jurnalistik.co.id – Ajang Piala Dunia 2026 kembali menyedot perhatian luas, tidak hanya karena dinamika permainan dan kemeriahan stadion, tetapi juga karena pesona dunia mode yang makin melekat pada sepak bola. Pada momen seperti ini, busana dan gaya kerap berubah menjadi bagian dari cara publik “mengenal” para tokoh di balik lapangan.
Industri busana menyambut olahraga ini dengan serius. Deretan jenama ternama ikut meramaikan, terlihat dari Loewe dan Jacquemus yang merancang seragam tim, sementara gaya berpakaian mewah para atlet turut menyerupai peragaan busana di ranah fashion.
Dalam pengamatan Vogue Singapura, perhatian kemudian meluas ke WAGs atau Wives and Girlfriends yang hadir membawa glamor ke bangku penonton. Bagi banyak pengamat busana kelas atas, WAGs tidak sekadar tampil sebagai pendamping pesepak bola sukses, melainkan ikut membentuk ikon gaya baru yang disorot di internet.
Gaya yang muncul beragam, mulai dari penampilan yang tampak bersahaja hingga pilihan yang berani dan nyentrik. Beragam cara berpakaian tersebut membuat para perempuan yang menjadi pasangan pemain bola kerap tampil sebagai primadona di media sosial, karena dinilai mampu menyeimbangkan nilai estetika dengan personalitas mereka.
Berikut rangkumannya yang melansir Vogue Singapura pada Minggu (21/6/2026). Artikel tersebut menyorot tujuh pasangan pemain Piala Dunia 2026 dengan daya tarik mode yang kuat, dan di antaranya ada beberapa nama yang tampak menonjol karena konsistensi gaya dan cerita personalnya.
Isabel Haugseng Johansen
Isabel Haugseng Johansen disebut sebagai ikon gaya minimalis yang tak lekang oleh waktu. Ia merupakan kekasih pemain Norwegia Erling Haaland, dan keduanya berteman sejak kecil di akademi Bryne FK sebelum akhirnya menjalin asmara.
Pilihan busana Johansen dinilai selalu mengutamakan kenyamanan tubuh tanpa mengorbankan nilai estetika. Ia dikenal sebagai pencinta gaya kasual Skandinavia, dengan potongan pakaian klasik yang rapi.
Dalam cara berpikirnya, Johansen tidak sekadar memilih busana yang “aman”, tetapi juga tahu cara tampil memesona melalui busana bersahaja yang terlihat cerdas sekaligus tetap modis. Konsistensi itu membuat gayanya mudah dikenali, bahkan ketika tren berganti cepat.
Georgina Rodríguez
Di luar lapangan pertandingan, nama Georgina Rodríguez kerap menjadi sorotan saat pandangan penonton tertuju pada kekasih pemain Portugal Cristiano Ronaldo. Ia memancarkan aura bintang di tribun melalui pilihan busana berkelas tinggi.
Gaya yang disebutkan dalam ulasan ini menampilkan kecenderungan pada pakaian yang pas badan. Ia juga kerap memadankan penampilan tersebut dengan tas Hermès langka serta perhiasan berlian yang mentereng.
Selain soal busana, Georgina Rodríguez digambarkan sebagai figur pasangan pesepak bola paling tersohor saat ini. Namanya disebut berkibar di dunia mode berkat perannya sebagai duta merek mewah seperti Chopard dan Elisabetta Franchi, sekaligus melalui program reality show-nya sendiri di Netflix.
Dengan kombinasi pakaian yang terukur, aksesori yang bernilai, dan penguatan citra melalui kemitraan merek serta panggung media, gaya Georgina Rodríguez tampak menjadi contoh bagaimana status pasangan pemain dapat diterjemahkan menjadi identitas mode yang lebih luas.
Mishel Gerzig Courtois
Mishel Gerzig Courtois disebut memiliki gaya modis yang menonjol melalui karakter yang santai namun tetap tegas. Ia merupakan istri kiper Belgia Thibaut Courtois, dan latarnya juga berhubungan dengan dunia model.
Kisah romansa mereka bermula saat Courtois mengirim pesan Instagram pada tahun 2021 sekadar untuk memuji anjing peliharaannya. Setelah perjalanan yang berawal dari sapaan sederhana itu, keduanya kini telah menikah dan dikaruniai seorang putri.
Dalam cara berpakaian, Mishel Gerzig Courtois rutin memamerkan gaya santainya melalui pakaian netral pas badan dan sentuhan yang berani. Ia juga disebut sangat menyukai sepatu bot tinggi, seperti yang kerap dipamerkan di akun Instagramnya.
Ketertarikan pada sepatu bot tinggi, serta pilihan warna netral yang tetap mengikuti lekuk tubuh, memperlihatkan pendekatan yang cenderung konsisten: menonjolkan bagian tertentu tanpa kehilangan karakter keseluruhan.
Secara keseluruhan, rangkaian sorotan Vogue Singapura menempatkan para WAGs sebagai elemen penting dalam ekosistem Piala Dunia 2026. Pada akhirnya, busana mereka dibaca bukan hanya sebagai pelengkap acara olahraga, melainkan sebagai bentuk ekspresi gaya yang bisa terus menarik perhatian, kapan pun tribun dipenuhi sorotan.












