Peristiwa

Ratusan Orang Ikuti Upacara Doa Haru di Cambridge untuk Jason Arday

×

Ratusan Orang Ikuti Upacara Doa Haru di Cambridge untuk Jason Arday

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Hundreds attend emotional Cambridge vigil for Jason Arday

jurnalistik.co.id – CAMBRIDGE — Ratusan orang menghadiri doa bersama yang penuh emosi di Cambridge untuk mengenang Jason Arday, mantan profesor di kampus tersebut.

Perkumpulan itu dihadiri lebih dari 200 orang, yang datang untuk menandai kepergian Arday dengan suasana hening dan saling menguatkan. Kegiatan berlangsung pada Minggu sore.

Arday, 41 tahun, ditemukan meninggal dunia di sebuah alamat di Battersea, London selatan, pada Jumat sore. Ia sebelumnya mengundurkan diri sebagai profesor sosiologi pendidikan setelah muncul tuduhan plagiarisme serta pertanyaan mengenai beberapa capaian yang ia miliki.

Menurut laporan yang menyertai kabar tersebut, Arday membantah tuduhan itu. Keluarganya kemudian menyampaikan bahwa “campaign of misinformation” telah terasa terlalu berat baginya.

Pesan untuk merangkul rasa sakit dengan bersama-sama

Acara peringatan diselenggarakan oleh mahasiswa pascadoktoral Arday. Dalam suasana yang terasa personal, para hadirin diajak untuk menempatkan empati sebagai bagian dari proses mengenang.

Shahnaaz Khan, seorang mahasiswa PhD di Faculty of Education, menyampaikan ajakan yang terdengar seperti undangan untuk hadir sepenuhnya di momen tersebut. Ia berkata, “Look around you today, talk to someone you don’t know and hold their pain with yours.”

Kemudian, Khan menekankan pentingnya kedekatan dan kekuatan kolektif. Ia menyatakan, “Hold your friends close and know that we stand strong because we stand together.”

Di saat yang sama, ia juga mengingatkan bahwa kemarahan memiliki waktunya sendiri. Khan menuturkan, “Now, there is a time for anger, of justifiable anger, and that time will come – but today is not that day.”

Bagian lain dari pesannya berfokus pada perayaan hidup seorang figur yang dianggap memberikan pengaruh. Ia menegaskan, “Today is about celebrating the life of a brilliant man, Professor Jason Arday.”

Dalam kalimat penutup yang menjadi penanda utama pertemuan itu, Khan mengajak semua orang untuk berbagi cara Jason Arday “membuat perbedaan”. Ia mengatakan, “Today we share the ways Jason made a difference in our lives and in the lives of those around us.”

Ia juga menyebut akan ada “promise to seek justice” bagi Arday. Pesan tersebut ditempatkan sebagai komitmen lanjutan setelah doa bersama selesai dilakukan.

Reaksi tokoh politik: momen refleksi dan ajakan menahan penilaian cepat

Kabar kematian Arday juga mendapat respons dari sejumlah pejabat. Andy Burnham menggambarkan kematian Arday sebagai “a tragedy on so many levels” sambil menyerukan adanya “moment for reflection”.

Sang perdana menteri menambahkan seruan untuk tidak mengambil langkah terburu-buru dalam menilai suatu perkara. Ia mengatakan kepada penyiar saat kunjungan ke Cornwall pada Sabtu, “It’s not a moment for any rushing to judgement. It’s a moment for reflection, I would say, reflecting on how things came to this,”

Sementara itu, Education Secretary Lucy Powell menyatakan bahwa ia “deeply shocked and saddened” dengan kabar tersebut. Powell juga mendesak publik untuk mengingat bahwa di balik peristiwa ini ada “real people with loved ones involved”.

Penekanan pada kehati-hatian dalam bereaksi tampak selaras dengan nada doa bersama di Cambridge. Kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghormatan, tetapi juga sebagai ruang untuk merumuskan sikap bersama menghadapi duka.

Doa lanjutan dijadwalkan di Cambridge dan London

Menurut rencana yang diumumkan, akan ada doa bersama lanjutan untuk Arday pada Senin malam. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Cambridge dan London.

Dengan demikian, peringatan yang dimulai pada Minggu sore di Cambridge diharapkan berlanjut, memberi ruang bagi lebih banyak orang untuk menyampaikan ingatan dan dukungan. Di tengah perbedaan pandangan, para penyelenggara menempatkan refleksi dan solidaritas sebagai inti dari rangkaian doa tersebut.