Olahraga

Piala Dunia 2026: Reece James diperkirakan kembali untuk duel perempat final Inggris vs Norwegia

×

Piala Dunia 2026: Reece James diperkirakan kembali untuk duel perempat final Inggris vs Norwegia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: World Cup 2026: England's Reece James expected to return for Norway quarter-final

jurnalistik.co.id – Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, menilai Reece James punya peluang besar untuk kembali dan bisa tampil saat perempat final Piala Dunia 2026 melawan Norwegia pada Sabtu pukul 22:00 BST.

Menurut Tuchel, ketersediaan James menjadi kabar penting di tengah situasi yang menekan sektor bek kanan jelang laga knockout di Miami. Inggris memang menghadapi krisis di posisi tersebut setelah satu kartu merah mengubah komposisi pertahanan mereka pada pertandingan terakhir fase grup.

Peluang James kembali tersebut tidak muncul begitu saja. Bek berusia 26 tahun itu sejauh ini belum kembali menjalani latihan penuh setelah mengalami cedera hamstring pada pertandingan kedua fase grup ketika Inggris menghadapi Ghana.

Akibat cedera tersebut, James tidak ikut dalam beberapa laga berikutnya, termasuk saat Inggris melawan Panama, DR Congo, dan juga saat mereka bertemu Meksiko. Kondisi ketidakhadiran itu ikut memengaruhi opsi Tuchel dalam menyusun pertahanan, terutama untuk memastikan stabilitas di sisi kanan.

Untuk laga perempat final menghadapi Norwegia, Tuchel menyebut bahwa ada harapan baru karena James berpeluang dapat kembali menjalani latihan penuh pada pekan ini. Jika rencana itu benar-benar terealisasi, James bisa membantu merapikan kembali pilihan bek kanan yang sempat terganggu selama beberapa pertandingan.

Tekanan pada bek kanan Inggris bertambah setelah Jarell Quansah menerima kartu merah pada laga melawan Meksiko. Dalam kemenangan 3-2 di pekan tersebut, Quansah terkena skorsing, sehingga ia tidak bisa tampil pada pertandingan knockout berikutnya melawan Norwegia di Miami.

Kartu merah Quansah itu terjadi pada menit ke-54 di Mexico City. Setelah insiden tersebut, Ezri Konsa—yang pada laga-laga sebelumnya tampil sebagai bek tengah—akhirnya mengisi peran sebagai wing-back kanan untuk menutup kebutuhan struktur permainan di sisi kanan.

Perubahan peran tersebut memperlihatkan betapa Tuchel harus berulang kali menyesuaikan komposisi pertahanan. Dalam rentang lima pertandingan, beberapa pemain pernah tampil sebagai bek yang bergerak di sisi kanan, dengan nama yang bergantian muncul sesuai kebutuhan taktik.

Selain James dan Konsa, Djed Spence, John Stones, Quansah, serta gelandang Declan Rice juga pernah ditampilkan sebagai opsi bertahan yang beroperasi di area kanan pada berbagai fase selama rangkaian pertandingan. Situasi ini menjadi latar yang membuat Tuchel menaruh perhatian pada kemungkinan James kembali.

Harapan dari latihan penuh

James sendiri, dalam catatan rangkaian pertandingan Inggris di turnamen ini, menjadi salah satu nama yang paling sering diasosiasikan dengan kebutuhan bek kanan utama. Tuchel menilai kemungkinan kembalinya James ke latihan penuh dapat menjadi langkah yang meringankan persoalan di sektor tersebut.

Di sisi lain, Tuchel juga tetap mempertimbangkan opsi yang sudah tersedia. Konsa dan Spence disebut masih menjadi pilihan dalam perencanaan, terutama karena mereka sudah pernah menjalankan peran di area kanan dalam beberapa kesempatan yang berbeda.

Meski demikian, Tuchel menegaskan bahwa kembalinya James adalah kabar yang seharusnya disambut. Hal itu tidak lepas dari pengakuan bahwa James dipandang sebagai bek kanan utama pilihan pertama dalam skema timnas Inggris.

Catatan cedera yang memengaruhi opsi

Di luar masalah skorsing Quansah, ada pula faktor cedera lain yang sudah lebih dulu membuat Tuchel memutar otak sebelum turnamen bergulir. Pada persiapan, Tino Livramento sempat mengalami cedera betis (calf), sehingga ia tidak bisa menjadi opsi penuh sejak awal.

Dengan kondisi seperti itu, Inggris pada akhirnya harus memanfaatkan beberapa pemain yang dapat disesuaikan posisinya. Perpindahan fungsi Konsa sebagai wing-back kanan setelah kartu merah Quansah menunjukkan bahwa fleksibilitas menjadi salah satu jalan untuk menjaga jalannya rencana taktik, meski tidak selalu datang dari spesialis yang sama di pos yang sama.

Begitu juga dengan variasi pemain yang tampil di sisi kanan selama lima pertandingan tersebut. James, Djed Spence, Konsa, John Stones, Quansah, dan Declan Rice pernah berada dalam peran yang bergantung pada kebutuhan momen, sehingga Tuchel harus menyeimbangkan antara stabilitas defensif dan struktur serangan.

Bagi Inggris, perempat final melawan Norwegia adalah laga yang menuntut kepastian. Di fase knockout, kesalahan kecil dapat berdampak langsung. Karena itu, setiap keputusan terkait kesiapan pemain menjadi krusial, termasuk kemungkinan James untuk kembali dalam kapasitas latihan penuh.

Jika Reece James benar-benar bisa kembali berlatih penuh pekan ini sesuai harapan Tuchel, maka Inggris mendapatkan peluang untuk membawa kembali sosok yang selama ini dikenal sebagai bek kanan utama. Konstelasi tersebut akan menjadi titik balik penting menjelang laga Sabtu pukul 22:00 BST, ketika Inggris berusaha mengamankan langkah berikutnya di Piala Dunia 2026.