menjalani pemeriksaan medis di Finch Farm, basis latihan klub.
Menurut laporan, pemeriksaan medis tersebut memunculkan sejumlah isu yang membuat Everton dan Monaco melakukan pembicaraan ulang atas kesepakatan awal. Dampaknya, nilai kesepakatan awal sebesar £40m untuk Balogun turut mengalami negosiasi ulang.
Balogun, yang berstatus pemain internasional Amerika Serikat, sebenarnya sudah masuk tahap administrasi. Baik Everton maupun Monaco disebut sudah menandatangani lembar kesepakatan sebelum jendela transfer ditutup pada pukul 23:00 BST.
Namun, setelah proses itu berlangsung, Balogun justru mengubah keputusan. Ia kemudian “walk away” atau memilih membatalkan rencana kepindahan meski kesepakatan kertas sempat dituntaskan sebelum tenggat.
Balogun sebelumnya tampil sebagai opsi yang muncul belakangan. Ia digambarkan sebagai target late setelah Beto, penyerang Guinea-Bissau, menyelesaikan perpindahan permanen ke klub Serie A, Fiorentina.
Everton juga sempat mempelajari beberapa alternatif lain pada deadline day. Klub tersebut menjajaki opsi untuk Joshua Zirkzee dari Manchester United dan Tammy Abraham dari Aston Villa, tetapi tidak berhasil meyakinkan kedua pihak agar pemain bersedia bergabung.
Di saat saga Balogun meredup, Everton tetap bergerak dengan aktivitas lain di bursa transfer. Pada hari terakhir jendela, mereka resmi menuntaskan perekrutan Jack Grealish dengan skema pinjaman semusim dari Manchester City.
Berita Terkait
Grealish sebelumnya menghabiskan musim 2025-26 bersama Everton dengan status pinjaman. Ia mencatat 20 penampilan sebelum kemudian mengalami cedera kaki yang mengakhiri musim pada bulan Januari.
Sebelum merapat ke Everton, Grealish memang dikaitkan dengan sejumlah klub. Termasuk yang disebut adalah Aston Villa, klub yang juga menjadi bagian dari masa kecilnya, tetapi ia memilih untuk kembali bekerja bersama David Moyes di Merseyside.
Grealish menyampaikan pandangannya terkait keputusan itu melalui pernyataan yang dikutip dalam laporan: “I think I’m at my best at everything in life, not just football, when I feel loved. That’s what the manager has given me, what my team-mates have given me and especially what the fans have given me,” dan “Every time I see an Everton fan, it’s just pure love and the way they’ve welcomed me since that first game against Leeds , I’ll never forget that.”
Grealish tercatat bergabung dengan City dari Villa dengan nilai £100m pada Agustus 2021. Pada periode sebelumnya bersama Everton, ia mencetak dua gol dan menyumbang enam assist dalam 20 penampilan, serta meraih Premier League Player of the Month untuk bulan Agustus.
Dalam fase kompetisi berikutnya, ia kembali dari cedera saat Manchester City menjalani Community Shield melawan Arsenal pada 16 Agustus. Ia juga tampil dalam laga perdana Manchester City pada Liga Premier 2026-27 saat tim asuhan Enzo Maresca mengalahkan Bournemouth 2-1.
Pergerakan lainnya di Everton pada deadline day Selain Grealish, Everton juga menyelesaikan rekrut Ainsley Maitland-Niles dari Lyon. Pemain berusia 29 tahun itu merupakan mantan penggawa Arsenal yang sudah mengoleksi lima caps untuk timnas Inggris dan dapat beroperasi sebagai bek sayap maupun gelandang.
Di sisi lain, Everton juga memastikan Nathan Patterson melakukan langkah permanen ke klub Serie A, Torino. Patterson berusia 24 tahun, bergabung dengan Everton dari Rangers pada Januari 2022, dan mengemas 68 penampilan di semua kompetisi selama masa bermainnya.
Dengan rangkaian hasil tersebut, bursa Everton pada deadline day menjadi gambaran kontras: peluang yang dibangun untuk Balogun runtuh setelah pemeriksaan medis dan perubahan keputusan pemain, sementara kebutuhan skuad diisi lewat kedatangan Grealish serta penambahan opsi lain melalui Maitland-Niles, sekaligus penataan ulang lewat kepergian Patterson.











