jurnalistik.co.id – Lionel Messi akan kembali menghadapi Spanyol saat Argentina melakoni laga puncak Piala Dunia 2026. Duel ini sekaligus menjadi pertemuan keempat Messi melawan La Furia Roja dan yang pertama dalam laga resmi ajang bergengsi.
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Spanyol vs Argentina di Stadion MetLife, New Jersey. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB, yang pada waktu setempat jatuh pada Minggu (19/7/2026).
Secara rekor pertemuan sebelumnya, catatan Messi saat berhadapan dengan Spanyol belum berpihak pada kapten Timnas Argentina itu. Dari tiga pertandingan sebelumnya, Messi hanya merasakan satu kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir dengan kekalahan untuk Argentina.
Rentang Pertemuan Sebelum Final
Pertemuan pertama Messi dengan Spanyol terjadi pada Oktober 2006 di Stadion Nuevo Condomina, Murcia. Saat itu, Messi yang baru berusia 19 tahun tampil sebagai starter selama sekitar satu jam, tetapi Argentina tetap harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 1-2.
Tiga tahun berselang, tepatnya pada November 2009, Messi kembali bertemu Spanyol di Stadion Vicente Calderon, Madrid. Dalam laga tersebut, Messi sempat mencetak satu gol untuk tim asuhan Diego Maradona, namun Argentina kembali kalah dengan skor 1-2.
Kemenangan pertama Messi atas Spanyol akhirnya datang pada September 2010. Bermain di Buenos Aires, Argentina mampu meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas tim tamu, dan Messi turut menyumbang satu gol untuk tim racikan Sergio Batista.
Menariknya, pada pertemuan 2010 itu, Spanyol datang dengan status juara Piala Dunia 2010. Dengan konteks tersebut, kemenangan Argentina menjadi satu-satunya hasil positif bagi Messi dalam tiga pertemuan sebelumnya melawan lawan yang sama.
Berita Terkait
Kesempatan yang Luput di 2018
Di luar rangkaian laga yang sudah terjadi, Messi sebenarnya berpeluang menambah pertemuan keempat melawan Spanyol pada Maret 2018. Namun, cedera hamstring dan adduktor membuatnya tidak masuk skuad Argentina pada periode tersebut.
Pelatih Jorge Sampaoli kemudian memilih tidak mengambil risiko memainkan Messi menjelang Piala Dunia 2018. Keputusan itu membuat sang kapten terhindar dari kekalahan telak yang sempat menghantui Argentina dalam pertemuan lain melawan Spanyol di Stadion Metropolitano, Madrid, ketika Spanyol menang 6-1.
Dengan demikian, jeda yang terjadi sejak 2018 menjadikan final Piala Dunia 2026 sebagai momentum pertemuan berikutnya yang benar-benar masuk kategori pertandingan resmi. Laga ini menjadi kesempatan bagi Messi untuk menutup rentang pertemuan terdahulu yang didominasi hasil kurang menguntungkan.
Final nanti akan menjadi penentu bagi Messi dalam perhitungan head-to-head kontra Spanyol yang selama ini terbatas pada pertemuan internasional. Dari tiga laga sebelumnya, rekor menunjukkan angka yang jelas: hanya sekali menang, sementara dua kali kalah, sebelum akhirnya pertemuan keempat hadir di ajang final Piala Dunia 2026.
Catatan tersebut membuat pertandingan di Stadion MetLife memiliki bobot tersendiri dalam perjalanan Messi bersama Argentina. Namun yang pasti, sejarah pertemuan terdahulu—mulai Oktober 2006 hingga September 2010—dan momen ketidakhadirannya pada 2018 membentuk latar yang akan kembali diuji di partai puncak Piala Dunia 2026.
Dari sisi penjadwalan, laga puncak itu berlangsung dini hari WIB, tepat pukul 02.00 WIB pada Senin (20/7/2026). Jika dilihat dari waktu setempat, pertandingan tersebut jatuh pada Minggu (19/7/2026), sehingga hubungan antara tanggal dan momentum pertandingan terasa lebih dekat bagi penonton di lokasi.
Runtutan pertemuan Messi dengan Spanyol juga membentuk narasi yang jelas: dimulai di Murcia pada 2006, berlanjut di Madrid pada 2009, lalu berujung pada kemenangan Argentina di Buenos Aires pada 2010. Rentang tahun yang jauh itu sekaligus menunjukkan bahwa pertarungan keduanya tidak hanya intens, tetapi juga datang dalam fase berbeda karier Messi.
Ketika melihat jeda sejak 2018, ketidakhadiran Messi bukan karena hilang relevansi, melainkan karena kondisi fisik yang membuatnya tak masuk skuad pada periode tersebut. Dengan latar itu, final Piala Dunia 2026 menjadi pertemuan resmi berikutnya setelah momen yang sempat terlewat, sekaligus membuka peluang untuk memperbarui catatan head-to-head yang sebelumnya cenderung berat bagi Argentina.












