Peristiwa

Tempat Soho House tengah diselidiki terkait keamanan pangan

×

Tempat Soho House tengah diselidiki terkait keamanan pangan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Soho House venue under investigation for food safety

jurnalistik.co.id – Klien klub anggota Soho House di kawasan Shoreditch, London, saat ini tengah diperiksa terkait dugaan pelanggaran keamanan pangan dan kebersihan. Pemeriksaan dilakukan oleh otoritas setempat setelah seorang mantan staf mengajukan keluhan serius kepada manajemen klub.

Dugaan yang disampaikan berfokus pada dua isu: keberadaan tikus di lokasi serta praktik penyajian makanan yang diduga tidak lagi memenuhi ketentuan tanggal kedaluwarsa. Menurut pengaduan tersebut, sang mantan staf mengklaim ia melihat tikus secara rutin di venue.

Pengadu juga menuturkan bahwa ia pernah mendapat tekanan untuk mengganti label pada makanan olahan yang telah disiapkan, apabila makanan tersebut tidak laku terjual pada akhir hari. Ia menyampaikan bahwa label seharusnya tidak diubah dengan cara seperti itu, karena pada dasarnya makanan yang disajikan wajib memiliki informasi tanggal “best-before” atau “use-by” sebagaimana diwajibkan secara hukum.

Soho House kemudian memutus kontrak staf tersebut pada awal September, atau sekitar dua bulan setelah keluhan pertamanya. Namun pihak klub menyatakan pemutusan kontrak itu tidak ada kaitannya dengan tuduhan mengenai pelabelan makanan.

Hackney Council mengonfirmasi bahwa mereka membuka investigasi untuk menilai aspek keamanan pangan dan kebersihan di Shoreditch House. Juru bicara dewan menyatakan, “We have received a report about food safety and hygiene at Shoreditch House and have opened an investigation.”

Tahap keluhan dan respons internal

Nama yang disebut dalam laporan itu adalah Kamran Khan, seorang mantan staf yang bekerja di Shoreditch House. Khan, yang berada dalam masa percobaan saat pertama kali menyampaikan keberatan pada bulan Juli, awalnya mengangkat isu itu secara informal sebelum mengajukan pengaduan secara resmi kepada pihak Soho House.

Setelah pengaduan formal tersebut, perusahaan melakukan penelusuran internal. Pada 24 Agustus, Khan diberi tahu bahwa ada bukti yang mendukung klaimnya dan bahwa langkah-langkah perbaikan sedang diambil.

Khan kemudian mengaku praktik yang ia soroti berlanjut meski telah ada jaminan dari pihak perusahaan. Karena itulah, ia memilih melaporkan persoalan kepada Hackney Council. Menurut Khan, ia mengatakan pertemuan dalam masa probation juga menjadi titik tekan dalam proses tersebut.

Khan menyampaikan bahwa ia diberi tahu dalam pertemuan probation untuk melanjutkan praktik penggantian label. Ia mengutip penjelasan yang diterimanya dengan mengatakan: “if I don’t change labels on my own initiative, [they] would take that as a performance concern”. Ia menambahkan bahwa ia merasa terdorong untuk berbicara karena melihat banyak anak-anak serta ibu hamil di restoran.

Ia juga menyatakan kekhawatirannya terkait tanggung jawab pribadi apabila terjadi insiden kesehatan: “I told them that I don’t want to be held personally liable for anyone that gets injured”.

Khan menuturkan pula bahwa masalah tikus sudah berlangsung lama di venue tersebut. Ia mengklaim petugas kebersihan juga diarahkan untuk memeriksa setiap hari terkait keberadaan kotoran tikus.

Pihak Soho House menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang disebut dalam laporan tersebut. Dalam pernyataan mereka, klub menegaskan: “This is not how we expect our houses to operate and it is not company policy.” Mereka menambahkan bahwa telah dilakukan investigasi eksternal yang independen serta audit.

Soho House turut menyatakan komitmen terhadap standar keamanan pangan: “Delivering the highest level of food safety for our members and guests is incredibly important to us”. Klub juga memberi penjelasan tambahan terkait pemutusan kontrak mantan karyawan: “For clarity, the former employee’s contract was terminated for reasons entirely unrelated to food labelling.”

Soho House dikenal sebagai tempat berkumpul bagi anggota klub, termasuk kalangan selebritas. Harga keanggotaan disebut mulai dari ÂŁ291.67 per bulan, atau ÂŁ204.17 untuk anggota di bawah usia 27 tahun.

Perusahaan membuka klub pertamanya di London pada 1995 dan kini memiliki 46 Soho House di Eropa, Amerika Utara, dan Asia, disertai sejumlah bisnis hospitalitas bernilai tinggi lainnya. Soho House juga tercatat di Bursa Efek New York sejak 2021, namun harga sahamnya disebut turun tajam pada tahun-tahun berikutnya ketika perusahaan berjuang meraih profit serta menghadapi tuduhan bahwa mereka kehilangan eksklusivitas.

Lebih lanjut, perusahaan disebut dibeli oleh konsorsium investor pada tahun lalu, dengan aktor Ashton Kutcher bergabung ke dewan direksi.