Olahraga

Philippe Coutinho Resmi Gabung Neymar di Santos FC, Kontrak hingga Akhir Musim

×

Philippe Coutinho Resmi Gabung Neymar di Santos FC, Kontrak hingga Akhir Musim

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Philippe Coutinho joins Neymar at Santos FC until the end of the season

jurnalistik.co.id – Philippe Coutinho resmi bergabung dengan Santos FC untuk bermain hingga akhir musim, menyusul Neymar yang lebih dulu kembali ke klub tersebut.

Gelandang berusia 34 tahun ini datang sebagai rekan dekat sekaligus rekan setim Timnas Brasil bersama Neymar. Kepindahan ini menegaskan momen langka bagi dua sahabat yang sebelumnya kerap berada dalam lingkup yang sama bersama negara.

Coutinho sebelumnya tidak memiliki klub setelah meninggalkan Vasco da Gama pada Februari. Ia sempat kembali ke tim masa kecilnya pada 2024, namun proses tersebut tidak berlangsung lama; ia pergi setelah tampil dalam 81 pertandingan dan menyebut alasannya, “tired mentally”.

Santos menyambut Coutinho melalui unggahan di media sosial. Klub memposting foto lama Coutinho dan Neymar saat masih remaja, lalu menampilkan versi baru mereka yang melakukan pose serupa di gym, sebagai penanda hubungan keduanya yang sudah terjalin sejak lama.

Selain foto, Santos juga mengunggah video saat Coutinho masuk ke ruang ganti. Dalam video itu, ia menerima pelukan dari Neymar dan mengucapkan, “if it’s a dream, I don’t want to wake up”.

Neymar sendiri kembali ke Santos pada Januari tahun lalu. Dengan kedatangan Coutinho, ini menjadi pertemuan pertama keduanya saat bermain di level klub dalam satu tim yang sama.

Perjalanan karier Coutinho dimulai dari Vasco sebelum pindah ke Inter Milan. Pada 2013, ia melanjutkan langkah ke Liverpool, di mana ia mencatat 54 gol dalam 201 pertandingan, sebelum kemudian bergabung dengan Barcelona pada 2018 dengan biaya transfer ÂŁ142m.

Setelah masa di Barcelona, Coutinho menjalani beberapa periode bersama Bayern Munich, Aston Villa, dan Al-Duhail. Dari rangkaian tersebut, ia akhirnya kembali ke Vasco da Gama pada periode berikutnya sebelum akhirnya meninggalkan klub pada Februari.

Dengan statusnya yang kini terikat hingga akhir musim bersama Neymar di Santos FC, Coutinho kembali membawa pengalaman dari berbagai liga besar ke kompetisi yang dijalaninya bersama klub masa kecil.

Keputusan Coutinho untuk bergabung dengan Santos hingga akhir musim membuat rangkaian ceritanya kembali berpusat pada hubungan yang sudah lama terjalin dengan Neymar. Bukan sekadar transfer biasa, perpindahan ini menjadi kelanjutan dari kedekatan mereka yang selama ini sering muncul dalam momen tim nasional.

Proses kepindahan Coutinho juga memiliki konteks yang jelas. Setelah meninggalkan Vasco da Gama pada Februari dan sempat tidak memiliki klub, ia kembali ke tim masa kecilnya pada 2024. Namun, keterlibatan itu tidak berlanjut lama, karena ia kemudian pergi setelah menjalani 81 pertandingan dan menyebut kondisi mentalnya, “tired mentally”.

Dari sisi dokumentasi, Santos berusaha menegaskan makna pertemuan ini melalui unggahan media sosial. Klub menampilkan foto lama Coutinho dan Neymar saat masih remaja, lalu memperlihatkan versi terbaru mereka dengan pose yang serupa di gym. Pemilihan gaya foto yang berulang itu menekankan pesan kontinuitas hubungan keduanya.

Selain gambar, video ketika Coutinho tiba di ruang ganti ikut memperlihatkan nuansa emosional dari momen tersebut. Di sana, ia menerima pelukan Neymar dan menyampaikan kalimat, “if it’s a dream, I don’t want to wake up”. Ungkapan itu menggambarkan bagaimana pertemuan mereka dipandang seperti sesuatu yang sangat istimewa di level klub.

Pengalaman Coutinho dari berbagai liga besar juga menjadi nilai tambah yang dibawa ke skuad Santos. Kariernya melewati Vasco, Inter Milan, Liverpool, Barcelona, lalu periode bersama Bayern Munich, Aston Villa, dan Al-Duhail, sebelum akhirnya kembali ke Vasco da Gama lagi. Kini, dengan statusnya hingga akhir musim dan bermain bersama Neymar di Santos FC, ia kembali membawa jejak perjalanan panjang tersebut ke kompetisi bersama klub masa kecilnya.