jurnalistik.co.id – Aktor Micheal Ward membantah tuduhan pemerkosaan dalam persidangan di Snaresbrook Crown Court, London. Ia menyatakan pertemuan dengan seorang perempuan terjadi secara konsensual dan berlangsung dalam suasana “having a great time”.
Ward, 28 tahun, didakwa memperkosa perempuan itu setelah bertemu dengannya di sebuah klub malam di London bagian timur pada 2 Januari 2023. Ia menyangkal dua dakwaan pemerkosaan dan tiga tuduhan pelecehan seksual.
Dalam sidang yang berlangsung pada Senin, Ward mengatakan kepada juri bahwa percakapan mereka memiliki nuansa menggoda. Ia menggambarkan interaksi tersebut sebagai obrolan yang “quite flirty” dan mencakup ciuman yang ia sebut “passionate”, lalu berkembang menjadi “developing situation”.
Ketika ditanya pengacara Ward, Sallie Bennett-Jenkins KC, tentang pandangannya terhadap situasi tersebut, Ward mengatakan “Everything we did was wholly consensual and we were having a great time”. Ia menambahkan bahwa mereka memiliki ketertarikan bersama dan “We engaged in consensual sex, had a great time and she was actively participating in what we were doing all the time”.
Di persidangan sebelumnya, perempuan yang tidak dapat disebutkan identitasnya karena alasan hukum disebut telah runtuh setelah menyampaikan bahwa ia “did not understand the situation” yang ia hadapi. Ia mengatakan ia “never would have got in that car with him” seandainya mengetahui kondisi sebenarnya.
Para juri juga telah diberi penjelasan bahwa perempuan tersebut menyadari Ward pernah tampil di film dan televisi. Menurut keterangan yang disampaikan di persidangan, ia merasa tersanjung ketika Ward meminta akun Snapchat-nya.
Perempuan itu menyatakan bahwa selama pertemuan berlangsung, ia “did not use the word no” namun “completely shut down”. Ia juga mengatakan telah menyampaikan kepada Ward bahwa ia perlu pergi “on multiple occasions”.
Ward membantah gambaran tersebut. Ia mengatakan perempuan itu merupakan “active participant” dalam apa yang menurutnya adalah hubungan yang saling menyetujui.
Aktor pemeran Top Boy ini menceritakan awal pertemuan terjadi pada acara perayaan Tahun Baru yang diadakan Ward di Gants Hill, London bagian timur. Ia mengatakan saat melihat perempuan itu di luar tempat acara, ia menilai perempuan tersebut “very cute”.
Ward mengatakan saat berbicara, ia merasa ada ketertarikan yang terlihat dari kontak mata serta cara perempuan itu berbicara. Ia menyebut obrolan mereka “very light” dan “very cool”, sebelum ia mengajak perempuan tersebut untuk bergabung bersamanya di dalam mobil.
Ward menerangkan bahwa masuknya perempuan ke mobil merupakan kelanjutan suasana menggoda. Ia mengatakan “She was reciprocating the energy. She was pulling me close. For me, that was an inviting act and we were both enjoying that moment”.
Berita Terkait
- Ibu penuduh pemerkosaan menangkan banding atas hakim Family Court Robin Tolson KC, sidang akan kembali digelar
- Interpol: Lebih dari 1.000 Ditangkap dalam Operasi Penindakan Perdagangan Manusia di 59 Negara
- Empat anggota keluar dari komite perizinan Highland setelah putuskan David Brown tetap pegang izin operator
Dalam keterangannya, Ward menambahkan bahwa perempuan itu “never mentioned anything about wanting to leave”. Ia juga menyampaikan bahwa setelahnya perempuan tersebut terlihat baik-baik saja. Ia mengatakan mereka tetap mengobrol, dengan pertemuan yang ia sebut “a nice and engaging general conversation”.
Pengadilan juga mendengar bahwa keduanya kemudian bertukar pesan. Ward mengirim emoji senyum dengan ikon hati, sementara perempuan itu menulis agar Ward menikmati sisa malamnya.
Ketika ditanya oleh pengacara apakah perempuan tersebut melakukan sesuatu untuk menunjukkan ia tidak menginginkan apa yang terjadi, Ward menjawab, “No miss, if she did, we would not have done it.”
Sidang pekan lalu menghadirkan keterangan bahwa perempuan tersebut tampak tidak nyaman ketika masuk ke mobil teman untuk pulang setelah dugaan serangan. Temannya, yang juga tidak dapat disebutkan identitasnya karena alasan hukum, mengatakan “demeanour was off” dan ia “kept on crying” saat ditanyai mengenai apa yang terjadi.
Pengadilan juga mendengar bahwa perempuan itu memesan paket tes STI saat dalam perjalanan pulang. Perempuan tersebut disebut telah menandai kotak yang menanyakan apakah ia mengalami serangan seksual.
Ward membangun pembelaan dengan menempatkan peristiwa sebagai rangkaian pergaulan konsensual. Ia menggambarkan adanya percakapan yang berlangsung santai dan pertukaran energi yang saling merespons, hingga hubungan seksual terjadi dalam konteks menurutnya “wholly consensual”.
Di sisi lain, perempuan itu sebelumnya menyatakan bahwa ia tidak memahami situasi yang terjadi dan menegaskan bahwa ia tidak akan bersedia masuk ke mobil seandainya mengetahui. Ia juga menjelaskan bahwa meski tidak menggunakan kata “no”, ia “completely shut down” dan tetap menyampaikan keinginan untuk pergi “on multiple occasions”.
Ward dikenal sebagai aktor dengan penghargaan Bafta Rising Star Award pada 2020. Ia kemudian tampil dalam film Blue Story dan serial Netflix Top Boy. Ia juga disebut pernah dinominasikan dua kali untuk peran dalam BBC Small Axe serta untuk film Empire of Light (2022).
Persidangan masih berlanjut, dengan fokus pada pembuktian kronologi pertemuan, keterlibatan kedua pihak menurut keterangan Ward, serta kesesuaian keterangan perempuan terkait dinamika yang ia alami saat kejadian.
Sidang terus berproses
Di tengah perbedaan versi, juri akan menilai kesaksian mengenai percakapan “quite flirty”, ciuman yang disebut “passionate”, perkembangan yang disebut “developing situation”, hingga pernyataan Ward yang menekankan hubungan konsensual dan suasana “having a great time”.












