jurnalistik.co.id – Dunia musik berkabung. Glen Hansard, penyanyi dan penulis lagu Irlandia berusia 56 tahun yang meninggal dalam kecelakaan sepeda motor di Dublin pekan lalu, dimakamkan pada Selasa.
Pemakaman Hansard berlangsung di St Patrick’s Cathedral, Dublin. Sebelum prosesi itu, banyak orang memberi penghormatan lebih dulu dalam sebuah sesi duka publik yang digelar di kota pada Senin.
Di antara pelayat hadir sejumlah nama besar, termasuk Bono dari U2, Eddie Vedder dari Pearl Jam, serta Hozier. Mereka datang untuk menyampaikan dukacita kepada musisi yang selama ini dikenal luas melalui karya-karyanya.
Hansard adalah sosok yang meraih perhatian publik sejak film komedi musikal berdurasi 1991, The Commitments. Setelah itu, ia menjadi vokalis utama band rock The Frames dalam waktu yang lama, sebelum kariernya terus berkembang lewat proyek-proyek lain.
Berita kematiannya mengejutkan dunia musik dan para penggemar. Ed Sheeran dan Bruce Springsteen, misalnya, turut memberikan penghormatan; Springsteen menyebut dirinya āheartbrokenā.
Suasana duka dan prosesi di katedral
Pada awal ibadah, sebuah gitar dibawa ke altar oleh Colm Mac Con Iomaire, yang pernah menjadi anggota band The Frames. Mac Con Iomaire kemudian melanjutkan dengan penampilan lagu untuk para hadirin bersama Liam Ć MaonlaĆ.
Musisi tradisional Irlandia, BreandĆ”in Ć Beaglaoich, juga berbicara kepada yang hadir. Ia mengatakan Hansard āwas so well known on the big stages of Ireland and all over the worldā, serta menggambarkannya sebagai āan ordinary kind-hearted Ballymun man.. a true Dub.ā
Selain itu, Ć Beaglaoich tampil membawakan lagu. Kehadiran para pelayat terasa kental dengan nuansa musik yang menyertai setiap bagian layanan.
Sejumlah tokoh dari berbagai kalangan turut hadir dalam pemakaman tersebut. Di antaranya Bono, Eddie Vedder, Hozier, The Edge, Steve Coogan, Imelda May, Paddy Casey, Declan O’Rourke, dan Angeline Ball.
Angeline Ball dikenal karena tampil bersama Hansard dalam komedi-drama The Commitments yang memenangkan BAFTA. Sementara itu, perwakilan Presiden Irlandia, Catherine Connolly, dan perwakilan dari Taoiseach (Perdana Menteri Irlandia) MicheƔl Martin juga termasuk di antara pelayat.
Penampilan dari sahabat dan keluarga
MarkƩta IrglovƔ, mantan pasangan dan sekaligus rekan band Hansard, tampil dalam rangkaian upacara. Ia tampil bersama Eddie Vedder, sementara banyak teman musisi lainnya juga mengisi bagian-bagian dalam prosesi.
Musisi yang ambil bagian mencakup frontman U2 Bono, frontman Hothouse Flowers Liam Ć MaonlaĆ, serta Damien Dempsey dan Lisa O’Neill. Eddie Vedder dan MarkĆ©ta IrglovĆ”, yang juga memenangi Oscar bersama Hansard, melantunkan karya Hansard berjudul The Song of Good Hope.
Di momen lain, janda Hansard, penyair Finlandia Maire Saaritsa, menyampaikan terima kasih. Ia berkata ia berterima kasih kepada suaminya yang telah berpulang āfor the life we shared, searching for truth and beauty side by sideā.
Saaritsa menahan emosi saat berbicara. Ia menyebut mereka menemukan ātruth and beautyā dalam putra mereka yang berusia tiga tahun, Christy, serta menyampaikan, āHe cannot be here today, he is too young to witness or understand an event of such scale.ā
Berita Terkait
Ia melanjutkan, āThe bright spirit he inherited from his father is with us.ā Kata-kata itu menjadi salah satu bagian paling menyentuh dalam layanan pemakaman.
Selanjutnya, Bono membacakan lagu U2, A Beautiful Day. Saat pembacaan berakhir, ia mulai bernyanyi, sambil mengajak jemaat untuk ikut bergabung.
Proses itu kemudian berlanjut ketika gitaris utama U2, The Edge, mendekati mikrofon untuk menyanyikan versi lagu tersebut. Aksi itu dilakukan saat Bono menyelesaikan bagian recitannya.
Menjelang akhir, peti jenazah meninggalkan gereja dengan iringan musik. Di dalam katedral, para pelayat masih melanjutkan nyanyian mengikuti rendisi Forever Young yang dibawakan bersama suasana duka.
Jejak karier dan karya yang dikenang
Kehidupan Hansard lekat dengan musik, mulai dari kebiasaannya memegang gitar sejak masa remaja hingga jam terakhir sebelum ia meninggal. Pada masa-masa akhirnya, ia masih tampil dalam sesi musik tradisional.
Kariernya berlangsung lebih dari tiga dekade, termasuk pencapaian meraih Academy Award untuk Lagu Orisinal Terbaik pada 2008 bersama Marketa Irglova. Penghargaan itu terkait dengan film musikal romansa berdana rendah, Once.
Hansard dan Irglova juga merilis tiga album sebagai The Swell Season. Ia kemudian mengalami kesuksesan sebagai artis solo, termasuk album 2016 Didn’t He Ramble yang dinominasikan untuk Grammy pada 2016.
Sebelum itu, ia mendirikan The Frames setahun sebelum The Commitments. Dari band tersebut, ia merekam enam album studio, di antaranya Dance The Devil, For The Birds, dan album yang menjadi tangga teratas di Irlandia, Burn The Maps.
Hansard juga merilis lima album solo hingga All That Was East Is West Of Me pada 2023. Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga menjadi ayah tiga tahun yang lalu.
Di luar panggung, Hansard mendapatkan apresiasi dari berbagai yayasan karena perannya menggalang dana untuk tunawisma. Sejak 2010, ia memulai busk tahunan pada Malam Natal di pusat kota Dublin, yang menarik musisi berprofil tinggi seperti SinĆ©ad O’Connor dan Shane McGowan.
Temannya, seniman Colin Davidson, mengatakan busk tersebut telah menjadi āan international Irish institution in its own rightā. Bagi banyak orang, rutinitas itulah yang turut menguatkan kedekatan Hansard dengan publik.
Penghormatan publik setelah kabar duka
Usai kematiannya, banyak orang datang ke Temple Bar, Dublin, untuk menandatangani buku belasungkawa. Ribuan penggemar juga mengantre untuk memberi penghormatan langsung selama sesi duka publik di Senin.
Sejumlah pengunjung berbagi pengalaman mereka menonton konser Hansard serta melihatnya mengamen di jalan. Danni Rohde, penggemar band Hansard, The Frames, mengatakan, ādoesn’t feel realā.
Penggemar lain, Chris James, menuturkan bahwa ia pertama kali melihat Hansard mengamen 25 tahun lalu di Grafton Street, Dublin. Ia berkata, āI thought it one of the coolest things I’d ever seen and one of the reasons I picked up and started playing guitarā.
Di tengah kesaksian itu, ada juga yang menggambarkan kematiannya sebagai āa loss to Irelandā. Bagi para pelayat, Hansard bukan hanya sosok musikal, melainkan bagian dari ingatan dan perjalanan banyak orang.












