Olahraga

Spanyol Tumbangkan Arab Saudi 4-0, Lamine Yamal Lewati Rekor Lionel Messi

×

Spanyol Tumbangkan Arab Saudi 4-0, Lamine Yamal Lewati Rekor Lionel Messi

Sebarkan artikel ini
Spanyol Vs Arab Saudi 4-0, Lamine Yamal Lewati Rekor Lionel Messi Bola 22 Juni 2026
Ilustrasi: Spanyol Vs Arab Saudi 4-0, Lamine Yamal Lewati Rekor Lionel Messi

jurnalistik.co.id – Spanyol menutup laga Grup H Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi dengan kemenangan telak 4-0 di Stadion Atlanta, Minggu (21/6/2026) malam WIB. Lamine Yamal menjadi salah satu nama yang paling menonjol setelah mencetak gol pertamanya di Piala Dunia.

Pertandingan berjalan cepat bagi Spanyol. Gol pembuka lahir pada menit ke-10 lewat Lamine Yamal. Setelah itu, Mikel Oyarzabal menambah keunggulan pada menit ke-21 dan 24.

Keunggulan Spanyol makin melebar pada babak kedua. Hassan Altambakti mencatatkan gol bunuh diri pada menit ke-49 sehingga skor bertambah menjadi 4-0. Hasil ini sekaligus mengunci kemenangan La Roja tanpa balas.

Gol Lamine Yamal datang setelah memanfaatkan umpan silang mendatar dari Mikel Oyarzabal. Ia lalu menyelesaikannya dari jarak dekat, memastikan Spanyol langsung unggul sejak awal pertandingan.

Bagi Yamal, gol tersebut menjadi yang pertama sepanjang kariernya di Piala Dunia. Ia juga masuk daftar pencetak gol termuda dalam sejarah turnamen ini. Usia dan momentum golnya membuat penampilannya mendapat sorotan dalam laga yang berakhir dominan bagi Spanyol.

Dalam pernyataannya, Yamal mengatakan ia merasa senang karena bisa mencetak gol di Piala Dunia. Ia menuturkan, mimpi untuk berada di turnamen tersebut sudah lama ia nantikan, termasuk saat pertandingan pertama sebagai starter berjalan sesuai harapannya.

“Saya selalu bermimpi berada di Piala Dunia, dan bisa mencetak gol di pertandingan pertama saya sebagai starter adalah sebuah mimpi.” Ia juga menambahkan, “Saya menonton Piala Dunia terakhir dari ruang kelas, jadi bisa mencetak gol di sini dengan ibu dan keluarga saya di tribun adalah sebuah mimpi.”

Di samping catatan personal, gol Yamal juga membuatnya melewati rekor yang sebelumnya dipegang Lionel Messi. Yamal mencetak gol perdananya di Piala Dunia pada usia 18 tahun 343 hari, sehingga menempatkan namanya di peringkat ketujuh pencetak gol termuda dalam sejarah turnamen ini.

Yamal melampaui Messi yang mencetak gol pertamanya di Piala Dunia pada usia 18 tahun 357 hari. Sementara itu, untuk pencetak gol termuda di Piala Dunia masih dipegang legenda Brasil, Pele, yang mencetak gol pada usia 17 tahun 239 hari.

Selain Pele dan Messi, daftar pencetak gol termuda dalam sejarah turnamen ini juga memuat sejumlah nama terkenal. Dalam catatan yang disebutkan, terdapat Manuel Rosas, Gavi, Michael Owen, Nicolae Kovacs, Dmitri Sychev, Julian Green, dan Divock Origi.

Yamal juga baru menjalani debut di Piala Dunia saat menghadapi Cape Verde. Pada laga tersebut, ia masuk pada menit ke-71. Ia kemudian menghadapi kendala kebugaran setelah sembuh dari cedera hamstring, sehingga waktu bermainnya pada awal turnamen tidak panjang.

Pelatih Luis de la Fuente memberi Yamal waktu 29 menit setelah ia kembali dari cedera hamstring. Namun, pada pertandingan melawan Arab Saudi, jatah tampilnya bertambah karena ia tampil sejak awal laga. Meski harus diganti pada awal babak kedua, Yamal tetap menjadi bagian penting dari jalannya pertandingan.

Kemenangan 4-0 Spanyol atas Arab Saudi sekaligus memperlihatkan bagaimana laga Grup H Piala Dunia 2026 berjalan dengan perubahan skor yang cepat. Gol-gol yang tercipta pada rentang menit-menit awal hingga pertengahan pertandingan membawa Spanyol mengunci keunggulan, sementara Yamal memastikan namanya masuk ke dalam rekor-rekor pencetak gol termuda di kompetisi ini.

Setelah keunggulan yang tercipta sejak awal, Spanyol terus mengendalikan jalannya permainan lewat serangan yang rapi dan tempo yang tinggi. Kondisi itu membuat Arab Saudi kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya skor berakhir 4-0.

Bagi Yamal, gol pertamanya di Piala Dunia juga terasa seperti pemenuhan mimpi yang ia tunggu bertahun-tahun. Ia menggambarkan kebahagiaannya bukan sekadar soal gol, tetapi juga karena dapat merayakan momen tersebut bersama ibu dan keluarga di tribun.

Catatan perjalanan Yamal menuju laga ini pun menegaskan bahwa ia datang dari proses pemulihan setelah cedera hamstring. Setelah sebelumnya hanya mendapat waktu bermain terbatas, kesempatan menjadi starter membuatnya kembali menunjukkan peran penting dalam pertandingan melawan Arab Saudi.