jurnalistik.co.id – Rory McIlroy, juara bertahan Irish Open, yakin pekan turnamennya di Doonbeg akan terasa berbeda. Keyakinan itu muncul karena Presiden AS Donald Trump dijadwalkan datang dan menonton pada fase akhir kompetisi.
McIlroy menilai situasi tersebut akan mengubah nuansa acara, meski fokus utamanya tetap sama: bertarung memperebutkan gelar. Menurutnya, kunjungan Trump berpotensi memberi warna baru di lapangan dan dari sisi penyelenggaraan selama turnamen berlangsung.
Trump diharapkan hadir akhir pekan ini di resort miliknya di Doonbeg, County Clare, sebagai bagian dari kunjungan dua hari ke Irlandia. McIlroy juga mengingat bahwa ia pernah bermain golf dengan Trump sebelumnya, sehingga ia merasa tahu bagaimana ketertarikan Presiden AS terhadap olahraga tersebut.
McIlroy menyebut Trump sebagai sosok yang sangat mengikuti dunia golf. Ia menggarisbawahi bahwa resort milik Trump telah menjadi tuan rumah berbagai ajang seperti PGA Tour, European Tour, dan LIV.
“Dia penggemar besar golf, pendukung yang luar biasa,” ujar McIlroy. Ia menambahkan, properti Trump di Doonbeg memiliki karakter tersendiri dan merupakan tempat yang baru pertama kali ia mainkan.
Terkait kondisi lapangan, McIlroy mengatakan itu bukan tipe links yang benar-benar klasik, melainkan versi yang lebih “ter-Amerikakan” dari links. Kendati demikian, ia tetap menilai lapangan tersebut merupakan arena yang kuat dan layak menjadi ujian bagi para peserta sepanjang pekan.
McIlroy juga menegaskan bahwa, di balik perbedaan suasana yang dibawa kunjungan Trump, Irish Open tetaplah kompetisi golf. Ia mengatakan tim penyelenggara dan para pemain mau tidak mau harus menjaga konsentrasi, lalu menjalankan rencana permainan dengan kepala tetap dingin.
Selama kunjungan yang telah direncanakan tersebut, Trump akan bertemu Presiden Irlandia Catherine Connolly dan melakukan pertemuan bilateral dengan Taoiseach Micheal Martin. Pada Minggu malam, ia juga berpotensi menyerahkan trofi kepada pemenang Irish Open, di tengah peningkatan langkah keamanan di area resort yang dibeli Trump pada 2014.
Untuk aspek penonton, McIlroy memperkirakan pada hari-hari ketika Trump berada di lokasi, jumlah kerumunan akan dibatasi. Ia menyebut ada tantangan logistik yang menyertainya, namun pada saat yang sama ia menilai keputusan untuk datang menonton adalah hal yang wajar bila Trump memang ingin melihat turnamen.
Berita Terkait
“Kami di sini untuk bermain turnamen, dan itu lapangan bagus,” kata McIlroy, sebelum menambahkan bahwa jika seseorang ingin menyaksikan Irish Open, tidak ada alasan untuk menolak. Ia juga merangkum bahwa perubahan tata kelola akhir pekan akan menuntut penyesuaian, tetapi pertandingan tetap berjalan sesuai tujuan olahraga.
McIlroy memimpin persaingan sebagai juara bertahan dalam lapangan yang diisi nama-nama besar. Turnamen ini juga menampilkan pemain LIV, termasuk Jon Rahm, Tyrrell Hatton, dan Tom McKibbin.
Di sisi lain, Rahm masih menahan diri soal rencana ke depan. Ia menyatakan tidak terlalu gelisah menghadapi “turbulence” yang terjadi di luar lapangan, sekaligus menilai situasi tersebut menyita ruang pikiran para pemain.
McIlroy, yang juga menjadi sorotan karena posisinya sebagai peraih enam gelar mayor, menyoroti ketidakpastian yang dibawa dinamika LIV. Ia mengutip Rahm bahwa kondisi itu terasa sulit, bukan sekadar urusan jadwal, melainkan juga soal pertarungan uang, kontrak, serta tempat bermain beberapa tahun ke depan.
Rahm menyebut ketidakpastian itu muncul sebagai bagian dari turbulensi yang terus bergulir, dan menurutnya akan lebih baik bila para pemain punya kejelasan mengenai kelanjutan kompetisi. Dalam penilaian McIlroy, ia justru merasa lega karena tidak berada di pusaran urusan tersebut.
Selain membahas situasi global kompetisi, McIlroy juga mengejar target pribadi. Ia berharap bisa menyamai catatan legenda Eropa seperti Seve Ballesteros, Bernhard Langer, Nick Faldo, dan Colin Montgomerie dengan tiga kemenangan Irish Open, setelah meraih gelar keduanya pada K Club tahun lalu.
Ia menambahkan bahwa pada 2024, McIlroy pernah menjadi runner-up setelah kalah dari Rasmus Hojgaard di Royal County Down. Dengan berbagai pengalaman itu, ia menilai dirinya kini lebih tenang saat tampil di hadapan dukungan lokal.
McIlroy menyebut ada periode beberapa tahun sebelumnya ketika ia tidak sepenuhnya bangga dengan cara ia bermain di Irish Open. Ia mengatakan saat itu ia kesulitan mengelola beban, tekanan, dan kewajiban tertentu, tetapi belakangan ia merasa lebih santai.
Di tahun yang sama dengan capaian-capaian besarnya, termasuk kemenangan Masters lain yang ia sebut sebagai bagian dari “tahun yang telah dijalani,” McIlroy tetap merasakan tekanan dalam golf. Namun, ia menilai pulang dan tampil di tengah dukungan home crowd seharusnya tidak menjadi sumber tekanan tambahan.
Untuk jadwal, McIlroy akan memulai upaya mempertahankan gelar pada Kamis pukul 13:35 BST. Ia akan bermain dalam satu grup bersama Brooks Koepka dan Robert MacIntyre, rekan satu tim di Ryder Cup untuk Eropa.












