Entertainment

Barang-barang tak diinginkan dari Ayton Castle milik Alan Carr akan dilelang

×

Barang-barang tak diinginkan dari Ayton Castle milik Alan Carr akan dilelang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Unwanted items from Alan Carr's Ayton Castle castle go to auction

jurnalistik.co.id – Ratusan barang tak diinginkan dari sebuah kastel di Skotlandia yang dibeli komedian Alan Carr akan dilelang. Penjualan ini mencakup puluhan item “residual contents” yang tidak diambil oleh Carr maupun pemilik sebelumnya, termasuk koleksi seni berbahan semen yang sempat menjadi daya tarik.

Dalam pengumuman yang disampaikan juru lelang, pembeli nantinya dapat mengamankan sebagian isi kastel yang tersisa. Lelang dijadwalkan berlangsung di Ayton Castle pada Minggu, 5 Juli, dengan sesi peninjauan untuk calon peserta yang digelar pada Jumat dan Sabtu sebelum hari pelaksanaan. Untuk mengikuti peninjauan maupun lelang, peserta membutuhkan tiket.

Komedi Alan Carr sebelumnya memang menarik perhatian publik karena ia membeli Ayton Castle di Scottish Borders dengan harga yang berada di kisaran penawaran lebih dari £3,25 juta. Setelah kastel itu dibeli, Carr disebut sudah mengakuisisi sejumlah furnitur, sementara sisanya—yang tidak lagi dibutuhkan—sekarang dilelangkan melalui skema penjualan bulan depan.

Juru lelang dari Railtons, Jim Railton, menjelaskan alasan dan konteks penjualan itu sebagai berikut: “Basically it’s the residual contents of Ayton Castle. “Alan Carr, as we know, has bought the castle and he’s bought a certain amount of the furnishings. “But the residual items that he doesn’t want – and that the last owners of the castle don’t want to take to their new house – we’re selling.” Pernyataan ini menegaskan bahwa barang yang masuk daftar lelang adalah bagian yang tertinggal dan tidak termasuk pilihan utama yang sudah dibawa oleh pihak terkait.

Di antara sorotan, terdapat lot yang memuat karya seni rakyat dari Northumberland, berasal dari Branxton Cement Menagerie. Koleksi “cement menagerie” tersebut berupa patung-patung bernuansa figur hewan, tokoh sejarah, serta pemandangan pedesaan, yang dikerjakan sebagai karya seni berbingkai cerita. Menurut informasi yang disebutkan, karya-karya itu dibuat oleh seorang pensiunan tukang kayu (retired joiner) pada dekade 1960-an untuk menghibur putranya yang memiliki disabilitas.

Koleksi ini kemudian berkembang menjadi lebih dari 200 item. Para penyelenggara lelang menyebut bahwa apa yang awalnya merupakan “father’s labour of love” itu tumbuh menjadi atraksi kunjungan yang dikenal luas, sebelum akhirnya berpindah tempat setelah dijual dan relokasi dilakukan ke area Ayton Castle pada tahun 2021.

Selain detail sejarah koleksi, Railton juga menilai karya-karya tersebut dengan cara yang khas, sembari tetap menggarisbawahi asal-usulnya. Ia mengatakan: “It’s naive art,” explained Railton. “It was created by a retired joiner for his disabled son and it was a well-known visitor attraction in Branxton. “People came from far and wide to visit it in Branxton and the whole lot was bought by the previous owners of Ayton Castle.” Kini, potongan-potongan dari koleksi yang sama menjadi bagian dari lelang, dan penjualan dilakukan kepada penawar tertinggi.

“Cement menagerie” hanya salah satu bagian dari total lebih dari 400 item yang akan dilelang. Daftar yang disebutkan mencakup lukisan, furnitur, hingga tekstil. Secara estimasi, mayoritas barang diperkirakan hanya bernilai ratusan poundsterling per item, namun lelang tetap memberi ruang bagi penawar yang memiliki kapasitas lebih besar untuk mengincar item tertentu.

Untuk contoh nilai yang lebih tinggi, ada mobil Bentley Mulsanne keluaran 2011 dengan kapasitas lima penumpang. Mobil ini memiliki odometer yang menunjukkan lebih dari 40.000 mil, dan diperkirakan dapat terjual dengan kisaran £20.000 hingga £30.000. Di sisi lain, pada kisaran yang lebih terjangkau terdapat dua papan waktu kereta LNER yang bersifat kontemporer, yang memuat informasi di kedua sisi, dan diperkirakan akan menarik bid sekitar £10 hingga £15.

Dalam proses penjualan, Railton menyebut minat sudah muncul tidak hanya dari wilayah setempat, tetapi juga dari luar negeri. Ia menggambarkan suasana acara dengan: “It’s going to be a big local Borders event with a marquee on the lawn and a lot of stuff being sold,” he said. “We’ve got about 460 lots so far.” Dengan angka itu, lelang diposisikan sebagai agenda besar yang menggabungkan pilihan item beragam dari berbagai kategori.

Penjualan ini ditangani oleh Railtons auctioneers, dan keseluruhan rincian lot mengikuti skema publikasi lelang yang tersedia bagi calon pembeli. Dengan jumlah lot yang banyak serta rentang estimasi harga yang lebar, Ayton Castle bulan depan akan menjadi pusat perburuan berbagai barang—mulai dari karya seni rakyat berbahan semen hingga benda-benda bernilai dari inventaris kastel.