jurnalistik.co.id – Newcastle United mengumumkan kedatangan penyerang Matias Fernandez-Pardo dari Lille dengan nilai awal £51,4 juta. Pemain berusia 21 tahun itu tiba di Tyneside pada Senin malam untuk menjalani tes medis dan kemudian menandatangani kontrak jangka panjang.
Langkah ini menandai babak baru bagi Fernandez-Pardo setelah pembicaraan bersama pelatih kepala Newcastle, Matthias Jaissle. Setelah proses awal selesai, pemain asal Belgia itu menyampaikan kebanggaannya atas kesempatan yang ia terima di klub sebesar Newcastle.
“very proud to be at such a big club,” ujar Fernandez-Pardo setelah diskusi dengan Jaissle. Ia menambahkan bahwa ketertarikan dan rencana karier yang dipaparkan membuatnya merasa langkah tersebut masuk akal sejak awal.
“He really showed how much he wanted me to be here,” kata Fernandez-Pardo. “In terms of my own career progression, it made complete sense to come so I didn’t hesitate at all.”
Dalam penjelasan lanjut, Fernandez-Pardo menyebut ia mengenal lingkungan klub dan atmosfer stadion. “I know the club, I know about the stadium, I know it’s a fantastic atmosphere. I’ve followed the team.”
Pemain itu juga menegaskan motivasinya untuk terus berkembang. “I’m still young, I’m still hungry, and that’s why I’m here, and I want to make that progress with Newcastle . I can’t wait to start the wonderful adventure here.”
Proses kepindahan dari Lille
Di sisi Lille, Fernandez-Pardo tidak masuk skuad untuk laga 2-2 melawan Paris St-Germain pekan lalu. Ia lalu diminta untuk berlatih terpisah dari tim utama sampai masa depannya terselesaikan.
Situasi tersebut juga menjadi konteks mengapa kepindahannya akhirnya bisa segera diproses menuju Newcastle. Newcastle menempatkan penyerang ini sebagai opsi yang sejalan dengan rentang usia pemain yang tengah mereka incar.
Berita Terkait
Angka yang menunjukkan kontribusi di depan gawang
Selain faktor usia, Newcastle menilai profil permainan Fernandez-Pardo dari performanya pada musim sebelumnya di lima liga besar Eropa. Di antara pemain berusia 21 tahun ke bawah, ia tercatat berada di peringkat kedua untuk big chances (21), kelima untuk touches di opposition box (184), serta meraih 30 shots on target.
Fernandez-Pardo juga masuk kategori produktivitas yang lebih luas melalui gabungan gol dan assist. Ia menempati urutan ketujuh untuk goals and assists combined (13), menunjukkan kontribusi yang tidak hanya berhenti pada penyelesaian akhir, tetapi juga peran dalam membangun peluang.
Faktor lain yang membuatnya menarik adalah kemampuan bermain di sejumlah posisi di lini depan. Dengan variasi peran tersebut, Jaissle melihat ada ruang untuk menyesuaikan pemain dalam berbagai skema permainan.
Pujian Jaissle dan harapan untuk suporter
Jaissle menyampaikan penilaian bahwa Fernandez-Pardo memiliki karakter teknis dan daya ledak yang dibutuhkan untuk kompetisi papan atas. “Matias is a highly technical player with explosiveness in his game,” kata Jaissle.
Pelatih asal Jerman tersebut juga menyoroti aspek kontribusi serangan yang bisa datang dari berbagai sisi. “He can score and assist, he has courage, and he has the ability to take players on.”
Jaissle yakin para pendukung akan menikmati permainan Fernandez-Pardo di Newcastle. “We’re sure our supporters will enjoy watching him play.” Ia menambahkan bahwa pemain ini sudah pernah menunjukkan kemampuannya di panggung besar bersama Lille, sehingga Newcastle akan mendampingi perkembangannya secara berkelanjutan.
“He has already shown in Lille that he can perform on the big stage, and we will work closely with him to keep developing his game further. “We are excited to see him in a Newcastle United shirt.”
Kepindahan ini juga diposisikan sebagai kelanjutan ketertarikan Newcastle pada Fernandez-Pardo. Disebutkan bahwa upaya merekrutnya sudah menjadi target lama klub, bahkan sejak masa kepemimpinan Eddie Howe di bangku pelatih.












