jurnalistik.co.id – Kabut asap di Bandara Singkawang, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, membuat dua penerbangan Super Air Jet rute Singkawang–Jakarta batal pada Senin (10/8/2026). Dampak ini dirasakan langsung oleh penumpang yang seharusnya terbang pada hari tersebut.
Menurut Kepala Satuan Pelayanan Bandara Singkawang, Ilham Hafizi, pembatalan terjadi karena kondisi kabut asap mengganggu aktivitas penerbangan di sekitar bandara. Ia membenarkan bahwa penerbangan Super Air Jet yang dijadwalkan sebelumnya tidak dapat dilaksanakan.
“Terkait penerbangan Super Air Jet kemarin dibatalkan karena ada kabut asap di Bandara Singkawang,” ujar Ilham Hafizi, dikutip dari Tribun Pontianak, pada Selasa (11/8/2026).
Dua penerbangan yang terdampak pembatalan adalah Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 687P dan IU 687. Ilham menyampaikan bahwa pembatalan dilakukan setelah kabut asap membuat kondisi di sekitar Bandara Singkawang tidak memungkinkan penerbangan berjalan sesuai rencana.
“Ada 2 penerbangan Super Air Jet yang batal, nomor penerbangan IU 687P dan iu 687,” ungkapnya.
Penumpang dialihkan lewat Pontianak
Sebagai langkah penanganan, penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan dialihkan agar tetap bisa melanjutkan perjalanan menuju Jakarta. Penumpang dibawa menggunakan jalur darat dari Singkawang menuju Pontianak, sebelum akhirnya diterbangkan ke Jakarta melalui Bandara Supadio Pontianak.
“Untuk penanganan penumpang itu dibawa dari Singkawang ke Pontianak via darat untuk diterbangkan ke Jakarta,” ucap Ilham Hafizi.
Dengan skema pengalihan tersebut, penumpang tidak kehilangan tujuan akhir meski penerbangan dari Bandara Singkawang batal. Alur perjalanan berubah dari rute udara langsung menjadi kombinasi perjalanan darat dan penerbangan lanjutan dari Pontianak.
Berita Terkait
Penerbangan kembali normal pada Selasa
Pada Selasa (11/8/2026), dua penerbangan rute Singkawang–Jakarta kembali berjalan normal. Ilham menjelaskan bahwa pada hari itu pihak bandara masih menunggu perkembangan kondisi cuaca dan belum menerima informasi pembatalan dari maskapai sebelum jadwal penerbangan.
Ia menegaskan bahwa setelah menilai kondisi di lapangan, seluruh penerbangan yang dijadwalkan pada hari tersebut dapat berlangsung lancar. Dua jadwal penerbangan yang disebutkan adalah Transnusa pada pukul 13.55 WIB dan Super Air Jet pada pukul 14.40 WIB.
“Transnusa jam 13.55, Super Air Jet jam 14.40, untuk hari ini alhamdulillah semua penerbangan normal, lancar semuanya,” kata Ilham.
Berdasarkan data Bandara Singkawang, jumlah penumpang pada Selasa tercatat 351 orang untuk penumpang datang dan 211 orang untuk penumpang berangkat. Ilham juga menyebut adanya lonjakan penumpang datang menjelang Chengbeng.
“Hari ini di Bandara Singkawang, penumpang datang 351 orang penumpang berangkat 211 orang, ada lonjakan penumpang datang, menjelang chengbeng,” jelasnya.
Pembatalan pada Senin menunjukkan bagaimana kabut asap dapat memengaruhi operasi penerbangan, terutama ketika kondisi di sekitar bandara dinilai tidak mendukung. Namun, pada hari berikutnya, penerbangan kembali berjalan setelah kondisi memungkinkan, sementara penumpang pada hari pembatalan tetap diupayakan dapat melanjutkan perjalanan melalui rute pengalihan ke Pontianak.
Peristiwa ini sekaligus menggambarkan pentingnya pemantauan cuaca dalam pengelolaan jadwal penerbangan. Ketika gangguan timbul, bandara dan pihak terkait melakukan penyesuaian agar rute perjalanan penumpang tetap dapat ditempuh, meski melalui mekanisme berbeda dari rencana awal.
Pembatalan Senin juga menimbulkan konsekuensi pada operasional penerbangan karena bandara harus menyesuaikan langkah sesuai kondisi di sekitar area keberangkatan. Setelah evaluasi dilakukan, keputusan untuk membatalkan penerbangan menjadi langkah yang diambil agar penerbangan tidak dipaksakan saat jarak pandang dan aktivitas di bandara terganggu oleh kabut asap.
Pada hari berikutnya, penerbangan kembali dapat dijalankan setelah penilaian kondisi cuaca di lapangan menunjukkan situasi sudah memungkinkan. Bandara menyatakan belum menerima informasi pembatalan dari maskapai sebelum jadwal, sehingga keputusan akhirnya mengikuti perkembangan di area bandara. Dua rute yang disebutkan adalah Transnusa pukul 13.55 WIB dan Super Air Jet pukul 14.40 WIB, dengan pergerakan penumpang pada Selasa tercatat 351 orang untuk penumpang datang dan 211 orang untuk penumpang berangkat.












