Peristiwa

Kebakaran di Suruh, Semarang: Muhammad Rahmat Meninggal Dunia Terjebak di Dalam Rumah

×

Kebakaran di Suruh, Semarang: Muhammad Rahmat Meninggal Dunia Terjebak di Dalam Rumah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kebakaran Rumah di Semarang, Seorang Warga Tewas Terjebak Api

jurnalistik.co.id – Kebakaran rumah terjadi di Dusun Boromiri, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (14/8/2026) malam. Peristiwa itu menewaskan Muhammad Rahmat yang diduga terjebak saat api membakar rumahnya.

Kebakaran tersebut menyebabkan korban tidak sempat menyelamatkan diri. Muhammad Rahmat diketahui tinggal seorang diri di rumah yang terbakar.

Keluarga korban tidak berada di lokasi

Camat Suruh Vega Lazuardi menjelaskan, istri dan anak korban tidak tinggal bersama Muhammad Rahmat. Keduanya berada di Desa Reksosari, Kecamatan Suruh.

Vega menyampaikan, “Pemilik rumah atas nama Muhammad Rahmat tinggal sendiri, meninggal di lokasi kebakaran. Sementara anak dan istrinya tinggal di Desa Reksosari Kecamatan Suruh,” ungkap Vega.

Bangunan terbakar hingga menghanguskan sepeda motor

Hisyam Alwi dari pihak pemadam kebakaran menyebutkan, seluruh bangunan rumah berukuran 10 meter x 8 meter terbakar. Selain bangunan, kebakaran juga menghanguskan sepeda motor milik korban.

Atas kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta. Vega menyebut, “Rumah dan motor yang terbakar, kerugian diperkirkan mencapai Rp 150 juta,” ujar Vega.

Api diduga berasal dari korsleting listrik

Menurut Hisyam, penyebab kebakaran masih dalam tahap dugaan sementara. Api diduga terjadi akibat korsleting listrik.

Hisyam menjelaskan, “Dugaan sementara kebakaran terjadi karena korsleting listrik,” ungkapnya. Ia menuturkan, api pertama kali diketahui warga sudah membesar di bagian ruang tengah rumah.

Warga yang melihat kondisi tersebut kemudian berupaya meminta bantuan. Hisyam mengatakan proses pelaporan dilakukan bertahap dari pos pemadam ke wilayah lainnya.

Hisyam menuturkan, “Api pertama kali diketahui warga sudah membesar pada ruang tengah. Sembari mencari bantuan dengan memanggil warga yg lain, salah seorang warga melaporkan ke Pemadam Kebakaran Pos Klego Boyolali dilanjutkan ke Damkar Pos Tengaran dan Kota Salatiga,” kata Hisyam.

Proses pemadaman dan temuan setelah api padam

Informasi kebakaran diterima pada pukul 19.42 WIB. Api kemudian berhasil dipadamkan pada pukul 20.48 WIB.

Hisyam menyampaikan, “Info masuk pukul 19.42 WIB dan api berhasil dipadamkan pukul 20.48 WIB,” ungkapnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menemukan korban di lokasi kejadian. Temuan tersebut menguatkan bahwa Muhammad Rahmat terjebak di dalam rumah saat kebakaran berlangsung.

Penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Inafis Polres Semarang. Proses pemeriksaan dilakukan untuk memastikan akar masalah serta memastikan kronologi kebakaran secara lebih utuh.

Dengan adanya penyelidikan tersebut, pihak berwenang diharapkan dapat menetapkan penyebab pasti kebakaran. Saat ini, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagaimana disampaikan Hisyam Alwi.

Kebakaran rumah tersebut berlangsung pada malam Jumat, tepatnya di Dusun Boromiri, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Api merambat hingga menghanguskan seluruh bangunan yang berdimensi 10 meter kali 8 meter, serta turut meluluhlantakkan sepeda motor yang berada di lokasi kejadian.

Dalam penjelasan pejabat setempat, Muhammad Rahmat diketahui tinggal sendirian di rumah itu. Karena istri dan anaknya tidak berada di tempat, seluruh proses kejadian terjadi tanpa bantuan dari keluarga yang saat itu berada di Desa Reksosari, Kecamatan Suruh.

Warga mulai mengetahui kebakaran saat api terlihat sudah membesar, khususnya di bagian ruang tengah rumah. Melihat kondisi tersebut, warga kemudian melakukan pelaporan dan permintaan bantuan pemadam secara bertahap, dimulai dari pos pemadam di wilayah tertentu hingga diteruskan ke Pos Tengaran dan Kota Salatiga. Informasi kebakaran diterima pada pukul 19.42 WIB dan api baru dinyatakan berhasil dipadamkan pada pukul 20.48 WIB.

Setelah pemadaman, petugas menemukan korban di lokasi kejadian, yang menunjukkan bahwa Muhammad Rahmat tidak sempat keluar saat api masih melahap rumahnya. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih ditangani penyelidikan Inafis Polres Semarang untuk memastikan akar masalah serta menyusun kronologi yang lebih utuh, dengan dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagaimana disampaikan pihak pemadam.