Peristiwa

Wahana Wipeout di Lowestoft Mogok, 27 Pengunjung Dievakuasi Setelah Terjebak Hingga Tiga Jam

×

Wahana Wipeout di Lowestoft Mogok, 27 Pengunjung Dievakuasi Setelah Terjebak Hingga Tiga Jam

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Lowestoft rollercoaster beaks down with 27 people being rescued

jurnalistik.co.id – Petugas pemadam kebakaran berhasil mengevakuasi 27 pengunjung yang terjebak pada wahana rollercoaster Wipeout di Pleasurewood Hills, Lowestoft, selama hingga tiga jam.

Menurut informasi Suffolk Fire and Rescue Service, mereka menerima panggilan terkait insiden tersebut pada pukul 13:36 BST. Kebuntuan terjadi saat wahana sedang beroperasi, dan para penumpang tetap berada di gerbong yang berada cukup tinggi.

Insiden dan proses evakuasi

Seorang saksi mata melaporkan adanya pemadaman listrik yang tampaknya berdampak pada beberapa wahana di area atraksi. Rekaman video yang ditampilkan menunjukkan momen ketika rangkaian gerbong berhenti setelah kondisi di wahana berubah.

Dalam video tersebut, gerbong terlihat berhenti sekitar 15 meter (49 kaki) di udara. Peristiwa ini kemudian menyebabkan para penumpang menunggu sebelum upaya evakuasi dimulai.

Pihak Pleasurewood Hills menyampaikan apresiasi atas respons para pengunjung. Mereka menyatakan “incredibly grateful for the way [the riders] handled” situasi tersebut, serta mengungkapkan “understanding and patience” dari keluarga para penumpang.

Manajemen juga menegaskan, “We appreciate that being stuck on a ride is not something anyone expects when visiting us.” Pernyataan itu merujuk pada kejutan yang dirasakan pengunjung ketika harus menunggu di wahana.

Pengunjung Richard Lines menceritakan bahwa ia berada di wahana lain dekat Wipeout ketika muncul dugaan pemadaman listrik yang memengaruhi beberapa wahana sekaligus. Lines menyebut ia kemudian melihat seorang pekerja mendatangi wahana yang saat itu dalam kondisi berhenti.

Menurut Lines, gerbong kemudian bergerak kembali. Namun, dalam hitungan detik, terlihat bahwa rangkaian bergerak perlahan dan maju-mundur sebelum akhirnya kembali berhenti.

Dalam proses penanganan, layanan pemadam menggunakan tangga udara untuk membebaskan para penumpang satu per satu. Lines menggambarkan waktu penantian yang panjang, terutama bagi penumpang yang berada di bagian depan maupun belakang gerbong.

“You feel sorry for the ones that were either at the front or the back who were up there for a good three hours – which is a long time,” ujar Lines, yang datang ke taman bersama dua anaknya dari Wymondham, Norfolk.

Sampai pukul 17:10, petugas menyatakan bahwa seluruh 27 penumpang telah dievakuasi. Pihak layanan pemadam juga menyebut tidak ada korban yang mengalami cedera.

Wahana Wipeout dan catatan kejadian sebelumnya

Wahana Wipeout diluncurkan sebagai wahana permainan di taman pada tahun 2007. Di situs Pleasurewood Hills, Wipeout disebut sebagai “the tallest, fastest and most extreme ride in East Anglia” serta memiliki ketinggian lebih dari 40 meter (131 kaki).

Manajemen juga menyebut wahana tersebut menjalani transformasi bernilai £1 juta pada musim dingin 2024–2025. Perubahan yang disebut mencakup kereta wahana baru dengan waist restraint lap bars untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan.

Dalam catatan sejarahnya, pada 2017 pernah terjadi insiden serupa ketika seorang pria berhasil diselamatkan karena wahana mengalami gangguan dan berhenti.

Senin 31 Agustus 2026 bertepatan dengan Bank Holiday Monday yang menjadi hari terakhir musim panas untuk taman hiburan tersebut. Untuk mengikuti jadwal liburan, Pleasurewood Hills memperpanjang jam operasional pada hari itu.

Permintaan maaf dan kompensasi

Pleasurewood Hills menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan pengunjung merupakan prioritas utama mereka. Mereka menyatakan, “safety and wellbeing of our guests is always our highest priority”.

Dalam pernyataannya, perusahaan mengatakan mereka “sincerely apologised” kepada para pengunjung yang terdampak. Sebagai bentuk kompensasi, mereka menyampaikan bahwa para tamu akan menerima tiket gratis.

Dengan selesainya proses evakuasi pada pukul 17:10 dan laporan tidak adanya cedera, fokus berikutnya berada pada pemeriksaan penyebab gangguan yang mengakibatkan wahana berhenti di ketinggian sekitar 15 meter (49 kaki) sebelum akhirnya para penumpang dapat dipindahkan satu per satu.