Internasional

Tim SAR Inggris bergabung dalam operasi penyelamatan gempa Venezuela

×

Tim SAR Inggris bergabung dalam operasi penyelamatan gempa Venezuela

Sebarkan artikel ini

jurnalistik.co.id – Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) spesialis Inggris telah dikerahkan ke Venezuela untuk membantu operasi penanggulangan setelah dua gempa besar pada Rabu. Jumlah korban jiwa yang dilaporkan dari bencana tersebut mendekati 1.000 orang.

Dua gempa terjadi berjarak beberapa detik, dengan magnitudo masing-masing 7,2 dan 7,5. Pusat gempa berada sekitar 100 mil (160 km) di sebelah barat ibu kota Caracas.

Dalam pengumuman pemerintah Inggris, operasi bantuan internasional itu melibatkan penerbangan militer. Sebuah pesawat Royal Air Force (RAF) membawa 68 personel beserta peralatan, termasuk anjing pelacak (sniffer dogs) dan drone, lepas landas dari pangkalan Brize Norton pada Jumat malam.

Pengiriman itu ditujukan untuk bergabung dalam upaya pencarian korban dan penyelamatan di lokasi terdampak. Tim tersebut disebut berangkat untuk mendukung respons darurat yang sedang berlangsung di tengah kebutuhan yang meningkat di lapangan.

Pendanaan dan gelombang dukungan kemanusiaan

Pemerintah Inggris menyatakan telah menyiapkan dana bantuan kemanusiaan sebesar ÂŁ2 juta untuk Venezuela. Pernyataan itu muncul di tengah kondisi ribuan warga yang harus mengungsi akibat gempa.

Menurut laporan BBC, puluhan ribu orang mengalami perpindahan akibat dua gempa tersebut. Sementara itu, ratusan pekerja bantuan juga dilaporkan telah tiba atau sedang menuju ke negara Amerika Selatan untuk ikut mencari penyintas.

Di wilayah yang paling parah, layanan rumah sakit disebut mengalami tekanan berat. Kekurangan pasokan penting membuat fasilitas kesehatan sulit memenuhi kebutuhan mendesak korban.

Koordinasi tim SAR Inggris

Komposisi tim SAR Inggris mencakup petugas pemadam kebakaran dan berbagai spesialis dari sejumlah wilayah di Inggris. Koordinasi operasi tersebut dilakukan oleh Merseyside Fire and Rescue Service, dengan dukungan dari RAF.

Bersamaan dengan itu, tim juga melibatkan spesialis kemanusiaan, medis, dan keamanan. Keberadaan beragam keahlian ini dimaksudkan untuk menjawab kebutuhan yang muncul selama proses pencarian dan evakuasi.

Pesawat RAF yang membawa tim tersebut tidak hanya membawa personel, tetapi juga perlengkapan yang mendukung pekerjaan lapangan. Peralatan yang dibawa disebut mencakup drone serta anjing pelacak untuk membantu deteksi di area terdampak.

Lonjakan kebutuhan setelah gempa dan kondisi darurat

Di Venezuela, status keadaan darurat telah diumumkan. Otoritas negara juga melaporkan bahwa layanan bandara, kereta api, serta layanan transportasi dihentikan.

Bangunan di sejumlah lokasi dilaporkan rata dengan tanah setelah gempa. Akibatnya, permintaan terhadap pasokan bantuan menjadi sangat tinggi, sementara banyak orang kehilangan tempat tinggal.

Dalam keterangan yang disampaikan Jumat, Presiden Pelaksana Delcy RodrĂ­guez menyebut telah tercatat 215 gempa susulan sejak peristiwa utama. Keterangan itu sekaligus menunjukkan bahwa proses pemulihan masih berlangsung dalam situasi yang berpotensi berulang.

Data orang yang tidak bisa dihubungi

Salah satu laman yang memungkinkan orang mendaftarkan keluarga yang hilang mencatat lebih dari 52.000 orang tidak bisa dihubungi. Pencatatan tersebut disebut berlaku hingga pukul 21:00 BST pada Jumat.

Angka tersebut menggambarkan besarnya tantangan dalam komunikasi dan pendataan korban di tengah kerusakan infrastruktur. Di saat yang sama, upaya pencarian di lapangan terus dilakukan sebagai bagian dari respons kemanusiaan.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyampaikan pernyataan dukungan kepada warga Venezuela. Ia mengatakan: “My thoughts are with the people of Venezuela following this week’s devastating earthquakes. “The UK stands in solidarity with all those affected, particularly those who have lost loved ones, homes and livelihoods.”

Menurut laporan tersebut, pengiriman tim SAR Inggris menjadi bagian dari koordinasi bantuan internasional yang sedang bergerak ke Venezuela. Tim gabungan ini hadir untuk memperkuat pencarian penyintas sekaligus mendukung proses respons darurat di lokasi yang paling terdampak.