Olahraga

Man United Kenang PC Matthew Blades, “Proud Red” yang Tewas Kecelakaan

×

Man United Kenang PC Matthew Blades, “Proud Red” yang Tewas Kecelakaan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Man Utd pay tribute to 'proud Red' crash death officer

jurnalistik.co.id – Dua putra dari almarhum PC Matthew Blades akan memimpin Manchester United saat tim menjalani laga Premier League melawan Ipswich pada Minggu di Old Trafford. Kehadiran mereka menjadi bagian dari penghormatan klub terhadap “proud Red” yang meninggal dalam kecelakaan.

PC Matthew Blades dikenal sebagai sosok yang dekat dengan kegiatan di stadion. United bahkan menyebutnya sebagai “proud Red” dan memasukkan penghormatan untuknya dalam program pertandingan edisi laga Minggu tersebut.

Dalam momen itu, sang janda akan hadir bersama kedua anaknya di Old Trafford. Program pertandingan menjadi wadah yang digunakan klub untuk merangkum sosok Blades melalui kata-kata penghormatan yang disampaikan langsung oleh United.

“Matthew was a proud Red, a devoted family man and a police officer who dedicated his life to helping others,” demikian kutipan yang tercantum dalam tribute klub di program pertandingan. Kalimat tersebut menegaskan identitas Blades sebagai anggota keluarga yang berdedikasi sekaligus polisi yang mengabdikan hidupnya untuk membantu orang lain.

Blades dan koleganya, PC Tom Clough, meninggal dunia akibat tabrakan berhadap-hadapan. Insiden terjadi melibatkan mobil polisi mereka dan sebuah kendaraan yang melaju dari arah yang salah di A66, dekat Middlesbrough, pada awal 22 Agustus.

United menyatakan mereka mengetahui kabar kematian dua petugas tersebut “with great sadness”. Sementara itu, kendaraan lain yang terlibat kecelakaan turut merenggut nyawa lima orang. Total korban jiwa dari kendaraan tersebut mencapai lima orang.

Penghormatan juga tidak berhenti di lingkungan sepak bola tingkat utama. Pada Sabtu, dilakukan tepuk tangan satu menit untuk mengenang PC Blades dan PC Clough sebelum pertandingan Middlesbrough melawan West Brom di Riverside Stadium. Selain itu, foto kedua petugas ditampilkan di layar stadion.

Di tempat lain, sejumlah orang berkumpul untuk menyampaikan penghormatan serupa saat Seaton Carew FC bertanding melawan FC Hartlepool. PC Blades sendiri pernah berperan sebagai pelatih sepak bola junior di kedua klub tersebut, sehingga jejaknya juga terasa dalam komunitas lokal.

Sepekan menjelang laga, proses penyelidikan kecelakaan juga terus berjalan. Awal pekan ini, 17 orang ditangkap terkait penyelidikan insiden tersebut, sehingga total penangkapan mencapai 24 orang.

Dari sisi identitas korban di kendaraan lain, laporan menyebut sebuah Passat yang terlibat dalam kecelakaan itu menelan korban jiwa atas nama Michael Robert Cahill (23), Jacob Matusiak (23), Makai Saddington (18), Theo Rae (17), dan Cole Robert Worthy (17). Mereka juga dinyatakan meninggal dunia.

Bagi Manchester United, penghormatan pada Minggu menjadi pengingat yang kuat bahwa sebuah pertandingan liga membawa cerita kemanusiaan di baliknya. Melalui program pertandingan, penampilan dua putra sebagai mascots, dan kehadiran keluarga di Old Trafford, klub berusaha memastikan PC Matthew Blades tidak akan dilupakan.

United menempatkan penghormatan itu sebagai bagian dari alur pertandingan, tidak hanya sebatas menyampaikan belasungkawa singkat. Melalui program pertandingan, klub menghadirkan kutipan yang menggambarkan Blades sebagai sosok “proud Red”, sekaligus polisi yang mendedikasikan hidup untuk membantu sesama, sehingga identitasnya dibaca dan diingat oleh para penonton.

Di luar lapangan, memori terhadap dua petugas juga terlihat dari respons publik di komunitas sepak bola. Tepuk tangan satu menit dilakukan saat Middlesbrough menjamu West Brom, sementara foto Blades dan Clough ditampilkan di layar stadion. Pada waktu yang sama, komunitas lain di level klub non-liga juga ikut menggelar momen serupa ketika Seaton Carew FC menghadapi FC Hartlepool.

Proses penyelidikan pun terus bergerak seiring waktu. Dua pekan awal setelah insiden membuat penangkapan terus bertambah: awal pekan ini disebutkan 17 orang ditangkap, sehingga total mencapai 24 orang terkait penyelidikan. Sementara itu, laporan turut menyebut korban dari kendaraan lain—Michael Robert Cahill, Jacob Matusiak, Makai Saddington, Theo Rae, dan Cole Robert Worthy—untuk mengingat bahwa dampak kecelakaan tersebut tidak hanya menyentuh para petugas.