jurnalistik.co.id – Satu orang dilaporkan tewas akibat banjir bandang yang menyapu bagian tertentu kawasan Grand Canyon, sementara upaya pencarian masih dilakukan untuk 15 pendaki yang belum terdata.
National Park Service (NPS) menyampaikan bahwa air bah melanda Bright Angel Canyon dan area Phantom Ranch pada Sabtu sore. Banjir tersebut juga merusak jembatan penyeberangan kaki dan membawa bongkahan batu mengalir ke hilir.
Hingga laporan berikutnya, tubuh korban berusia 46 tahun ditemukan pada Minggu malam. NPS mengatakan kepada CBS News, mitra BBC di Amerika Serikat, bahwa penemuan dilakukan di dekat Crystal Rapids di sepanjang Sungai Colorado.
Sebanyak 62 orang sejauh ini telah dievakuasi melalui operasi udara. Mereka diangkat dari area yang terdampak, menyusul cepatnya respons petugas setempat.
Nikki Baggs (41) termasuk di antara penumpang yang dievakuasi dari dasar Grand Canyon bersama dua temannya. Ia menceritakan momen ketika situasi berubah secara mendadak, “The whole thing was terrifying,”.
“It was a beautiful day and then people were screaming, running,” kata Baggs kepada BBC. Ia menggambarkan suasana sebelum insiden terjadi, yang berawal dari hari yang tampak normal.
Menurut Baggs, ia dan dua temannya telah menurunkan barang-barang di sebuah kabin di Phantom Ranch. Phantom Ranch sendiri merupakan penginapan jarak jauh di bagian bawah Grand Canyon.
Tak lama setelah itu, mereka memutuskan untuk keluar karena ingin menikmati hari yang cerah. Saat hujan mulai turun, Baggs menyebut mereka menyadari bahwa banjir datang dan menyapu area seketika.
Begitu hujan menghantam, Baggs dan kawan-kawannya menuju tempat yang lebih tinggi. Mereka sempat duduk di meja piknik sebelum petugas berteriak agar mereka kembali bergerak ke tepian yang lain.
Baggs mengatakan mereka menunggu di lokasi yang berbeda bersama orang lain selama berjam-jam. Proses evakuasi kemudian dilakukan sekitar pukul 21:30 waktu setempat.
Di tengah situasi tersebut, Baggs juga menyampaikan bahwa mereka awalnya menantikan makan malam steak di Phantom Ranch. Namun pada akhirnya, yang paling penting baginya adalah bisa selamat berkat respons cepat dari petugas taman.
Ia menilai penanganan di lapangan berjalan dengan cara yang terkoordinasi. “It was a really uniquely coordinated effort,” ujarnya.
Berita Terkait
Baggs menambahkan, “That’s what made us feel safe about all of it in an unsafe situation.” Pernyataannya menekankan bahwa koordinasi tersebut memberi rasa aman saat kondisi lapangan tetap berbahaya.
Pencarian, kerusakan jalur, dan peringatan cuaca
NPS menyatakan sedang mencari informasi terkait 15 orang yang diduga hilang atau tidak dapat dipastikan keberadaannya. Instansi tersebut melaporkan banjir menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa area, dan jalur-jalur di kawasan itu ditutup.
Sejak Senin, penginapan tamu di South Rim dihentikan untuk sementara sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. NPS menyebut penghentian ini terkait “extensive damage” pada infrastruktur air taman nasional.
NPS juga meminta siapa pun yang mengetahui pendaki atau backpacker yang berada di inner canyon sepanjang koridor Bright Angel Creek pada Sabtu untuk segera menghubungi pihak terkait. Permintaan ini bertujuan mendukung proses pendataan dan pencarian.
Selain itu, NPS memperingatkan bahwa badai petir dan hujan lebat diperkirakan masih akan terjadi pada Minggu dan Senin. Kondisi tersebut berpotensi memicu “additional flash flooding, debris flows, rockfall and changing trail and river conditions”.
Cuaca di Grand Canyon, serta wilayah selatan-kawasan barat di Amerika Serikat, disebut dipicu oleh hujan muson. Perubahan arah angin pada musim ini menarik udara hangat dan lembap dari Gulf of California serta Samudra Pasifik tropis, sehingga memicu badai di wilayah pegunungan.
Cuaca jenis ini sulit dilacak secara tepat dalam prakiraan. Akibatnya, badai dapat datang tanpa peringatan yang memadai.
Di sisi lain, karena tanah biasanya sangat kering, hujan deras dapat menimbulkan banjir bandang yang berbahaya. Situasi juga diperparah oleh petir yang sering muncul, sehingga ancaman kebakaran hutan ikut meningkat.
National Weather Service mengeluarkan peringatan potensi banjir untuk wilayah luas di Arizona, serta New Mexico, Utah, dan Colorado. Menurut laporan, banyaknya hujan terpantau di radar cuaca dan diperkirakan berlanjut selama Senin.
NPS menegaskan ancaman banjir masih akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan. Musim monsun Amerika Utara umumnya berjalan hingga akhir September.
Grand Canyon termasuk taman nasional yang sangat populer, dengan sekitar lima juta pengunjung setiap tahun. Bright Angel trail menjadi rute pendakian paling terkenal di kawasan tersebut.












