jurnalistik.co.id – Persib Bandung secara resmi mengumumkan penyerang Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, bergabung pada bursa transfer musim 2026-2027. Perekrutan tersebut diumumkan Persib pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Dalam pengumuman klub, Ragnar dikontrak selama tiga musim dengan durasi hingga 2029. Keputusan itu membuat Persib menambah opsi di lini depan jelang kebutuhan skuad untuk kompetisi domestik maupun Asia pada musim 2026-2027.
Kedatangan Ragnar juga datang setelah Sandy Walsh lebih dulu diperkenalkan sebagai pemain baru Maung Bandung. Keduanya merupakan rekan di Timnas Indonesia, sehingga transisi kerja sama di level klub diharapkan dapat berjalan lebih cepat.
Dengan masuknya Ragnar, jumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang tampil di Super League kembali bertambah. Saat ini, tercatat 12 pemain naturalisasi memperkuat klub-klub peserta kasta tertinggi sepak bola tanah air tersebut.
Kontrak tiga tahun hingga 2029
Persib menyebut Ragnar akan memperkuat skuad dalam proyek tiga musim. Kontrak itu juga menegaskan komitmen klub untuk menggunakan Ragnar dalam jangka waktu panjang, bukan sekadar penambahan sementara untuk satu kebutuhan kompetisi.
Perekrutan ini sekaligus memperkaya kedalaman skuad Persib, terutama ketika persiapan menuju musim 2026-2027 harus menyasar ritme pertandingan yang padat baik di level dalam negeri maupun agenda Asia. Dengan tambahan ini, pelatih mendapatkan alternatif komposisi yang lebih luas.
Persib makin dominan di daftar naturalisasi
Ragnar bukan satu-satunya pemain naturalisasi yang memperkuat Persib musim ini. Sebelumnya, Sandy Walsh telah lebih dulu merapat ke klub, dan kombinasi keduanya membuat Persib menjadi salah satu yang paling “ramai” dalam komposisi naturalisasi Timnas Indonesia di Super League.
Langkah tersebut terasa semakin signifikan karena Persib juga menambah kekuatan melalui rekrutmen pemain lain pada musim sebelumnya, yaitu Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Marx. Dengan pola perombakan dan penguatan yang berlanjut, klub memastikan kualitas skuad tidak hanya bertumpu pada satu jenis kebutuhan.
Berita Terkait
Untuk musim 2026-2027, kedatangan Ragnar menjadi momen penyempurna setelah mempertahankan gelar juara Super League selama tiga musim berturut-turut. Stabilitas performa tersebut kemudian diikuti oleh dorongan untuk meningkatkan daya saing, termasuk saat menatap tantangan di panggung Asia.
Persaingan dengan Persija di bursa naturalisasi
Di level Super League, Persib tidak bergerak sendirian dalam upaya memperbanyak pemain naturalisasi. Sebelumnya, Persija Jakarta sempat tercatat menjadi klub dengan jumlah naturalisasi terbanyak, setelah merekrut beberapa pemain sekaligus.
Persija mengambil Jordi Amat, Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, dan Cyrus Margono. Jordi Amat bergabung sebelum dimulainya Super League 2025-2026, setelah meninggalkan Johor Darul Takzim dari Malaysia.
Pada putaran kedua musim yang sama, Persija kembali menambah kekuatan dengan mendatangkan Shayne Pattynama dari Buriram United dan Mauro Zijlstra dari Volendam. Pada waktu yang tidak lama setelah itu, Cyrus Margono juga didatangkan setelah sebelumnya bermain untuk KF Dukagjini di Albania.
Rangkaian rekrutmen itu menempatkan Persija sebagai rujukan persaingan ketika klub-klub lain mencoba merancang skuad dengan komposisi naturalisasi. Namun, musim ini Persib menunjukkan tren yang sejalan melalui kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen.
Target musim 2026-2027 dan evaluasi Asia
Dengan tambahan Ragnar, Persib mengukuhkan rencana memperbanyak pemain tim nasional dalam skuadnya. Tujuannya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan kompetisi domestik, tetapi juga untuk memperbesar peluang saat tampil menghadapi persaingan di kancah Asia.
Di level benua, Persib juga tengah menyiapkan peningkatan setelah langkah mereka terhenti pada babak 16 besar AFC Champions League Two musim sebelumnya. Karena itu, penguatan skuad menjadi bagian dari strategi agar klub bisa tampil lebih konsisten di fase-fase krusial.
Secara keseluruhan, perekrutan Ragnar Oratmangoen menambah daya saing Persib dan sekaligus memperpanjang dinamika peningkatan jumlah pemain naturalisasi di Super League. Dengan kontrak hingga 2029, Persib kini memiliki satu tambahan lagi untuk menjaga ambisi musim 2026-2027 tetap berada pada jalur yang tinggi.












