jurnalistik.co.id – Mads Pedersen menjadi sorotan di etape keempat Tour de France 2026 setelah melesat dari pelarian untuk finis terdepan, sementara Tadej Pogacar justru kehilangan maglia kuning dan merosot ke posisi keempat klasemen sementara.
Etape sepanjang 181,9 km itu berlangsung dengan kondisi panas ekstrem yang terasa hingga 40°C di wilayah selatan Prancis. Suasana panas memengaruhi cara para pembalap bertahan, termasuk dengan langkah-langkah pendinginan selama balapan.
Pedersen, yang merupakan juara bertahan, menakar aksinya menjelang garis finis. Ia melakukan sprint dari rombongan terdepan yang terbentuk lewat pelarian, lalu berhasil mempertahankan keunggulan hingga menembus garis finis sebagai pemenang etape keempat.
Quinn Simmons dari Lidl-Trek berada di belakang Pedersen untuk meraih tempat kedua. Di posisi ketiga, Raul Garcia Pierna dari Movistar turut menyelesaikan etape di belakang duo tersebut, melengkapi tiga besar yang menentukan hasil hari itu.
Di tengah persaingan, paket yang mengejar tidak hanya berjuang soal tenaga, tetapi juga soal strategi menghadapi panas. Para pembalap memasang balok es di bagian atas pakaian untuk membantu mendinginkan tubuh, dan balap kali ini bahkan memungkinkan penggunaan kantong berisi es serta air, sebagai uji coba yang menggantikan botol individu.
Heat wave juga terasa pada dinamika rombongan. Pada bagian pengejaran, Georg Steinhauser dari tim EasyPost terlihat memimpin rombongan kejar untuk mengurangi jarak, sementara rombongan utama melintas di area Cité de Carcassonne, benteng abad pertengahan yang menjadi latar awal etape keempat.
Berita Terkait
Torstein Traeen mencatat hasil penting ketika menjadi pemegang maglia kuning baru. Ia finis di urutan kedelapan pada etape keempat, dan capaian itu membawanya naik ke puncak klasemen setelah jaraknya menjadi hampir 13 menit di depan rombongan peloton.
Perubahan kepemimpinan ini membuat Pogacar—juara Tour empat kali—harus menerima kenyataan pahit. Pogacar kehilangan maglia kuning hanya setelah satu hari, untuk ketiga kalinya secara beruntun dalam tiga tahun terakhir. Pada etape keempat, ia finis di urutan ke-33, lalu tertinggal dari Traeen dengan selisih 7 menit 53 detik.
Traeen sendiri menjadi pembalap Norwegia ketiga yang pernah mengenakan maglia kuning. Sebelum perjalanan kompetitifnya berlanjut, ia pernah menjalani perawatan kanker pada tahun 2022, sebuah latar yang menambah bobot dari momen memimpin lomba ini.
Berikut hasil etape keempat Tour de France 2026: 1) Mads Pedersen (Den/Lidl-Trek), 4 jam 10 menit 45 detik; 2) Quinn Simmons (US/Lidl-Trek), waktu sama; 3) Raul Garcia Pierna (Spa/Movistar), 4) Marco Frigo (It/NSN), 5) Ramses de Bruyne (Bel/Alpecin-Premier Tech), 6) Kevin Vauquelin (Fra/Ineos), 7) Sean Quinn (US/Easypost), 8) Torstein Traeen (Nor/Uno-X Mobility), 9) Pablo Castrillo (Spa/Movistar), 10) Mathias Vacek (Cze/Lidl-Trek).
Perombakan klasemen setelah etape keempat juga mengunci peta baru di rombongan teratas. Klasemen umum (general classification) kini dipimpin Torstein Traeen (Nor/Uno-X Mobility) dengan total 13 jam 2 menit 36 detik. Di posisi kedua ada Sean Quinn (US/Easypost) dengan selisih +28 detik, disusul Mathias Vacek (Cze/Lidl-Trek) yang tertinggal +3 menit 50 detik.
Pogacar menempati urutan keempat dengan selisih +7 menit 53 detik. Sementara itu, Jonas Vingegaard (Den/Visma-Lease a Bike) berada tepat di bawahnya dengan waktu yang sama dengan Pogacar, Ramses de Bruyne (Bel/Alpecin-Premier Tech) menyusul dengan selisih +8 menit 6 detik, Remco Evenepoel (Bel/Red Bull-Bora-Hansgrohe) terpaut +8 menit 16 detik, Isaac del Toro (Mex/UAE Team Emirates-XRG) tertinggal +8 menit 17 detik, Juan Ayuso (Spa/Lidl-Trek) +8 menit 20 detik, dan Paul Seixas (Fra/Decathlon-CMA CGM) menutup daftar sepuluh besar dengan selisih +8 menit 41 detik.
Dengan panas yang masih menjadi ujian sepanjang pekan ini, kemenangan Pedersen pada etape keempat sekaligus menegaskan bahwa keputusan kecil—ketepatan kapan sprint dilakukan dan cara menjaga kondisi tubuh di tengah 40°C—bisa langsung mengubah nasib maglia kuning dalam hitungan hari.






