Bisnis & Ekonomi

FTSE Russell Umumkan Review September 2026, Puluhan Saham RI Berubah Kelas

×

FTSE Russell Umumkan Review September 2026, Puluhan Saham RI Berubah Kelas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: FTSE Russell Umumkan Review September 2026, Puluhan Saham Indonesia Berubah Kelas

jurnalistik.co.id – FTSE Russell mengumumkan hasil semi annual review untuk FTSE Global Equity Index Series pada September 2026. Dalam peninjauan tersebut, sejumlah saham Indonesia mengalami perubahan klasifikasi indeks.

Perubahan paling menonjol terjadi pada segmen Small Cap dan Micro Cap. Menurut pengumuman FTSE Russell, tidak ada saham Indonesia yang tercatat masuk maupun keluar dari kelompok Large Cap.

Pada klasifikasi Mid Cap, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) keluar dari indeks. Perubahan ini membuat pergerakan klasifikasi pada level menengah ikut terlihat dalam review periode September 2026.

Sementara itu, untuk Small Cap, tidak ada saham Indonesia yang masuk ke kelompok tersebut. FTSE Russell mencatat terdapat 10 saham yang keluar dari kelompok Small Cap pada periode peninjauan ini.

Sepuluh saham yang keluar dari Small Cap adalah PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Bank Jabar Banten Tbk (BJBR), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).

Setelah keluar dari Small Cap, sebagian besar dari daftar tersebut kemudian berpindah ke kelompok Micro Cap. Di kelompok Micro Cap, terdapat saham-saham yang ditetapkan sebagai masuk dalam review September 2026.

FTSE Russell menyebutkan saham yang masuk ke Micro Cap terdiri atas BBYB, BJBR, BTPS, BSDE, LPKR, LPPF, MNCN, PNLF, SMRA, dan SCMA. Dengan demikian, BSDE yang tercatat keluar dari Mid Cap juga termasuk dalam daftar masuk Micro Cap.

Selain perubahan masuk, FTSE Russell juga mengumumkan adanya saham yang keluar dari klasifikasi Micro Cap. Pada segmen ini, sebanyak 27 saham Indonesia keluar dari kelompok Micro Cap dalam review September 2026.

Daftar 27 saham yang keluar dari Micro Cap meliputi PT Adhi Karya, Persero, Tbk (ADHI), PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), PT Resources Alam Indonesia Tbk (ALII), PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), PT Bank Victoria International Tbk (BVIC), PT Cardig Aero Services Tbk (CASS), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Bintraco Dharma Tbk (CARS), PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD), PT Intiland Development Tbk (DILD), PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE), PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON), PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP), dan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA).

Dengan komposisi perubahan yang terkonsentrasi pada Small Cap dan Micro Cap, review September 2026 menampilkan rotasi klasifikasi yang memengaruhi posisi saham dalam ekosistem indeks. Pengumuman FTSE Russell ini menjadi rujukan penting bagi pemantauan perubahan kategori saham dalam periode yang dimaksud.

Pengumuman review tersebut dipublikasikan Kompas.com pada 22 Agustus 2026 pukul 06:22 WIB. Secara keseluruhan, tidak adanya pergerakan pada Large Cap serta perpindahan pada level Mid Cap, Small Cap, dan Micro Cap menjadi poin utama yang tercatat dalam rilis.