Peristiwa

Penerbangan British Airways kirim mayday saat mendekati Heathrow

×

Penerbangan British Airways kirim mayday saat mendekati Heathrow

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: British Airways flight called mayday on approach to Heathrow

jurnalistik.co.id – Penerbangan British Airways dilaporkan sempat mengirim panggilan “mayday” saat pesawat mendekati Bandara Heathrow pada awal bulan ini. Informasi tersebut disampaikan dalam pernyataan otoritas investigasi kecelakaan penerbangan Prancis.

Menurut keterangan yang dirujuk otoritas tersebut, panggilan darurat dilakukan setelah muncul peringatan stall sebanyak dua kali. Pesawat yang terlibat adalah Airbus A320 yang berangkat dari Düsseldorf, Jerman.

Prosesnya terjadi pada 6 Juli. Saat itu, pesawat sedang melakukan pendekatan menuju Heathrow dan pesawat sempat memberi peringatan stall, yang kemudian diikuti oleh kondisi mendesak.

Pihak otoritas Prancis menyebut bahwa ketika pesawat mulai mendekati Heathrow, terjadi gangguan pada sistem data yang memicu peringatan stall. Setelah peringatan pertama muncul, kru kemudian mengoperasikan pesawat dengan mode berbeda yang disebut “alternate law”.

Mode “alternate law” dijelaskan sebagai konfigurasi yang mengurangi beberapa sistem perlindungan penerbangan otomatis. Dalam situasi tersebut, kru tetap melanjutkan penerbangan sambil menyesuaikan kontrol pesawat sesuai prosedur yang tersedia.

Peringatan stall berikutnya kemudian kembali muncul saat pesawat berada pada ketinggian sekitar 3.000 feet. Para pakar menyebut bahwa pada titik tersebut pesawat kemungkinan hanya berjarak beberapa mil dari bandara.

Keadaan yang berkembang membuat pesan urgensi yang sebelumnya sudah disampaikan oleh kru mengalami peningkatan status menjadi “mayday”. Dalam konteks investigasi keselamatan, peningkatan menjadi mayday menunjukkan adanya bahaya yang dinilai segera dan mengancam.

Usai rangkaian kejadian itu, pesawat dilaporkan mendarat tanpa insiden lanjutan. Pendaratan berjalan sebagaimana mestinya, sementara otoritas investigasi menilai peristiwa tersebut sebagai kejadian serius.

Pihak Badan Investigasi Kecelakaan Udara Inggris (Air Accidents Investigation Branch/AAIB) menyatakan sedang melakukan penyelidikan atas “insiden serius” yang melibatkan pesawat komersial pada 6 Juli saat pendekatan ke Heathrow. British Airways juga disebut membantu proses investigasi, namun pada tahap ini pihak maskapai menyatakan tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut secara hukum.

Dalam pernyataan yang dilaporkan, otoritas Prancis (BEA) mengatribusikan isi informasi ke AAIB. Namun, AAIB sendiri tidak mengonfirmasi apakah pernyataan tersebut benar berasal dari mereka.

AAIB selanjutnya mengeluarkan pernyataan singkat mengenai fokus pemeriksaan. Lembaga tersebut menyebut penyelidikan akan bersifat “correspondence investigation”, sehingga tidak ada tim yang dikerahkan untuk melakukan investigasi lapangan.

Seorang investigator keselamatan penerbangan, David Gleave, turut menyoroti aspek penggunaan istilah mayday dalam komunikasi penerbangan. Ia menjelaskan bahwa terdapat berbagai bentuk panggilan dalam keadaan darurat, sehingga mengirim pesan urgensi bukanlah hal yang benar-benar tidak biasa.

Gleave mencontohkan bahwa kemungkinan ada penumpang sakit di dalam pesawat yang memerlukan penanganan medis segera. Dalam kondisi seperti itu, keputusan mengenai penggunaan istilah panggilan berada pada diskresi kapten, tergantung penilaian cepat terhadap situasi yang dihadapi.

Meski begitu, Gleave menambahkan bahwa sangat tidak lazim bila situasi yang terjadi berkembang menjadi kegagalan yang signifikan di pesawat. Pernyataan itu menekankan bahwa meski panggilan urgensi dapat terjadi dalam berbagai keadaan, peningkatan menjadi mayday dalam skenario ini menunjukkan tingkat urgensi yang dinilai tinggi oleh kru.

Dengan demikian, laporan ini menempatkan rangkaian kejadian 6 Juli tersebut sebagai fokus penyelidikan: gangguan pada sistem data yang memicu peringatan stall, peralihan kru ke mode “alternate law”, kemunculan peringatan stall kembali pada ketinggian 3.000 feet, hingga peningkatan pesan darurat dari urgensi menjadi mayday saat pesawat mendekati Heathrow. Semua temuan tersebut kini akan ditelaah melalui proses investigasi korespondensi untuk memahami penyebab dan memastikan keselamatan penerbangan di masa mendatang.