jurnalistik.co.id – Undian FIFA ASEAN Cup 2026 menempatkan Malaysia dan Indonesia dalam satu grup, sekaligus membuat pertemuan keduanya diprediksi bakal menjadi sorotan sejak fase penyisihan dimulai.
Pelatih interim Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, menyatakan bahwa Timnas Indonesia termasuk di antara kandidat terkuat yang berpeluang merebut gelar pada edisi turnamen resmi FIFA tersebut.
Tan menilai hasil pengundian ini menghadirkan tantangan yang menarik bagi Malaysia. Ia juga menekankan bahwa Indonesia bukan sekadar peserta, melainkan tim yang memiliki kualitas untuk bersaing di papan teratas.
Indonesia dianggap salah satu tim terkuat di grup
Menurut Tan Cheng Hoe, laga melawan Indonesia menjadi ujian penting bagi skuad Malaysia karena Indonesia dinilai memiliki kekuatan yang nyata. “Ini jelas merupakan tantangan yang bagus bagi kami untuk berpartisipasi dalam turnamen ini.”
Ia kemudian menegaskan posisi Indonesia di grup. “Indonesia adalah salah satu tim terkuat di grup ini,” kata Tan Cheng Hoe.
Bagi pelatih berusia 58 tahun itu, kualitas yang ditunjukkan Indonesia membuat Garuda layak ditempatkan sebagai tim yang lebih menonjol dibanding lawan lain di fase grup, sehingga wajar jika mereka dipandang sebagai favorit.
Tan juga menggambarkan konteks turnamen sebagai faktor yang membuat persaingan berlangsung lebih ketat. Berbeda dari ASEAN Championship, FIFA ASEAN Cup masuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga tiap negara berkesempatan menurunkan skuad terbaiknya.
Ia menilai kebijakan tersebut membuka ruang bagi Indonesia untuk memaksimalkan komposisi pemain. Kondisi itu dinilai memberi peluang bagi Timnas Indonesia memanggil pemain-pemain yang berkarier di luar negeri, termasuk pemain diaspora yang selama ini menjadi andalan di ajang Kualifikasi Piala Dunia.
Dengan komposisi seperti itu, pertemuan Indonesia melawan Malaysia diproyeksikan menjadi salah satu laga paling menarik pada fase grup, karena keduanya sama-sama membawa kekuatan penuh.
Berita Terkait
Persaingan Grup A melibatkan India dan Singapura
Meski memberi apresiasi kepada Indonesia, Tan Cheng Hoe menegaskan Malaysia tidak boleh lengah terhadap dua lawan lain di Grup A. Ia menyebut Singapura tetap patut diperhitungkan karena persiapan mereka juga berjalan seiring jadwal turnamen besar.
Tan menilai Singapura sedang menjalani fase persiapan untuk menghadapi Piala Asia. “Kita juga tidak bisa mengabaikan Singapura karena mereka sedang mempersiapkan diri untuk Piala Asia.”
Selain Singapura, Tan juga menyebut India memiliki potensi menghadirkan kejutan sepanjang kompetisi. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Malaysia, menurutnya, tetap perlu menjaga kewaspadaan meski fokus perhatian publik banyak tertuju pada duel Indonesia vs Malaysia.
“Kita juga tidak bisa mengabaikan Singapura karena mereka sedang mempersiapkan diri untuk Piala Asia.” Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan di Grup A tidak bisa disederhanakan hanya dari nama besar.
Dalam undian FIFA ASEAN Cup 2026, Grup A Premier Division atau Divisi Satu dihuni Indonesia, Malaysia, India, dan Singapura. Adapun Grup B berisi Vietnam, Thailand, Pakistan, serta Filipina.
Pada kasta kedua atau Challenger Division, Grup A diisi Hong Kong, Myanmar, dan Brunei. Sementara itu, Grup B ditempati Kamboja, Laos, serta Timor Leste.
FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 3 Oktober mendatang. Turnamen ini menawarkan hadiah sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp18 miliar untuk juara Premier Division, sedangkan setiap peserta juga memperoleh biaya partisipasi sebesar 125 ribu dolar AS atau sekitar Rp2 miliar.
Tan Cheng Hoe mengakui bahwa dengan komposisi grup seperti itu, Malaysia tidak hanya dituntut merancang strategi menghadapi Indonesia, tetapi juga memikirkan konsistensi ketika berhadapan dengan seluruh lawan yang memiliki karakter permainan berbeda-beda.
Di sisi lain, Indonesia akan memulai perjalanan di Grup A dari pertandingan yang lebih dulu tersaji sebelum duel-duel penting berikutnya. Pertandingan Indonesia vs Kamboja menjadi laga pertama Grup A ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Senin (27/7/2026) malam WIB.
Dengan jadwal yang semakin dekat dan format yang memungkinkan skuad terbaik diturunkan, Malaysia pun perlu mengatur intensitas persiapan secara matang. Undian yang sudah menetapkan satu grup dengan Indonesia membuat semua pihak semakin menaruh harapan pada babak penyisihan yang kompetitif dan sarat tensi.












