jurnalistik.co.id – Arsenal menundukkan Chelsea 2-1 lewat pertandingan yang berbalik arah, di mana Kai Havertz dan Martin Odegaard menjadi figur penentu.
Chelsea lebih dulu unggul pada menit-menit awal. Rogers mencetak gol untuk membawa tim tamu memimpin pada menit kedua.
Arsenal merespons sebelum turun minum. Havertz menyamakan kedudukan sebelum jeda, sehingga laga memasuki fase berikutnya dengan tensi yang kian tinggi.
Di babak kedua, Odegaard tampil menentukan. Ia mencetak gol kemenangan pada menit ke-50 dan memastikan Arsenal meraih tiga poin penuh di London.
Start impresif musim ini
Dengan hasil tersebut, Arsenal mengoleksi maksimum sembilan poin dari tiga pertandingan pertama. Mereka hanya kebobolan sekali, dan bintang-bintang mulai menampilkan kualitasnya saat ujian besar hadir.
Sebelum melawan Chelsea, Arsenal juga telah meraih kemenangan atas Coventry City dan Aston Villa. Pencapaian itu membuat tim asuhan Mikel Arteta sejajar dengan Manchester City sebagai dua klub yang memulai musim dengan torehan sempurna dari tiga laga.
Odegaard sendiri menegaskan bahwa tim tak ingin larut dalam euforia meski hasilnya menggembirakan. Menurutnya, pendekatan yang konsisten menjadi kunci saat menghadapi lawan-lawan kuat.
“Our mentality is to keep fighting. We have shown that many times,” kata Odegaard. Ia melanjutkan, “We never want to concede early, but the reaction is top. We got our reward in the end and the response was brilliant. We showed our quality with and without the ball and the result reflects that.”
Dalam performa kompetitif musim ini, Odegaard sudah membukukan tiga gol dalam empat penampilan di semua ajang. Pada musim lalu, ia hanya mencetak sekali gol dalam 36 penampilan, sehingga lonjakan kontribusinya terasa menonjol.
“It was a big game, massive game, tough opponent, and we got there in the end, so brilliant,” ujar Odegaard setelah laga.
Kualitas Odegaard mendapat sorotan
Ashley Young, yang menyoroti jalannya laga, menyebut bahwa kondisi Odegaard akan menjadi faktor penting bagi Arsenal sepanjang musim. “He’s just a joy to watch,” kata Young.
Ia menambahkan bahwa Odegaard membuat permainan mengalir lebih hidup. “He’s exciting when he gets on the ball, he’s allowing other players to get on the ball.” Young juga menekankan hubungan di sisi kanan: “The connection down the right side between him, Bukayo Saka and Havertz – it’s just good to see when you’ve got players that know each other and build relationships in that way.”
Berita Terkait
Young turut menilai peran Riccardo Calafiori, yang menurutnya efektif dalam skema tim. “Riccardo Calafiori has been brilliant from last season. He seems to me like he’s the one that’s got a free role in the team.”
Lebih jauh, Young mengaitkan gol penentu kemenangan dengan momen spesifik yang ia anggap cerdas. “It was his run, and he played it precisely, for the winning goal. He goes quickly, takes people out of the way. It’s just clever. Arsenal deserved all three points.”
Havertz menilai Odegaard kembali ke performa terbaik
Havertz juga memberikan pujian langsung kepada Odegaard. Ia menyebut kaptennya kembali ke level terbaiknya. “He’s an unbelievable player – we have seen that over the last years,” ujar Havertz.
Ia menambahkan keyakinannya untuk sisa musim: “He’s going to help us a lot this season.”
Dalam konteks komposisi tim, Arsenal memang datang dengan ekspektasi tinggi. Mereka mengeluarkan close to £200m untuk mendatangkan pemain baru selama bursa transfer musim panas, meski gagal mendaratkan striker elite yang mereka incar.
Julian Alvarez sempat menjadi buruan, tetapi tetap bersama Atletico Madrid. Arsenal juga mengincar Morgan Rogers, Bradley Barcola, dan Vinicius Jr, namun Rogers memilih pindah ke Chelsea, Barcola berlabuh ke Liverpool, sedangkan Vinicius Jr bertahan di Real Madrid.
Arsenal disebut berpeluang menjauh
Kemenangan atas Chelsea memperkuat posisi Arsenal dalam perebutan titel, setidaknya dari sisi awal musim. Chris Sutton menilai Arsenal tetap selangkah di depan, meski rival-rival mereka menggelontorkan dana besar.
“They’re such a powerhouse,” ujar Sutton. Ia menambahkan, “Chelsea are a good team, but Arsenal always find a way to win. Can you stop Arsenal ? I don’t think they [other Premier League teams] can.”
Secara rekor, Arsenal telah memenangkan tiga laga pembuka kampanye kasta tertinggi sambil hanya kebobolan lebih sedikit dari dua gol (1), untuk ketiga kalinya setelah musim 1924-25 ketika mereka finis ke-20, serta 2003-04 ketika mereka menjalani musim tanpa kekalahan.
Mereka juga sedang melanjutkan tren positif dengan delapan kemenangan beruntun di liga sejak musim lalu. Setelah mengalahkan Chelsea, agenda berikutnya Arsenal adalah bertandang ke Sunderland pada hari Sabtu.
Sebelum itu, Arsenal memulai perjalanan Liga Champions di Napoli pada Rabu. Havertz mengatakan timnya akan berangkat ke Italia dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan mantan klubnya.
“Chelsea have an amazing squad, but so do we,” kata Havertz. Ia mengingat bahwa laga akan berjalan sulit karena Chelsea mencetak gol lebih dulu, namun Arsenal mengubah jalannya pertandingan. “We knew it was going to be tough. They scored early, so it’s not easy for us, but we believed in ourselves and changed the game around.”












