Olahraga

Vozinha, Kiper Cape Verde, Bakal Berseragam Colo Colo Usai Aksi Heroik di Piala Dunia 2026

×

Vozinha, Kiper Cape Verde, Bakal Berseragam Colo Colo Usai Aksi Heroik di Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Vozinha: Cape Verde goalkeeper to join Chilean club Colo Colo after 2026 World Cup heroics

jurnalistik.co.id – Kabar mengejutkan datang dari sepak bola Afrika. Kiper asal Tanjung Verde itu kini berada di ambang perubahan besar dalam kariernya setelah tampil menonjol di Piala Dunia 2026.

Di kejuaraan tersebut, ia menjadi perhatian karena performa penjaga gawangnya mampu menahan laju lawan, termasuk saat Cape Verde meraih hasil berharga melawan Spanyol. Timnya bahkan sempat bermain imbang tanpa gol, sebuah capaian yang kemudian membuat namanya cepat dikenal luas.

Lonjakan ketenaran itu berangkat dari momen historis Cape Verde. Pada fase grup, Tanjung Verde mencatat poin perdana mereka di Piala Dunia setelah takluknya tidak datang saat menghadapi Spanyol, dan kiper tersebut tampil sebagai figur yang paling disorot.

Kesempatan untuk masuk pasar yang lebih besar kini terbuka karena status klubnya sebelumnya. Ia berangkat ke Piala Dunia tanpa terikat kontrak setelah kerja samanya dengan klub Portugal, Chaves, yang berlaga di divisi dua, berakhir.

Kepastian awal dari presiden Colo Colo

Menurut presiden Colo Colo, Aníbal Mosa, transfer tersebut sudah berada pada jalur yang jelas. Mosa menyatakan, “Vozinha will be a Colo Colo player,” lalu menambahkan, “In the coming days he will travel to Chile, undergo the usual medical examinations and then be presented here at the Estadio Monumental.”

Dalam penjelasan yang disampaikan, Mosa menilai penampilan Vozinha di Piala Dunia bukan sekadar kebetulan. Ia menyebut bahwa buktinya di lapangan layak dijadikan alasan untuk langkah rekrutmen tersebut, sekaligus mengakui adanya nilai promosi bagi Colo Colo.

Colo Colo sendiri berbasis di Santiago, ibu kota Chili, dan saat kabar ini muncul klub tersebut sedang memuncaki Liga de Primera, kompetisi kasta tertinggi di negara itu. Dengan posisi tersebut, kedatangan sosok berpengalaman diharapkan memberi tambahan kualitas, terutama dalam menjaga stabilitas pertahanan.

Belum final, tetapi klub sudah mengisyaratkan

Meski demikian, perubahan status itu masih menunggu tahap akhir. Perjanjian disebut belum sepenuhnya final, namun Colo Colo sempat mengisyaratkan kedatangan sang penjaga gawang lewat unggahan di media sosial.

Melalui unggahan tersebut, klub menampilkan gambar yang menekankan ciri khas Vozinha, khususnya rambut keritingnya. Isyarat visual itu memperkuat bahwa diskusi internal menuju penandatanganan memang sudah bergerak.

Di luar kiprah bersama tim nasional, pengalaman klub Vozinha juga cukup beragam. Ia pernah bermain di berbagai negara, termasuk Slovakia, Angola, Moldova, Siprus, serta Portugal, sebelum akhirnya kontraknya di Chaves berakhir.

Perjalanan Cape Verde di turnamen juga menambah bobot kisah ini. Setelah mencuri poin melawan Spanyol, mereka sempat berpeluang mengganggu perjalanan Argentina pada babak 32 besar. Namun langkah itu harus berhenti setelah kalah 3-2 pada perpanjangan waktu dari Lionel Messi dan kolega.

Vozinha pada akhirnya membangun reputasi sebagai figur “kultus” di media sosial, seiring jutaan pengikut baru yang mengikuti kiprahnya. Dengan langkah menuju Colo Colo, ia kini berpeluang membawa momentum tersebut ke liga yang lebih mapan dan kompetitif di Amerika Selatan.

Proses berikutnya akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, dimulai dari perjalanan ke Chili, pemeriksaan medis, hingga pengenalan resmi di Estadio Monumental sebagaimana disampaikan pihak klub. Jika tahapan itu berjalan sesuai rencana, maka kisah heroik di Piala Dunia akan berlanjut ke babak baru bersama Colo Colo.

Dengan posisi Colo Colo yang sedang berada di puncak Liga de Primera, rekrutmen ini dipandang sebagai dukungan untuk menjaga stabilitas pertahanan di kompetisi kasta tertinggi. Penilaian itu sejalan dengan pandangan presiden yang menilai penampilan Vozinha di Piala Dunia sebagai bukti nyata.

Dalam beberapa hari ke depan, prosesnya mencakup perjalanan ke Chili, pemeriksaan medis, hingga pengenalan resmi di Estadio Monumental. Rangkaian tahapan tersebut menjadi penanda bahwa setelah kerja sama di Chaves berakhir, langkah berikutnya tinggal menunggu implementasi akhir.