Otomotif

Menjajal Wuling Aira EV di China: bukan cuma penerus Air ev

×

Menjajal Wuling Aira EV di China: bukan cuma penerus Air ev

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Menjajal Wuling Aira EV di China, Bukan Sekadar Penerus Air ev

jurnalistik.co.id – Wuling Aira EV menjadi sinyal keseriusan pabrikan asal China ini memperluas model listriknya, dengan platform yang merujuk pada Hongguang Mini EV generasi kelima. Dalam pengetesan di Liuzhou, China, Aira EV varian 205 km Premium Edition menunjukkan perubahan yang terasa bukan hanya pada tampilan, tetapi juga pada kenyamanan dan pengalaman berkendara di keseharian kota.

Model ini dipersiapkan untuk pasar Indonesia, sekaligus memperkenalkan karakter baru dari keluarga Mini EV yang selama ini dikenal ringkas dan praktis. Aira EV hadir sebagai penerus yang lebih matang, dengan sentuhan desain modern dan peningkatan fitur di kabin.

Tampilan luar: Sweet Sugar Cube yang lebih membulat

Perubahan paling mudah dikenali datang dari bahasa desainnya yang mengusung tema “Sweet Sugar Cube”. Jika generasi sebelumnya identik dengan bentuk bodi kotak, generasi kelima tampil lebih membulat dan modern, sehingga kesannya lebih ramah dan futuristis.

Di bagian depan, lampu utama LED berbentuk lingkaran dipadukan dengan garis horizontal yang membentang hingga ke area sekitar lampu. Di buritan, konsep serupa juga dihadirkan melalui lampu LED bulat serta garis krom horizontal, membuat proporsi visual terlihat lebih seimbang.

Selain pembaruan gaya, dimensinya juga bertambah. Wuling Aira EV memiliki panjang 3.268 mm, lebar 1.520 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.190 mm. Ukuran yang lebih panjang ini berperan penting untuk penggunaan di dalam kota, karena posisi kabin dan ruang gerak cenderung terasa lebih lega.

Empat pintu untuk akses yang lebih mudah

Poin lain yang menonjol adalah konfigurasi pintu yang kini sudah berjumlah empat. Dengan demikian, akses ke bangku baris kedua menjadi lebih praktis dibanding konfigurasi dua pintu pada Mini EV generasi sebelumnya.

Untuk mobilitas harian, perubahan ini biasanya paling terasa saat keluar-masuk penumpang belakang, terutama ketika membawa keluarga atau teman. Aira EV dirancang agar tetap nyaman untuk aktivitas urban tanpa membuat proses naik-turun menjadi merepotkan.

Kabin: tampilan lebih minimal, terasa lebih matang

Di dalam kabin, nuansa baru langsung terlihat dari tata letak dasbor yang lebih minimalis dan rapi. Perangkat infotainment menjadi pusat perhatian sekaligus mengintegrasikan berbagai fungsi kendaraan, termasuk pengaturan terkait pengisian daya melalui sistem kendaraan.

Material interior juga mengalami peningkatan dibanding generasi sebelumnya. Walau tetap menekankan efisiensi sebagai city car, kualitas perakitan dan sentuhan material membuat area berkendara terasa lebih “dewasa” dan solid.

Wheelbase yang lebih panjang turut berdampak pada ruang kaki penumpang belakang. Untuk penggunaan empat orang dewasa dalam aktivitas harian di dalam kota, ruang kabinnya disebut sudah cukup nyaman, sehingga mobil tidak cepat terasa sempit saat perjalanan singkat maupun rutin.

Varian 205 km Premium Edition yang dijajal juga dilengkapi Electronic Parking Brake (EPB). Kehadiran fitur ini menambah aspek kemudahan dan rasa modern dalam pengoperasian, terutama saat berhenti di kondisi lalu lintas perkotaan.

Penggerak listrik: motor belakang 30 kW dan karakter RWD

Untuk sektor penggerak, Wuling Aira EV memakai motor listrik berkekuatan 30 kW atau sekitar 40 dk yang menyalurkan tenaga ke roda belakang (Rear Wheel Drive). Konfigurasi roda belakang ini menjadi ciri khas Mini EV sejak generasi pertama dan memberikan karakter berkendara yang berbeda dibanding mayoritas city EV berpenggerak roda depan.

Di sisi energi, Aira EV mengandalkan baterai LFP serta menawarkan fast charging. Dengan kombinasi ini, mobil ditargetkan tetap praktis untuk kebutuhan harian yang menuntut proses pengisian lebih efisien.

Yang berubah: dari sekadar pembaruan ke peningkatan pengalaman

Dari hasil pengetesan, Aira EV memperlihatkan bahwa perubahan yang dibawanya tidak berhenti pada penyegaran desain. Dimensi yang lebih besar, akses empat pintu, kabin yang lebih tertata, serta fitur seperti EPB, semuanya membentuk pengalaman yang terasa lebih lengkap.

Pada akhirnya, Wuling Aira EV berupaya mempertahankan esensi Mini EV sebagai kendaraan kota yang praktis, namun dengan karakter yang lebih modern dan kenyamanan yang lebih baik. Sebagai basis Hongguang Mini EV generasi kelima, Aira EV mencoba menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan city car listrik dengan pengalaman lebih rapi, lapang untuk penumpang, dan tetap mudah dipakai setiap hari.