jurnalistik.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo menggelar kegiatan bakti kesehatan donor darah pada Jumat (18/9/2026). Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian Polantas kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”. Melalui tema ini, pihak Ditlantas menegaskan komitmennya untuk mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi.
Pelaksanaan donor darah diikuti oleh Pejabat Utama Polda Gorontalo, personel Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo, serta peserta dari Satker Polda Gorontalo yang berpartisipasi secara sukarela. Keterlibatan lintas unsur tersebut dimaksudkan agar manfaat kegiatan benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.
Sebelum proses donor berlangsung, seluruh peserta lebih dulu menjalani pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin, disertai pemeriksaan kondisi kesehatan lainnya untuk memastikan kelayakan sebagai pendonor.
Dir Lantas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa donor darah merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Ia menilai momentum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi jajaran Ditlantas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik dengan mengedepankan sikap profesional, humanis, dan responsif.
Dalam keterangan tersebut, ia juga menekankan bahwa pelayanan Polantas tidak hanya tercermin dari pelaksanaan tugas pengaturan, penjagaan, pengawalan, patroli, penegakan hukum, serta edukasi keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, pelayanan Polantas juga diwujudkan lewat berbagai kegiatan kemanusiaan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Berita Terkait
“Donor darah juga menjadi salah satu bentuk nyata semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Setiap kantong darah yang berhasil dikumpulkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah sekaligus memberikan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi,” ujarnya.
Selain menyoroti aspek kepedulian, pernyataan Dir Lantas juga menegaskan arah keberlanjutan kegiatan sosial dan kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan semangat yang sama, kegiatan bakti kesehatan diharapkan menjadi penguat hubungan positif antara institusi dan masyarakat.
“Dengan semangat ‘Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri’, Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.
Melalui rangkaian tersebut, Ditlantas Polda Gorontalo berharap kegiatan donor darah dapat berjalan dengan tertib dan menghasilkan kontribusi yang nyata. Partisipasi para pejabat utama, personel, dan peserta dari Satker diharapkan menjadi dorongan agar kebutuhan darah masyarakat yang memerlukan transfusi dapat lebih terbantu.
Usai tahapan pemeriksaan kesehatan yang memastikan kesiapan setiap peserta, rangkaian donor darah kemudian dilaksanakan dengan mengikuti alur kegiatan yang tertib. Proses ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan sekaligus memastikan kegiatan berjalan aman, terarah, dan sesuai tujuan bakti kesehatan yang diusung.
Kegiatan bakti kesehatan donor darah ini juga memperlihatkan keterpaduan peran antara pejabat utama dan personel Direktorat Lalu Lintas dengan peserta dari satuan kerja di lingkungan Polda Gorontalo. Kolaborasi tersebut menegaskan bahwa kepedulian sosial tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan membawa manfaat langsung melalui sumbangan darah untuk kebutuhan transfusi.
Melalui momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas memandang kegiatan kemanusiaan sebagai wujud nyata dari komitmen “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”. Harapannya, kontribusi yang terkumpul dapat ikut meringankan beban masyarakat yang membutuhkan transfusi, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap peran Polantas yang hadir dengan sikap humanis, profesional, dan responsif.












