Olahraga

Tamim cetak abad, Bangladesh kuasai hari kedua di Darwin vs Australia

×

Tamim cetak abad, Bangladesh kuasai hari kedua di Darwin vs Australia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Australia v Bangladesh: Tanzid Hasan Tamim hits century as tourists continue to dominate

jurnalistik.co.id – Tanzid Hasan Tamim mencetak sejarah baru bagi Bangladesh dengan golnya ke angka 100 di Australia pada hari kedua laga Test pertama di Darwin. Pengunjung terus menekan setelah menutup inning keduanya di posisi 351-6, unggul 153 angka.

Tamim menjadi pemain Bangladesh pertama yang mampu meraih century pada ajang Test di Australia. Itu tercipta saat ia sedang menjalani pertandingan Test keduanya, setelah sebelumnya membuat debut pada bulan Mei melawan Pakistan.

Secara agresif, Tamim mengayunkan 101 run dari 197 bola untuk memimpin jalannya inning hingga Bangladesh berhak menambah keunggulan. Ia juga menegaskan bahwa momen tersebut terasa sangat spesial baginya.

“I can’t describe it in words, but it was very special for me,” kata Tamim. Ia menambahkan, “I love to play in these conditions, the pitch is getting better and better.”

Pada hari kedua, Bangladesh memulai sesi dengan 96-1, setelah Tamim memulai dari 32. Narasi laga ikut berubah sejak hari pertama, ketika tuan rumah memenangkan undian dan Australia akhirnya dipulangkan pada 198.

Usai jeda makan siang, pasangan Tamim dan Mominul Haque menjadi tumpuan penting untuk menjaga laju. Keduanya menorehkan tambahan 102 untuk kemitraan wicket kedua, sebelum Mominul Haque akhirnya dihentikan Josh Hazlewood untuk 49 run.

Setelah Mominul keluar, momentum tetap berada di tangan Bangladesh. Tamim melanjutkan kontribusinya bersama kapten Najmul Hossain Shanto, saat Australia kesulitan menemukan ritme di bawah kondisi panas yang menekan di Marrara Oval.

Di tengah suasana terik yang membuat permainan berjalan berat, Tamim terus mengelola serangan dan pertahanan. Di fase ini, inning Tamim mencatat nilai 93 run sebelum akhirnya mengakhiri perjalanannya pada sesi sore.

Tamim harus berhenti ketika ia melakukan pukulan drive ke arah Mitchell Starc di long-off, menyusul lemparan Nathan Lyon. Saat itulah innings Bangladesh berada dalam kendali kuat, dan tuan rumah pun berusaha memulihkan keadaan.

Selepas minum teh, Australia merespons dengan mengemas tiga wicket cepat melalui bola baru. Namun, ketahanan Bangladesh tetap terjaga lewat duet Mehidy Hasan Miraz dan Hasan Mahmud yang menutup hari kedua dengan tambahan tak terhentikan 43 run sebelum bel penutupan.

Dengan hasil tersebut, Bangladesh menutup hari kedua di 351-6 dan memiliki keunggulan 153 angka. Posisi ini membuat pengunjung berpeluang memperbesar dominasi mereka jika mampu mempertahankan tekanan di sesi-sesi berikutnya.

Catatan historis juga turut menonjol menjelang fase lanjutan. Australia belum pernah kalah dalam Test kandang melawan Bangladesh, hanya sekali menelan kekalahan dari “Tigers” dalam enam pertandingan sebelumnya, tepatnya saat laga di Mirpur pada 2017.

Test pertama di Darwin menjadi pembuka rangkaian yang lebih panjang, karena pertandingan ini merupakan bagian dari seri dua Test. Setelah hari kedua yang sangat menentukan, kedua tim kini menyiapkan langkah mereka untuk memperebutkan kendali pada hari-hari berikutnya.

Gol milestone itu menempatkan Tamim dalam catatan penting pertandingan ini. Setelah menjadi pembuka perjalanan Bangladesh di Australia sejak debutnya pada Mei melawan Pakistan, ia kini melanjutkan peran sentralnya ketika laga memasuki hari kedua di Darwin, di tengah upaya kedua tim saling mengukur tekanan.

Rangkaian serangan Bangladesh juga terlihat dari cara mereka memanfaatkan momen ketika ritme pertandingan mulai berubah. Menjelang jeda dan seusai makan siang, fokus pada pengelolaan serangan membuat pengunjung tetap berada di jalur menambah angka, meski tuan rumah terus mencari celah.

Menariknya, ketika Australia sempat memberi respons dengan bola baru dan memetik tiga wicket secara cepat, Bangladesh tidak langsung kehilangan kendali. Duet Mehidy Hasan Miraz dan Hasan Mahmud mampu meredam laju tuan rumah dengan menutup hari kedua menggunakan tambahan tak terhentikan 43 run sebelum bel penutupan.

Dengan posisi 351-6 dan keunggulan 153 angka, hari berikutnya menjadi kesempatan bagi Bangladesh untuk mengubah keunggulan itu menjadi kontrol yang lebih panjang di sesi-sesi lanjutan. Narasi yang sudah terbentuk sejak hari pertama—termasuk Australia yang sempat dipulangkan pada 198—kini berlanjut dengan tekanan yang tetap dipikul oleh tim tamu.