Peristiwa

Hugo si kuda Shire asal Towcester dinobatkan sebagai kuda hidup tertinggi dunia—masih bertambah tinggi

×

Hugo si kuda Shire asal Towcester dinobatkan sebagai kuda hidup tertinggi dunia—masih bertambah tinggi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: World's tallest living horse based in Towcester 'still growing'

jurnalistik.co.id – Hugo, kuda Shire asal Towcester, Northamptonshire, telah masuk rekor dunia sebagai kuda hidup tertinggi. Namun pemiliknya mengatakan, tinggi Hugo masih berpotensi bertambah karena ia masih dalam fase pertumbuhan.

Hugo telah tercatat mencapai 199 cm—sekitar 6,5 kaki sampai batas dengan tinggi di bahu (withers). Dengan status tersebut, Guinness World Records menilai postur Hugo melalui pengukuran yang dilakukan tanpa alas sepatu agar hasilnya akurat.

Guinness menyatakan, pengukuran resmi Hugo dilakukan setelah pemeriksaan oleh dokter hewan. Kuda berusia empat tahun itu dinilai memiliki tinggi yang “abnormal” untuk ukuran Shire, sekaligus memperkuat perhatian publik terhadapnya sejak awal.

“Dia masih punya tiga tahun lagi untuk tumbuh. Dia tidak akan berhenti sampai usianya sekitar delapan setengah, dia masih seperti bayi,” kata pemilik Hugo, Brett Masters. Menurut Masters, ekspektasi pertumbuhan itu membuat semua pihak harus ekstra hati-hati saat Hugo beraktivitas.

Masters juga menjelaskan bahwa Hugo menerima “a huge amount of care” dari berbagai tenaga profesional. Perawatan tersebut mencakup penanganan oleh chiropractor, dokter gigi, dokter hewan, serta sesi pijat secara rutin.

Dalam pengamatannya, Masters menggambarkan kualitas hidup Hugo sebagai “five-star lifestyle”. Ia menambahkan bahwa kuda raksasa itu “ingin untuk apa pun” dan tidak kekurangan kebutuhan dasar selama perawatan berlangsung.

Hugo tidak hanya menjadi perhatian karena ukurannya, tetapi juga karena karakter yang disebut pemiliknya sangat jinak. Masters menyebut Hugo sebagai “a big softie, like an oversized dog,” sebuah cara untuk menggambarkan kelembutan temperamennya.

Lebih dari itu, Masters menekankan bahwa Hugo “has a chiropractor, has regular massages, the dentist visits every six months, and the vet checks him all the time”. Ia juga menyebut bahwa lempeng pertumbuhan Hugo bersifat “hyperactive”, sehingga laju perubahan tubuh perlu terus dimonitor.

Untuk menyesuaikan perawatan selama fase bertumbuh, Hugo diberikan “lots of supplements and a careful feed regime”. Ketersediaan suplemen dan pengaturan pakan itu disusun agar tubuhnya tetap mendapat dukungan yang tepat saat proporsi tubuhnya terus berubah.

Pendekatan perawatan Hugo turut melibatkan pihak dari Tove Valley Shire Horses. Hannah Masters, yang merupakan dokter gigi Hugo, menyampaikan bahwa pemeriksaan gigi dilakukan dua kali dalam setahun untuk memastikan kondisi mulut tetap terjaga.

Catatan tentang Hugo juga bermula dari ketenaran lokalnya. Menurut Masters, pejabat Guinness World Records mendekati mereka karena Hugo “locally famous” dan kabar yang diterima sebelumnya menyebut ada seekor kuda yang “really big” yang perlu diperkenalkan kepada petugas Guinness.

Masters menceritakan bahwa ketika ia mulai memelihara Hugo pada usia 18 bulan, ia tidak menyangka kuda itu akan menjadi “very tall” dan bahkan bisa tergolong “abnormally tall”. Ia baru menyadari potensi tinggi Hugo ketika fase pertumbuhan berjalan, lalu fakta rekor pun mengikuti.

Sebagai gambaran, Masters menegaskan bahwa pertumbuhan yang masih berlangsung bisa menimbulkan “issues”. Karena itu, pengelolaan harian Hugo dibuat ketat, termasuk jadwal perawatan dan langkah kehati-hatian saat kondisi fisiknya berubah.

Dalam kehidupan sosialnya, Hugo sering menjadi pusat perhatian saat keluar dari kandang. Masters menyebut, “Every time he goes out, people stop, they film him, shout at you that ‘he’s massive’.” Ia menggambarkan reaksi orang-orang sebagai momen yang berulang setiap kali Hugo berkunjung ke tempat umum.

Pemiliknya juga menuturkan bahwa Hugo “is the kindest, most gentle kind of horse”. Bagi Masters, sifat itu turut membuat kunjungan atau penampilan Hugo berjalan nyaman, tanpa menimbulkan kekhawatiran berarti.

Meski telah mendapat pengakuan resmi, Masters mengatakan ia tidak menerima pembayaran apa pun untuk pencapaian tersebut. Ia bahkan berkelakar, “If any carrot farmer wants to give him some carrots, he’d kindly have them.” Canda itu menggambarkan hubungan pemilik dan kuda peliharaannya yang hangat.

Hugo kini juga diisi dengan kegiatan demonstrasi. Dalam kesempatan tersebut, pemiliknya menunjukkan apa yang dulu biasanya dilakukan kuda Shire, misalnya menarik alat-alat pertanian dan mengendarai gerobak (wagons). Selain itu, Hugo sedang belajar agar bisa dinaiki orang.

Masters menyampaikan bahwa Hugo terlihat menikmati proses itu. Ia menambahkan, “He’s very happy, and he just loves a good fuss,” seolah menunjukkan respons positif terhadap perhatian dan interaksi yang diberikan.

Dalam sejarahnya, Shire dikenal sebagai kuda yang tinggi dan berukuran besar. Ukuran tubuh yang besar membuat Shire mampu menarik beban berat, sehingga secara historis kuda ini digunakan di peternakan dan transportasi.

Sebelum Hugo, Guinness pernah mencatat kuda Shire jantan gelding bernama Sampson—yang kemudian diubah namanya menjadi Mammoth—sebagai kuda tertinggi dan terberat yang pernah didokumentasikan. Mammoth berdiri setinggi 2,19 meter pada tahun 1850, dan dikembangbiakkan oleh Thomas Cleaver dari Toddington Mills di Bedfordshire.

Dengan catatan rekor Hugo yang masih mungkin meningkat, perhatian publik tampaknya belum akan surut. Bagi Masters, yang terpenting sekarang adalah memastikan Hugo tetap sehat, aman, dan terus mendapatkan perawatan menyeluruh selama pertumbuhan terakhirnya berlangsung hingga kisaran usia sekitar delapan setengah tahun.