jurnalistik.co.id – Timnas Spanyol memastikan tiket perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam empat turnamen setelah menundukkan Portugal 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pertandingan Portugal vs Spanyol berlangsung di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Amerika Serikat. Satu gol penentu datang larut, tepatnya pada menit 90+1, ketika Mikel Merino memanfaatkan umpan terobosan Ferran Torres.
Kemenangan ini membawa Spanyol melangkah ke delapan besar untuk pertama kalinya sejak keluar sebagai juara pada edisi 2010. Sebelumnya, langkah Spanyol di fase gugur selalu berhenti lebih awal, yaitu pada 2018 dan 2022, sementara pada edisi 2014 mereka gagal menembus babak grup.
Secara keseluruhan, duel memperlihatkan Spanyol lebih efektif dalam menyelesaikan peluang pada momen krusial. Gol Merino menjadi pembeda tunggal yang meruntuhkan perlawanan Portugal tanpa harus membiarkan pertandingan melebar ke kejar-kejaran gol.
Rodri, yang meraih penghargaan pemain terbaik (man of the match) pada laga tersebut, menekankan bahwa keberhasilan tidak bisa dilepaskan dari kualitas kolektif tim. “Yang penting bukanlah ini (penghargaan man of the match), melainkan citra tim, apa yang telah kami perjuangkan, kami membaca laga dengan baik,” ujarnya.
Rodri juga menilai Portugal adalah lawan yang memiliki ancaman menyerang, namun tetap mampu menjaga keseimbangan pertahanan. “Mereka adalah tim yang menyerang tetapi mampu bertahan dengan sangat baik.”
Menurut Rodri, gol tercipta dari satu-satunya situasi yang bisa dimaksimalkan Spanyol dalam pola serangan mereka. “Satu-satunya aksi dalam pertandingan yang mampu kami lakukan melalui umpan silang di tengah lapangan menghasilkan gol dan saya sangat bangga.”
Berita Terkait
Selain kemenangan, Spanyol juga mempertahankan catatan tanpa kebobolan. Mereka meraih clean sheet untuk lima laga pada turnamen yang sedang berjalan, dan kali ini Unai SimĂłn melanjutkan peran pentingnya dengan sejumlah penyelamatan krusial, termasuk saat ia terbang melintas gawang untuk menghalau peluang Cristiano Ronaldo.
Clean sheet yang diraih Spanyol pada laga ini menjadi yang keenam secara beruntun di Piala Dunia. Unai SimĂłn memperpanjang rekor tanpa kebobolan golnya menjadi 609 menit, sekaligus menunjukkan konsistensi disiplin tim sejak fase awal.
Lebih dari itu, Spanyol memecahkan rekor turnamen terkait rentang tanpa kebobolan. Mereka menyalip pencapaian yang sebelumnya dipegang bersama Italia (1990) dan Swiss (2006-10) untuk jumlah pertandingan Piala Dunia berturut-turut tanpa kebobolan gol terbanyak.
Rentetan itu berawal dari hasil imbang 0-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2022. Pada waktu tersebut, Maroko mengalahkan La Roja setelah adu penalti, tetapi Spanyol tetap mampu menjaga gawangnya tidak kebobolan sepanjang waktu normal.
Dengan hasil ini, Spanyol kini tinggal menunggu lawan di perempat final. Mereka akan menghadapi pemenang laga Belgia vs Amerika Serikat, dan pertandingan babak delapan besar dijadwalkan berlangsung di Stadion SoFi, Inglewood, California.
Keberhasilan Spanyol kali ini juga terlihat dari cara mereka mengelola ritme pertandingan. Saat laga sempat berjalan dalam tekanan dua arah, mereka tetap menunggu celah yang paling efisien sebelum mengeksekusinya. Gol pada masa tambahan waktu menjadi simbol keputusan yang matang ketika peluang sekecil apa pun harus dimaksimalkan.
Di sisi lain, performa pertahanan yang rapi memberi ruang bagi Spanyol untuk tetap percaya diri mengontrol momen. Clean sheet yang terus berulang membuat setiap serangan Portugal terasa terbatas, termasuk ketika Unai SimĂłn tampil dengan respons cepat di area berbahaya. Konsistensi itu sekaligus memperlihatkan bahwa disiplin sejak fase awal tidak hanya berhenti pada satu pertandingan.
Dengan tiket perempat final sudah diamankan, fokus Spanyol kini bergeser pada strategi menghadapi lawan berikutnya. Mereka akan menunggu pemenang duel Belgia vs Amerika Serikat, sebelum melanjutkan perjalanan di babak delapan besar yang dijadwalkan di Stadion SoFi, Inglewood, California.












