jurnalistik.co.id – Setiap selesai satu putaran pertandingan Premier League musim ini, pundit BBC Football, Troy Deeney, merilis tim dan manajer pilihan mingguannya. Untuk pekan ini, ia menempatkan sejumlah nama kunci dari beberapa klub yang tampil menonjol di lapangan.
Deeney juga mengundang audiens untuk menilai pilihannya. Pertanyaannya sederhana: apakah Anda setuju dengan komposisi tim minggu ini dan siapa yang layak masuk versi “Team of the Week” Anda sendiri?
Kiper dan lini belakang
Di posisi penjaga gawang, Deeney memilih David Raya (Arsenal). Ia menyoroti “Huge saves, again”, dengan alasan Raya terus menghadirkan momen-momen besar ketika dibutuhkan tim.
Lalu, Arsenal kembali muncul lewat Ezri Konsa. Deeney menilai Konsa memberikan performa yang “Solid performance” dan menekankan satu adegan penting: ia “just makes that massive tackle on Morgan Rogers”. Baginya, Konsa terasa seperti bagian yang sudah “tak bisa hidup tanpanya” dalam skema yang sedang dibangun.
Masih dari sisi pertahanan, Deeney memasukkan Ronald Araujo (Liverpool). Ia mengakui sempat memberi kritik terkait cara Araujo bertindak saat di Barcelona, namun kini ia mengubah nada penilaian: “he’s been really good for Liverpool and played at right-back in that situation.”
Di bawah ini, Deeney menempatkan Tyrick Mitchell (Crystal Palace) sebagai opsi yang paling mudah dijustifikasi dari sisi kontribusi langsung. Ia menulis “Two goals from left-back” dan menyimpulkan Mitchell pantas masuk tim minggu ini, bahkan ketika ia “came off as well”.
Gelandang serang dan ujung tombak
Untuk lini berikutnya, Harvey Barnes (Newcastle) mendapat tempat. Deeney menyebut Barnes “Gets a goal” dan memuji cara penyelesaiannya: “Good finish into that far corner as well.” Ia menambahkan bahwa Barnes tampil sangat baik, tetapi nama seperti Anthony Elanga dan yang lain justru lebih sering jadi sorotan—meski menurutnya Barnes tetap “has been fantastic”.
Arsenal juga diwakili oleh Martin Odegaard (Arsenal). Deeney merangkum peran Odegaard dengan tiga kata yang tegas: “Captain, leader and a massive winner.” Ia juga menyinggung momen yang terasa dilematis, “how did they talk about getting rid of Odegaard? It’s scary.”
Berita Terkait
Di Liverpool, Cody Gakpo masuk karena dampaknya dari lini tengah. Deeney menilai Gakpo menghadirkan “Two goals created from midfield.” Ia menggambarkan dinamika permainannya dengan kalimat naratif, “Imagine thinking you’re playing for Spurs and then for Man City, and then somehow you have to stay in Liverpool and compose yourself, and still perform.”
Nama lain datang dari dua klub berbeda namun dengan penilaian yang mirip. Deeney menempatkan Cesar Palacios (Fulham) dan Vitaly Janelt (Brentford). Ia menyebut keduanya “Both very similar: solid and get the job done.” Menurutnya, keduanya tidak selalu mencuri perhatian di pertandingan kecuali mereka mencetak gol, tetapi bagi penonton yang benar-benar memahami permainan, keduanya punya peran penting yang terasa.
Alexander Isak dan kabar tentang performa yang diperdebatkan
Bagian yang paling disorot dalam pilihan Deeney adalah Alexander Isak (Liverpool). Ia berangkat dari narasi yang berulang tentang penyerang tersebut: “The guy they keep telling you isn’t good.” Deeney mengingat kritik yang dulu dilontarkan, termasuk klaim bahwa Isak “last year” tidak tampil bagus meski ia sempat mengalami dua cedera, salah satunya “a broken leg”.
Untuk musim ini, Deeney menyampaikan pandangannya dari situasi yang lebih spesifik. Ia menyebut bahwa musim ini Isak “doesn’t score in one game against Newcastle” namun ia menolak kesimpulan yang mereduksi penilaian, “oh, he’s not good enough, he’s bottled it”.
Di sisi lain, Deeney mengingatkan bahwa ada penilaian awal yang pernah diberikan kepada Isak: “Just remember, someone tipped him for the Golden Boot.” Dengan demikian, baginya perdebatan tentang kualitas Isak tidak bisa hanya ditarik dari satu pertandingan.
Striker pilihan dan manajer minggu ini
Selain Isak, Deeney menyebut Kai Havertz (Arsenal) sebagai pilihan utamanya di posisi penyerang. Ia menegaskan, “The best striker for Arsenal, hands down.” Ia juga menyinggung pembicaraan yang beredar soal striker lain, “They keep telling us that Gyokeres will come good, but Havertz is their best striker.”
Untuk mendukung penilaiannya, Deeney menekankan konsistensi: “He proves it week in, week out.” Ia juga menyebut Havertz sebagai pemain yang paling berpengaruh di tim dari sisi finishing: “he’s the best footballer they’ve got, and also their best finisher.”
Terakhir, manajer minggu ini jatuh kepada David Moyes (Everton). Deeney menggambarkan kondisi tim secara singkat namun spesifik: “Bad transfer window, loses his attacking options and still delivers a result.” Bagi Deeney, itu cukup untuk membuat Moyes pantas mendapat pengakuan sebagai manajer pilihan pekan ini.
Apakah Anda sependapat dengan komposisi Deeney: David Raya, Ezri Konsa, Ronald Araujo, Tyrick Mitchell, Harvey Barnes, hingga Alexander Isak, bersama opsi-opsi lain yang ia masukkan? Dan jika Anda yang menyusun tim minggu ini, siapa yang akan Anda pilih untuk “Team of the Week” versi Anda?












