Olahraga

Pengajuan Olimpiade Utara: Olympian dan Paralympian Inggris kini serta mantan dukung tawaran tuan rumah Olimpiade di Inggris Utara

×

Pengajuan Olimpiade Utara: Olympian dan Paralympian Inggris kini serta mantan dukung tawaran tuan rumah Olimpiade di Inggris Utara

Sebarkan artikel ini
Olympic and Paralympic stars back Northern Games bid
Ilustrasi: Northern Olympic bid: Current and ex-British Olympians and Paralympians back Games bid

jurnalistik.co.id – Sejumlah Olympian dan Paralympian Inggris, baik yang masih aktif maupun mantan atlet, menyatakan dukungan terhadap usulan pencalonan Olimpiade/Paralimpiade untuk wilayah utara Inggris. Mereka menilai tawaran itu memiliki daya tarik dan potensi yang kuat untuk menjadi ajang berkelas. Dalam pernyataan bersama, pesepeda asal Inggris, Dame Laura Kenny, Sir Jason Kenny, Dame Sarah Storey, dan Tom Pidcock, menegaskan komitmen mereka melalui kalimat “to express our strong and united support”. Dukungan itu disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat wacana tuan rumah di kawasan utara. Kelompok yang menyuarakan dukungan tersebut juga mencakup atlet olahraga lain, termasuk Laura Weightman dan Marc Scott. Dari kubu Paralympiade, ada nama-nama seperti Susie Rodgers, Krysten Coombs, Rob Davies, dan Poppy Maskill, yang ikut menyatakan keyakinan bahwa wilayah tersebut “has the ability to host a box-office Games”. Para atlet dan tokoh olahraga menyebut sejumlah fasilitas di utara Inggris sebagai landasan kekuatan tawaran. Mereka menggarisbawahi “world-class venues” serta mendorong keyakinan bahwa kawasan itu bisa membangun warisan dari perhelatan London 2012. Pernyataan mereka juga menyinggung model penyelenggaraan multi-kota yang diyakini bisa membuat gelaran terdistribusi menjadi lebih realistis. Dalam teks pernyataan, mereka menulis bahwa “The International Olympic Committee and International Paralympic Association's multi-city model makes a distributed Games more viable than ever before”. Selain menilai aspek kelayakan, mereka juga menekankan gagasan bahwa penyelenggaraan “Great North” adalah sebuah ajang tingkat nasional. Mereka menyebutnya “A 'Great North' Games would be a national Games” dan menambahkan bahwa “It would bring the country together in common purpose”. Para penandatangan juga mengaitkan tawaran tersebut dengan cara ajang olahraga dapat menampilkan identitas dan kemampuan Inggris secara lebih luas. Mereka menyatakan niat untuk “showcase the very best of Great Britain” serta menyampaikan keyakinan mengenai dampak jangka panjang. Menurut mereka, rencana penyelenggaraan pada 2040 di utara Inggris dipandang sebagai momentum yang mendorong harapan baru. Dalam pernyataan itu tertulis bahwa “We believe that hosting a Games in the North of England in 2040 would be a moment of renewal and confidence for the entire United Kingdom”. Mereka menambahkan, “We are proud to add our voices to this vision and to support a Northern Games that would inspire generations to come”. Kalimat-kalimat tersebut memperlihatkan penekanan pada aspek inspirasi antargenerasi, bukan hanya penyelenggaraan kompetisi. Tokoh olahraga lain yang turut menandatangani termasuk Beth Tweddle, mantan pesenam. Selain itu, ada juga nama Sir Brendan Foster, Steve Cram, dan Allison Curbishley yang disebut sebagai bagian dari pihak penandatangan lainnya dalam pernyataan dukungan tersebut. Usulan tuan rumah itu, pada tahap berikutnya, juga sedang diproses melalui kajian resmi pemerintah. Disebutkan bahwa bulan lalu, para menteri meminta UK Sport melakukan “initial strategic assessment” untuk menilai apakah wilayah tersebut bisa menjadi tuan rumah pada era 2040-an. UK Sport, sebagai lembaga pendanaan, disebut menilai potensi biaya penyelenggaraan untuk pertama kalinya sejak London 2012. Penilaian juga mencakup pertimbangan manfaat sosial-ekonomi serta peluang keberhasilan dari sebuah pencalonan. Dalam konteks itu, para atlet dan pendukung menyatakan bahwa wilayah utara dapat menjadi platform untuk menunjukkan kapasitas penyelenggaraan. Mereka mengaitkannya dengan warisan London 2012, sekaligus membangun narasi bahwa ajang terdistribusi dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan dinamika wilayah. Ada pula pernyataan dari pihak pimpinan daerah yang mendukung gagasan pencalonan tersebut. North East Mayor Kim McGuinness menyatakan bahwa dukungan atlet yang telah mewakili Inggris di panggung terbesar “is hugely significant”. Ia menekankan bahwa para atlet memahami pengaruh Olimpiade dan Paralimpiade terhadap kehidupan masyarakat. Kim McGuinness mengatakan, “They understand better than anyone the power of the Olympic and Paralympic Games to inspire, unite and transform lives”. Menurutnya, “A Great North Olympics would be a global showcase” yang ditopang oleh kebanggaan serta partisipasi komunitas-komunitas di utara. Ia menambahkan bahwa ajang itu diharapkan meninggalkan warisan berupa “prosperity, unity and renewal”. Kim McGuinness juga menyebut bahwa gerakan dukungan yang terus tumbuh menunjukkan kekuatan perhatian masyarakat terhadap ide tersebut. Ia menyatakan, “This growing movement of support shows the strength of feeling behind the idea and the opportunity it presents for the whole country”. Dalam penutup keterangannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada setiap atlet yang menaruh nama pada visi tersebut. Ia menyebut, “We're grateful to every athlete who has added their name to this vision and look forward to working together as we take the next steps.” Di sisi lain, rencana pemerintah yang diduga mengecualikan ibu kota mendapat kritik dari pihak mayor London. London Mayor Sir Sadiq Khan mengkritik rencana itu dengan mengatakan pengecualian London merupakan “a missed opportunity”. Dengan adanya dukungan dari kalangan atlet serta bergulirnya kajian awal oleh UK Sport, diskusi mengenai kemungkinan tuan rumah di utara Inggris kini memiliki dasar yang lebih kuat untuk ditelaah. Proses penilaian itu diharapkan menjawab aspek biaya, manfaat sosial-ekonomi, dan peluang keberhasilan pencalonan di masa mendatang.