jurnalistik.co.id – Stasiun kapal penolong RNLI di Portsmouth kini tidak beroperasi sementara setelah terjadinya protes anti-migran. Keputusan ini diambil menyusul serangkaian insiden yang berdampak pada keselamatan dan layanan para relawan serta kru di lapangan.
RNLI menyebutkan bahwa setelah protes bergulir, stasiun tersebut akhirnya dihentikan pada 10 September. Sebelumnya, protes berlangsung pada 6 September, saat jalan-jalan di kota itu diblokir oleh pengunjuk rasa.
Menurut RNLI, blokade terjadi setelah sekitar 120 orang tiba di area dermaga feri Eastney Landing. Kedatangan itu terjadi setelah penyeberangan dengan perahu kecil melalui Channel.
Dalam situasi tersebut, RNLI membantu membawa para penumpang ke daratan. Selain itu, organisasi kemanusiaan itu juga menyatakan turut memastikan keselamatan para demonstran yang justru terjun ke laut.
Setelah protes berakhir, kepala eksekutif RNLI menyampaikan bahwa staf menghadapi perlakuan yang tidak dapat diterima, baik dalam bentuk pelecehan online maupun kekerasan fisik. Pernyataan itu menegaskan bahwa dampaknya tidak berhenti pada satu kejadian saja.
Pada periode yang sama, RNLI mengatakan pelecehan terhadap relawan juga menjadi salah satu pemicu penutupan sementara lifeboat museum di Poole selama beberapa hari. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa tekanan terhadap pihak yang bertugas menolong tidak hanya terjadi di Portsmouth.
RNLI menegaskan bahwa meski stasiun kapal penolong di Portsmouth sedang off service, layanan pencarian dan penyelamatan tetap dijalankan. Mereka menyatakan: “Search and rescue cover continues to be provided through established contingency arrangements, including flank RNLI stations and other declared assets.”
Organisasi tersebut juga menyampaikan harapan agar operasi kembali normal secepat mungkin. RNLI menambahkan: “We hope to have the lifeboat station back on service as soon as possible.”
Berita Terkait
Dalam keterangan setelah insiden, Peter Sparkes menjelaskan bahwa pengaruh serangkaian peristiwa telah menghasilkan misinformasi yang disengaja serta munculnya kesalahpahaman tentang RNLI. Menurutnya, pemahaman keliru tersebut menyasar tujuan, penugasan, dan terutama kerja penyelamatan di Channel.
Sparkes juga menyatakan: “Sadly, as a result, some of our volunteers and staff have been the subject of online and, in the worst cases, physical abuse.” Pernyataan ini menekankan bahwa sebagian pihak mengalami ancaman yang melampaui pelecehan verbal.
RNLI kemudian menegaskan nilai kemanusiaan yang dijunjung relawan. Organisasi itu menyebut: “The RNLI’s people represent the very best in our society, they selflessly give up their time to keep others safe.”
Di akhir pernyataan, Sparkes mengajak publik untuk bersikap mendukung dan memosisikan relawan sebagai pihak yang bekerja menolong. Ia menambahkan: “Stand by them, not against them and their families. I am extremely proud of and grateful for their vital lifesaving work.”
Protes di Portsmouth, menurut laporan RNLI, tidak berdiri sendiri. Aksi tersebut digelar setelah demonstrasi terpisah pada hari sebelumnya, ketika ratusan pengunjuk rasa bertopeng dengan slogan “stop the boats” membuat Port of Dover berhenti beroperasi.
Serangkaian protes tersebut juga mendorong RNLI untuk meninjau ulang prosedur keamanan. RNLI menyebutkan bahwa sebagai bagian dari peninjauan itu, para relawan diminta mempertimbangkan untuk tidak mengenakan pakaian bermerek RNLI dalam beberapa situasi ketika mereka mewakili organisasi.
Dengan demikian, penghentian sementara stasiun di Portsmouth dan langkah penyesuaian keamanan menjadi bagian dari upaya memastikan relawan tetap bisa bekerja dalam konteks yang lebih aman. RNLI tetap menyatakan bahwa tugas pencarian dan penyelamatan akan dijalankan melalui pengaturan kontinjensi yang sudah ditetapkan.
RNLI juga menekankan bahwa harapan mereka adalah layanan di stasiun tersebut dapat kembali seperti semula sesegera mungkin. Di saat yang sama, organisasi tersebut menegaskan pentingnya dukungan bagi para relawan dan staf yang selama ini menjalankan pekerjaan penyelamatan di Channel.












