jurnalistik.co.id – Persib Bandung memastikan kedatangan Sandy Walsh untuk mengarungi musim 2026-2027. Langkah ini menjadi salah satu sorotan menjelang pembentukan skuad yang lebih kompetitif.
Manajemen Persib memberikan kontrak jangka panjang selama tiga tahun kepada Sandy Walsh, yang diumumkan pada Kamis (2/7/2026) bersamaan dengan pengumuman pemain Luka Menalo. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S Taryono, menilai ketertarikan Sandy bukan semata bertumpu pada nilai kontrak.
Nilai kontrak, namun juga pertimbangan komposisi pemain
Kuswara menyebut komunikasi dan negosiasi berjalan setelah kebutuhan pelatih dipetakan untuk posisi yang akan diperkuat. “Saya kira, ini memang semua karena kebutuhan dari pelatih, tim pelatih yang membutuhkan pemain seperti Sandy yang kemudian manajemen bergerak melakukan komunikasi dan negosiasi,” kata Kuswara kepada media.
Di sisi lain, ia menegaskan ada faktor penting yang ikut dipertimbangkan pemain ketika memilih klub. “Tapi tentunya Sandy Walsh juga mempertimbangkan, ada pemain diaspora di Persib. Apalagi kita tahu bahwa ada Thom Haye, ada Eliano, mungkin menjadi bahan pertimbangan,” paparnya.
Kehadiran beberapa pemain diaspora di Persib menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rencana tim. Kuswara memandang nama Thom Haye dan Eliano Reijnders sebagai contoh pengalaman yang lebih dulu diraih di Persib, termasuk saat tim merengkuh gelar juara Super League 2025-2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23/5/2026).
Jejak Thom Haye dan Eliano Reijnders
Musim sebelumnya, perekrutan Thom Haye dan Eliano Reijnders tercatat sebagai kabar yang besar untuk sepak bola Indonesia. Thom Haye direkrut Persib setelah kontraknya bersama Almere City berakhir, sementara Eliano membuat keputusan mengejutkan dengan memilih gabung Maung Bandung di usia 24 tahun.
Berita Terkait
Eliano, adik kandung pemain Manchester City, Tijjani Reijnders, disebut kerap tampil reguler di PEC Zwolle yang berlaga di Eredivisie, kompetisi kasta teratas Liga Belanda. Dengan rekam jejak tersebut, manajemen Persib menilai mereka memiliki kapasitas untuk berkompetisi pada level yang diincar tim.
Kuswara menyatakan kebanggaannya karena Persib bisa mendaratkan Sandy Walsh dan Luka Menalo, mantan pemain Dinamo Zagreb. “Tapi tentunya ini kepercayaan juga, dan kami bersyukur bisa merekrut dua pemain itu, baik Sandy Walsh maupun Luka Menalo,” sebut Kuswara.
Untuk peran Sandy di lapangan, kontribusi sang pemain diharapkan menjadi sorotan dan dinantikan Bobotoh. Ia diproyeksikan berkompetisi tidak hanya di liga domestik, tetapi juga berlaga di ajang regional ASEAN Club Championship (ACC) serta kancah Asia AFC Champions League Two (ACL 2).
Dari sisi komposisi, Sandy diplot menggantikan pemain Persib yang menyebrang ke Arema FC, yaitu Alfeandra Dewangga dan Robi Darwis. Keduanya disebut memiliki kapasitas yang setara untuk bermain di pos bek sayap kanan maupun kiri.
Kuswara berharap kedatangan Sandy mampu memperkuat daya saing Persib sejak awal musim. “Mudah-mudahan kiprahnya betul-betul bisa membantu tim Persib Bandung untuk menghadapi musim depan,” harap Kuswara.
Ia juga menekankan target yang lebih luas, termasuk kebutuhan skuad ketika mewakili Indonesia di ajang-ajang internasional. “Tidak hanya liga, apalagi kan kita tahulah, untuk mewakili Indonesia di ajang Asia, maupun juga Piala Presiden, maupun juga turnamen pramusim lainnya.”
Kuswara juga menyoroti bahwa proses penyusunan skuad dilakukan dengan mempertemukan kebutuhan strategi pelatih dan pertimbangan-pertimbangan yang membuat pemain merasa yakin. Menurutnya, keputusan Persib melangkah setelah ada pemetaan posisi yang hendak diperkuat, sehingga komunikasi antara pihak klub dan pemain berjalan lebih terarah.
Dalam konteks komposisi tim, manajemen memandang keberadaan pemain diaspora bukan hanya tambahan opsi, tetapi juga bagian dari perjalanan yang sudah pernah dibuktikan di skuad Persib. Ia mencontohkan jejak pengalaman Thom Haye dan Eliano Reijnders yang kemudian menjadi bagian dari momentum tim, termasuk ketika Persib meraih gelar Super League 2025-2026.
Sementara itu, proyeksi peran Sandy Walsh diarahkan untuk mengisi kebutuhan sejak awal musim, sekaligus menjaga kedalaman skuad ketika Persib menjalani rangkaian agenda. Persib menyiapkan penguatan untuk kompetisi domestik, rencana tampil di ACC, hingga peluang berlaga di AFC Champions League Two, dengan Sandy diproyeksikan bersaing pada level yang dituju tim.












