Internasional

Trump Peringatkan Tarif Impor 100% untuk Negara Eropa yang Terapkan Pajak Layanan Digital

×

Trump Peringatkan Tarif Impor 100% untuk Negara Eropa yang Terapkan Pajak Layanan Digital

Sebarkan artikel ini

jurnalistik.co.id – Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan keras terkait pajak layanan digital di Eropa. Ia menyatakan akan mengenakan tarif impor sebesar 100% terhadap negara Eropa mana pun yang memperkenalkan digital services tax untuk perusahaan teknologi asal Amerika.

Trump menyampaikan ancamannya melalui Truth Social, dengan mengatakan bahwa “Numerous European countries” sedang membahas penerapan pungutan tersebut. Menurutnya, sejumlah negara berada di ambang pelaksanaan, dan keputusan itu berpotensi langsung diikuti langkah pengetatan perdagangan.

Dalam peringatan itu, Trump menegaskan bahwa sanksi tarif akan diterapkan segera. Ia juga menyebut tarif tersebut akan sepenuhnya “supersede” perjanjian perdagangan bilateral yang sudah ada.

Ia menujukan peringatannya kepada negara-negara yang merencanakan penerapan “imminent implementation” untuk pungutan baru. Namun, rincian dampaknya terhadap Inggris belum jelas secara langsung, mengingat London telah lebih dulu memiliki pajak serupa untuk beberapa waktu.

Trump menulis: “Please let this statement serve to represent that any Country that imposes such a Tax will immediately be met with a 100% TARIFF on any and all Goods sent to the United States of America”. Pernyataan itu menunjukkan bahwa ia memandang tarif 100% sebagai respons langsung terhadap kebijakan pajak layanan digital, tanpa menunggu proses negosiasi lanjutan.

Pajak Layanan Digital Inggris yang menjadi konteks

Inggris menerapkan Digital Services Tax (DST) sebesar 2% pada mesin pencari utama, platform media sosial, serta pasar daring. Pajak tersebut mulai diberlakukan pada April 2020.

DST Inggris menargetkan perusahaan teknologi multinasional, termasuk Apple, Google, Meta, dan Amazon. Kebijakan ini secara spesifik menitikberatkan pada perusahaan dengan pendapatan digital global melebihi ÂŁ500 juta dan pendapatan di Inggris lebih dari ÂŁ25 juta.

Menurut keterangan dari Treasury, pajak ini menghasilkan lebih dari £800 juta pada 2024–25. Angka tersebut naik dibandingkan £678 juta pada 2023–24.

Peringatan tarif Trump pada Jumat menjadi sorotan, terutama karena Inggris disebut-sebut telah memiliki DST sehingga implikasi kebijakan tersebut mungkin berbeda dibanding negara Eropa lain yang baru mempertimbangkan atau mendekati pelaksanaannya. Meski demikian, ia tidak merinci secara spesifik bagaimana penerapan tarif tersebut akan diterjemahkan dalam konteks perundingan dengan pihak Inggris.

Untuk respons resmi, Department for Business and Trade dan Treasury dihubungi untuk memberikan komentar. Hingga saat berita ini disampaikan, tanggapan tersebut belum dimuat dalam informasi yang sama.

Rangkaian kebijakan tarif baru setelah putusan Mahkamah Agung

Peringatan tarif tersebut merupakan kelanjutan dari sejumlah pengumuman Presiden Trump terkait pengenaan pajak impor baru. Langkah-langkah tersebut muncul setelah US Supreme Court pada Februari membatalkan banyak tarif-tarif sebelumnya.

Awal bulan ini, AS juga mengumumkan tarif baru berkisar 10–12.5% untuk puluhan negara. Tarif tersebut mencakup negara-negara yang secara keseluruhan menyumbang hampir seluruh impor AS, dengan alasan kekhawatiran bahwa mereka tidak melakukan upaya yang cukup untuk mengatasi forced labour.

Dengan demikian, ancaman Trump terhadap pajak layanan digital dan pengenaan tarif 100% mencerminkan pendekatan yang mengaitkan kebijakan domestik terkait teknologi dengan konsekuensi perdagangan internasional. Ia menyatakan bahwa tarif tersebut akan menjadi pengganti yang efektif (“supersede”) terhadap kerangka perjanjian perdagangan bilateral yang sudah ada.

Bagi negara-negara yang tengah mempertimbangkan DST, pernyataan Trump menambah tekanan karena menekankan penerapan yang bersifat segera. Sementara itu, bagi Inggris yang sudah menerapkan pajak 2% berbasis DST, muncul pertanyaan lanjutan mengenai bagaimana skema tarif 100% yang disebutkan Trump akan memengaruhi arus barang yang dikirim ke Amerika Serikat.

Pada akhirnya, peringatan itu menempatkan persilangan antara regulasi pajak digital dan kebijakan tarif impor. Trump menegaskan bahwa siapa pun yang menerapkan tax semacam itu akan langsung menghadapi tarif 100% terhadap semua barang yang dikirim ke AS, tanpa menyebut pengecualian untuk perjanjian bilateral yang sudah berjalan.