Olahraga

Timnas Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Ambon Rayakan dengan Turun ke Jalan

×

Timnas Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Ambon Rayakan dengan Turun ke Jalan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Ambon Turun ke Jalan

jurnalistik.co.id – Timnas Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina pada laga final. Pertandingan yang digelar di Stadion New York New Jersey East Rutherford, Amerika Serikat, berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Spanyol.

Gol penentu kemenangan dicetak oleh Feran Torres pada babak perpanjangan waktu. Dengan hasil tersebut, Spanyol memastikan diri menjadi kampiun Piala Dunia 2026 sekaligus memutus harapan tim Argentina untuk merebut trofi secara beruntun.

Kemenangan yang dibawa sampai ke Ambon

Euforia kemenangan Spanyol langsung merambat ke Kota Ambon, Maluku. Senin (20/7/2026), ribuan pendukung La Furia Roja turun ke jalan untuk merayakan keberhasilan tim Matador menjadi juara.

Usai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, warga yang mengusung jersey dan atribut kebanggaan Spanyol tumpah ruah ke ruas-ruas jalan utama. Di sepanjang perjalanan, mereka membawa bendera Spanyol sambil melantunkan yel-yel kemenangan.

Perayaan tidak hanya berlangsung di satu titik. Massa ikut menggelar konvoi di beberapa wilayah, termasuk pusat kota serta Kecamatan Teluk Ambon dan Kecamatan Baguala, sebelum bergerak mengikuti arus kerumunan di sejumlah lokasi lain.

Konvoi dan yel-yel meriah

Konvoi ribuan pendukung berlangsung dengan suasana yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Sepanjang perjalanan, mereka menampilkan dukungan yang serempak, mulai dari penggunaan jersey, atribut tim, hingga pengibaran bendera.

Beberapa pendukung terdengar meneriakkan dukungannya secara langsung. Salah satu seruan yang diucapkan di tengah iring-iringan berbunyi, “Spanyol menang, Spanyol juara, ini bukan tim kaleng-kaleng ya guys”.

Selain arak-arakan dan yel-yel, kemeriahan juga terlihat dari aksi pembakaran flare di sejumlah lokasi. Perayaan bahkan sempat berlangsung di area Jembatan Merah Putih Ambon yang menjadi salah satu titik perhatian massa.

Keramaian yang terpantau membuat pergerakan kendaraan melambat di beberapa titik. Di antaranya, kemacetan sempat terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, wilayah Poka, sekitar Maluku City Mall, serta di area Jembatan Merah Putih.

Pengawalan aparat di beberapa titik

Ribuan pendukung Spanyol yang bergerak dalam konvoi turut dikawal ratusan personel kepolisian. Pengawalan dilakukan di sejumlah titik agar arus massa tetap terkendali selama perayaan berlangsung.

Aktivitas perayaan yang terkonsentrasi di jalan-jalan utama membuat momen tersebut berjalan ramai namun tetap dalam pengawasan. Kerumunan yang mengikuti iring-iringan tampak membentuk arus panjang, terutama ketika massa berpindah dari satu area ke area lain di dalam Kota Ambon.

Dengan demikian, kemenangan Spanyol di final Piala Dunia 2026 tidak berhenti pada jalannya pertandingan. Di Ambon, hasil 1-0 yang ditentukan gol Feran Torres pada perpanjangan waktu itu menjadi pemicu perayaan besar yang melibatkan ribuan warga, yel-yel, konvoi keliling, hingga pembakaran flare di beberapa lokasi.

Bagi pendukung Spanyol, momen itu juga terasa sebagai rangkaian puncak euforia ketika tim yang dijuluki La Furia Roja dinobatkan sebagai juara Piala Dunia 2026. Konvoi di jalan-jalan Kota Ambon memperlihatkan bahwa kemenangan tersebut benar-benar “hidup” di luar stadion, lewat semangat dan kebersamaan para penggemar.

Di tengah keramaian, para pendukung terlihat bergerak dengan irama yang sama: saling menyesuaikan langkah ketika konvoi berganti titik, sementara yel-yel bergulir dari satu rombongan ke rombongan lain. Nuansa kemenangan itu juga tampak pada cara mereka mengangkat bendera Spanyol dan mengenakan jersey La Furia Roja tanpa meredup, meski arus jalan dipenuhi massa.

Ketika pembakaran flare mulai mewarnai beberapa lokasi, perhatian massa semakin terarah pada titik-titik yang menjadi pusat kerumunan, termasuk area Jembatan Merah Putih Ambon. Kepadatan yang muncul kemudian berimbas pada laju kendaraan yang melambat di beberapa ruas yang telah disebutkan, dan pengawalan aparat membantu memastikan iring-iringan tetap berjalan teratur.

Secara keseluruhan, hasil final Piala Dunia 2026 yang berakhir 1-0—dengan Feran Torres menjadi pembeda pada perpanjangan waktu—membawa cerita kemenangan itu sampai ke Ambon. Perayaan yang menyebar dari pusat kota hingga wilayah Teluk Ambon dan Baguala memperlihatkan bagaimana momen juara tidak berhenti pada laga, melainkan berlanjut menjadi rangkaian euforia kolektif bagi para pendukung.